Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
BAB 12. Apakah Dia Nanti Jodohku


__ADS_3

Carl terus mencium Alexa dengan lembut. Mereka saling menikmati dan saling menangkap tangkapan bibir masing - masing. Ciuman mereka sudah semakin memanas, Carl mulai nakal mulai meremas area Dada Alexa, sambil terus mencium Alexa dengan agresif, saling bertukar rasa dan saling membalas tangkapan bibir mereka masing - masing.


Alexa tersadar dan mencoba mendorong tubuh Carl, sekuat tenaganya.


"Lepaskan aku, aku mau pulang, dasar pria mesum jangan harap kamu bisa menodaiku dua kali."


"Sayang...ayolah kita mengulangi nya lagi lebih lembut lagi.."


Alexa buru buru bangun, dan mendorong tubuh Carl


"Kumohon jangan lakukan itu, aku tidak mau melakukan dosa lagi, kita belum sah menjadi suami istri."


Carl tersadar dan melepaskan Alexa.


"Menikahlah denganku, aku berjanji akan membahagiakan kamu sayang"


"Maaf aku belum mengenalmu dengan baik, aku butuh waktu."


"Baiklah sayang, aku khan mau bangun hotel, sekalian sayang kita saling mengenal dengan baik, bagaimana..?"


"Baiklah, tapi kamu jangan menyentuhku, sebelum aku memperbolehkannya."

__ADS_1


"Tapi sayang, kamu sangat cantik dan menggemaskan, aku pasti tidak bisa sayang, kamu kesayanganku saat ini."


Carl mulai bucin dan terus merengek, Alexa sangat geli melihat tingkah Carl yang menggelikan, dia pun tidak bisa menutupi jika dia sangat menyukai berciuman dengan Carl, dan menyukai sentuhannya, tetapi Alexa sangat gengsi mengakuinya.


Carl mengambil tangan Alexa dan mengecupnya. Dada Alexa berdetak kencang dan berdesir lembut.


"Pria ini benar - benar telah berhasil menggetarkan hatiku, seperti perasaan yang kurasakan bersama Almarhum Suamiku...Apakah dia nanti jodohku dan pelabuhan terakhirku ?"


Alexa sibuk dengan khayalannya, tampa sadar sebuah kecupan lembut mendarat sempurna lagi di bibirnya.


"mmmhh....., melamunkan apa sayang..?"


"Kenapa menciumku lagi Hahh, kamu sungguh pria mesum, aku mau pulang.."


Berdiri dan mulai berjalan keluar kamar, dan segera di susul Carl.


Alexa terus berjalan keluar rumah megah itu.


"Sayang dengarkan aku"


Menarik tangan Alexa untuk menghentikan langkahnya.

__ADS_1


"Aku antar pulang yah.."


Alexa diam dan Carl cepat memahami situasi dan mengarahkan Alexa berjalan ke mobilnya yang terparkir di halaman rumah megah itu. Carl membuka pintu mobil, memberikan jalan untuk Alexa masuk dan memasangkan sabuk pengaman untuknya. Wajah mereka sangat dekat, detak jantung Alexa bertambah riuh dan berdesir lembut. Dan sebuah kecupan di keningnya membuatnya kesal dan membulatkan mata indahnya sebagai tanda tidak suka walau bertolak belakang dengan kata hatinya, yang begitu tenang dan adem ayem.


"Apa - apaan sih kamu, selalu cari cara menciumku.."


"Sayang....khan cuma cium di kening, anggap saja Abang kamu yang mencium mu"


Alexa hampir tidak bisa menahan tawanya, pria ini sungguh sangat bucin dan menggemaskan. Sekuat tenaga dia tahan, dan pura - pura menoleh melihat pemandangan.


Carl pun menutup pintu dan mulai melangkah ke arah pintu mobilnya yang sejajar dengan Alexa, membukanya dan masuk memasang sabuk pengamannya dan mulai menyalakan mobilnya, mulai melajukan nya.


Carl tidak banyak bertanya kecuali menanyakan arah rumah Alexa.


Mobil terus melaju, membelah jalan kota metropolitan yang sangat ramai.


Tak terasa mereka sudah sampai di sebuah kawasan perumahan elite, dan telah sampai di sebuah gerbang tinggi sebuah rumah yang tak kalah megahnya dari rumah Carl, yang mungkin di kontraknya sementara, untuk tempat tinggal sementara baginya untuk menjalankan bisnis keluarganya.


Seorang pria setengah baya, yang memakai seragam security, mulai membuka gerbang.


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2