
Andre hanya bisa pasrah dan akan bertanggung jawab, Ae Ri hanya bisa pasrah
dan pasrah mengikuti takdir hidupnya.
*****
Keesokan harinya di rumah Andre, sudah berkumpul saksi dan penghulu untuk menikahkannya dengan Ae RI.
Proses Ijab Kabul telah berlangsung di saksikan para pelayan Andre yang menjadi saksi. Akhirnya Ae Ri telah sah menjadi Istri Andre.
Setelah semua selesai. Pak Penghulu juga sudah pulang, Andre membawa Ae Ri ke kamarnya.
Ae Ri mengikutinya.
Sesampai di kamar Andre berkata.
"Ae Ri kamu boleh tidur dengan ku di satu pembaringan, agar pelayanku tidak curiga, kalau kita hanya menikah karna anak ku yang kamu kandung saat ini."
Kamu boleh istirahat dulu bekerja denganku, di masa kehamilan muda kamu tak boleh lelah dan banyak pikiran. Aku akan mencari asisten untuk menggantikan kamu sementara.
Ae Ri tiba - tiba di hinggapi kecemburuan besar, setelah Andre berkata akan mencari Asisten baru.
"Ini tak bisa aku biarkan, jangan sampai dia mendapatkan Asisten yang jauh lebih cantik dariku, dan dia akan mengambil Andre dariku."
"Maaf Andre, katanya kalau hamil tidak bisa stres yah, dan banyak permintaan yang tak masuk akal. Suara hatiku begitu resah, mungkin bawaan orok kali yah...Kok aku merasa anak kamu ini, tidak suka kamu dekat dengan wanita lain, sepertinya kamu harus mencari asisten pria deeh...Please entahlah hatiku sangat panas juga perutku...."
Ae Ri tidak berani menatap Andre, dia hanya bisa tertunduk memainkan jemari dan kukunya.
Andre tersenyum geli.
"Ada - ada saja alasannya sangat polos, dia yang cemburu dan anak ku yang dia salahkan,
Mengapa aku begitu sayang pada anak yang masih ada dalam rahim Ae Ri ? Rasanya aku memiliki rasa sayang, sebagai Ayah bagi anak
yang di kandung Ae Ri, dan rasanya saat ini aku ingin mengelusnya."
__ADS_1
Andre pun duduk di samping Ae Ri.
"Boleh aku menyentuh anak kita, dan menghiburnya."
Ae Ri terkejut dan langsung menatap Andre yang sudah duduk di depannya. Diapun tersenyum dan mulai berpikiran mesum. Dan berkata dalam hati.
"Aaahhh....senangnya...!!! Jangankan menyentuhnya, menjenguk dia juga langsung di dalam, mamanya pasti sangat girang deeh.."
Ae Ri langsung malu sendiri, tidak menyangka dia memiliki pemikiran yang sangat mesum itu. Ae Ri pun menggaruk kepalanya yang tidak gatal, kemudian menganggukkan kepala.
Andre pun mulai mengusap perut Ae RI, yang masih rata dan masih memakai kebaya pengantin berwarna putih. Dan Andre memakai stelan jas, tapi jasnya sudah di bukanya, sisa baju kemeja putih yang dipakainya. Dan mulai berkata Bucin yang membuat Ae Ri, klepek - klepek dan berbunga - bunga.
"Iya...deehh...Papa akan turuti, permintaan kamu sayang, Papa akan cari asisten pria yaah...jangan ngambek lagi yaah...Papa sangat sayang sama kamu nak.."
Mendengar kata - kata Andre yang memabukkan sukmanya, Ae Ri seperti tidak duduk di kasur, dia merasa saat ini tubuhnya telah melayang - layang ke udara, dan dia merasa saat ini dia sudah ada di Syurga firdaus, saking bahagia dan baper nya mendengar kata - kata Andre yang lebih manis dari madu. Lebih indah dari dunia beserta isinya. Dia tak menyangka Andre orangnya sangat romantis dan penyayang dan sangat peduli orangnya,
"Beruntungnya wanita yang memiliki mu nanti Andre."
Tiba - tiba hatinya berubah sangat sedih, dia merasa seperti Siti Hawa yang di buang ke dunia, karna telah memakan buah khuldi. Tubuhnya terasa di hempas dan berguling - guling ke bumi.
"Hihihi....Maafkan Author yang menertawakan mu...Ae Ri, Dunia cinta memang sangat kejam."
"Haiii....Ae RI....Ae..Ri..., "
Gadis itu menjadi buta dan tuli saat ini, sungguh khayalannya terlalu tinggi setingkat Dewa, Panggilan Andre sama sekali tidak di dengarnya.
Andre memegang bahu Ae Ri, dan mengguncangnya, dengan wajah yang begitu khawatir, melihat Ae Ri yang kelihatan sangat sedih.
Ae Ri pun tersentak dan tersadar dari alam khayalannya.
"Iiii...yaaaa...!!!"
Matanya melebar indah, dan tersadar kalau Andre melihatnya melamun.
"Kamu sakit Ae Ri...aku panggil dokter yah..!!"
__ADS_1
"Tidak usah Andre, saya mau mandi dulu."
"Baiklah...kamu mandi dulu, nanti aku menyusul...!!"
Ae Ri terlonjak kaget dan menutup mulutnya, dan Andre tersadar dengan ucapannya.
"Eeehhh...!! Maksud saya jika kamu sudah mandi..."
Ae Ri pun berkata mesum lagi dalam hati.
"Andai itu serius, kita bisa bulan madu di kamar mandi, dan aku akan sangat memuaskan kamu, seperti malam itu, kamu sangat puas menikmati tubuhku, dasar pria nakal"
Ae Ri tersipu malu, dan dia pun langsung berdiri dan berlari ke kamar mandi, sambil memijit dahinya dan menggeleng.
"Aaaahhh....!! aku sungguh sangat murah...lebih murah dari barang obral di pasar tanah Abang."
Ae Ri pun masuk ke kamar mandi dan menguncinya dan selalu tersenyum dan tersipu dan tertawa cekikikan dengan menutup mulutnya, agar tak terdengar Andre.
Sedangkan Andre pun tersenyum geli.
"Pasti dia baper aku pegang perutnya."
Andre pun membaringkan tubuhnya, dan mulai memikirkan Alexa.
"Bagaimana kabar kamu sekarang yah sayang....? aku sangat merindukan kamu.
Andai malam itu, adalah kamu. Aku pasti akan sangat bahagia sayang...
Alexa...aku sangat mencintai kamu sayang...Mengapa banyak sekali masalah ? yang harus aku hadapi untuk bersatu kembali dengan kamu sayang. Alexa ..aku sangat mencintai kamu..Apakah kamu tidak merindukan aku sayang..."
Andre meneteskan air mata kepedihan, dia benar - benar masih sangat mencintai Alexa.
Bersambung.
"
__ADS_1