Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
Bab 81. Memang Kamu Bayi Aku Kok.


__ADS_3

Tak terasa waktu berjalan terus berjalan, waktu satu minggu telah berlalu dengan cepatnya. Mereka sudah tiba di tanah air, Karna perusahaan mereka tidak bisa di tinggalkan lebih lama.


Waktu terus bergulir, hari berganti hari, minggu berganti minggu dan minggu berganti dengan bulan, tak terasa dua bulan telah berlalu.


*****


Sore itu, Alexa merasa tidak enak badan, dia hanya baring di pembaringan, Nico tampak berbaring di dekat Momynya. Nico sudah menjadi anak yang manis dan gampang di sentuh. Sejak ada Kakek dan Neneknya, yang sangat menyayanginya, dia sudah terbiasa bermanja.


Dulu dia selalu mau tampak sebagai pria dewasa yang bisa diandalkan, dan di anggap mampu melindungi Ibunya. Jadi dia tidak mau tampak menjadi anak kecil bagi Momynya.


"Momy badan Momy demam, apa sudah panggil Bu Dokter. ?"


"Sudah sayangku....Peluk ibu lebih erat dong sayang."


Memeluk Nico lebih erat.


"Momy...Apa Paman Carl tidak tahu Momy sakit."


"Tadi pagi badan Momy belum demam sayang, tapi sore ini tiba - tiba Demam."


"Kalau pria polos itu tahu Momy sakit, pasti akan jauh lebih khawatir dariku, dia khan pria lebay..."


Mona terpingkal dan mencium gemas dahi Nico, mengusap wajah tampan anaknya, yang semakin tampan dan dewasa.


"Iya sayangku...dia itu budak cinta Momy, Pria bodoh dan polos. Hahahaha....!.Aku merasa bukan Istrinya tapi anaknya...."


Nico tertawa.


"Hahahaha.....Iya Momy, Paman Nico sangat mencintai mu Momy, tapi juga sangat menyayangiku."


Alexa mengusap rambut anaknya, dan membelai kedua pipinya. Mencium keningnya kembali dan memeluknya erat.


Tiba - tiba ada suara yang mengagetkan mereka, dan mengetahui orangnya.


""Ooohhh...jadi begini kelakuan kalian kalau aku tak di rumah hah...!! Nico jauhi Istriku, hanya aku yang bisa memeluknya..!!"


Pura - pura marah dan menerkam dan memeluk Nico, dan mencium pipinya gemas berulang kali, Nico berontak dan Alexa terpingkal.


"Aaaahhh....Lepaskan Paman,... !! aku tak sudi kamu menciumku...!!!"


Carl terus memeluk Nico, bahkan menjepitnya dengan kedua pahanya, dan menepuk bokong Nico berulang kali, dan mengecup keningnya.


Nico terus berontak dan berteriak.

__ADS_1


"Kakek.....Nenek...Singkirkan anak mu ini...!!! dia telah melecehkan aku..."


Carl semakin gemas, malah menarik Nico ke atas tubuhnya dan memeluk nya erat dan menjepit kedua kaki Nico, memakai kedua kakinya yang sudah melingkar di kedua paha Nico, dan terus mencium pipinya gemas berulang kali.


Carl sangat gemas dengan Nico. dia selalu memeluk dan mencium Nico gemas.


Kakek dan Nenek pun sudah ada di kamar, dan membantu Nico. Nenek langsung mencubit pinggang Carl.


"Lepaskan Cucu Kesayangan Momy... Carl...!!!"


Carl pun tersentak dan melepaskan pelukannya.


Nico sangat kesal.


"Paman Carl. jangan memperlakukan aku seperti bayi mu...!!!"


"Memang kamu bayi aku kok..."


Nenek dan Kakek segera memeluk Nico membawanya keluar kamar.


"Kakek....Nenek....Dia selalu melecehkan aku..."


"Iya cucuku sayang, kita cepat keluar dialah yang terlihat seperti bayi, menyebalkan...!!"


"Diam kamu...!!!.


Alexa terpingkal seperti biasanya, hidupnya sungguh sangat bahagia memiliki keluarga Suaminya, seutuhnya.


Kakek dan Nenek pun terus berjalan keluar kamar Alexa. memeluk Nico yang ada di tengah mereka. Tampak Nico mengadu terdengar samar di telinga mereka berdua.


"Kakek...Nenek...kita pindah saja di luar negeri, agar si bodoh itu tidak melecehkan aku setiap hari, untung tak ada temanku yang melihatnya."


Carl terpingkal dan berteriak.


"Jika kamu pindah sayangku, aku juga ikut pindah. Perusahaan ku tutup saja, aku tak bisa hidup tanpamu..!!"


Tampak Nico menjawab dengan kesal.


"Aku bukan sayang mu, pria mesum...!!"


Carl terpingkal dan melihat Istrinya yang juga tertawa.


"Lihatlah anak kita sedang menghinaku sayang...."

__ADS_1


Mulai memasang wajah sedih dan manja.


Alexa hanya menatap jengah.


"Anakku memang benar, kamu itu pria mesum.."


Carl tersenyum dan memeluk istrinya.


"Tapi kamu menikmatinya khan sayang, bahkan ketagihan dengan Abang beoku."


Memeluk dan menggesek Abang Beonya yang mulai menegang, setiap bersentuhan. dengan tubuh istrinya.


Alexa pun mencubit lengan Suaminya.


"Dasar kamu...!! selalu memutar balikkan fakta, itu hanya ada di dunia halu kamu."


Merasa tubuh Istrinya agak panas, Carl pun panik.


"Kamu demam sayang, segera mengelus dahi Istrinya dan menciumnya berulang kali"


"Apa sudah panggil Dokter Pribadi kamu sayang..."


"Sudah...sayang, dia sudah ada di perjalanan, Abang Beo kamu jinakkan dulu, aku tak mau Dokter Pribadiku itu. mengetahui ukurannya. Lihatlah begitu menggunung, dan terlihat jelas ukurannya."


Meremas batang pribadi Suaminya.


Carl tersenyum mesum.


"Ke kamar mandi dulu yuk..."


"Dasar mesum.....tak ada lagi waktu, atau anda menunggu saya menendang anda..Cepatlah ke kamar mandi...."


Bangun dan menarik dan mendorong Suaminya ke kamar mandi.


Setelah Carl masuk, Dokter Pribadi Alexa, sudah mengetuk pintu yang sudah terbuka.


"Tok..tok....tok..."


"Eeehhh...Ibu Dokter, mari masuk."


Dokter yang cantik dan manis itupun, tersenyum dan masuk ke dalam kamar Alexa, duduk di sofa dalam kamar yang sangat luas itu, mulai mengeluarkan alat periksanya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2