
Bu Dokter terus memeriksa keadaan wanita separuh baya itu.
Melihat kondisinya yang terus menurun, Bu Dokter menyarankan membawanya ke Rumah Sakit untuk Opname.
Alexa segera mempersiapkan diri, dan mengantar Momy Carl dengan mobilnya.
Dady Carl mengikutinya, dan menyuruh supirnya mengikuti mobil Alexa ke Rumah Sakit.
Sesampai nya disana, Momy Carl yang belum juga siuman dari pingsannya, langsung di bawah ke dalam ruangan VIP.
Dokter dan beberapa perawat mulai membawa peralatan, dan segera memberi pelayanan infus.
Dady Carl sangat khawatir dengan kondisi istrinya.
Dia menelpon Carl dan Joy untuk segera menemui Momy nya.
Mendengar kabar tentang Momy nya, Carl langsung memesan Tiket pesawat ke Negara Indonesia. Begitupun Joy langsung meninggalkan rapat dengan Mitra dengan setengah berlari.
Walau bukan anak kandung, Tapi Momy Carl begitu menyayanginya dari kecil, tak pernah membedakannya dengan Carl.
Sesampai di Rumah Sakit, Joy cukup kaget dengan kehadiran Alexa. Tapi dia fokus dengan Momy Carl, dan tak mau membahas apapun selain keadaan Momynya.
Mendengar penjelasan Dady Carl tentang sebab Momy Carl Drop, Joy terduduk lemas.
Dady Carl meminta Joy menyelidiki asal usul Suami Alexa.
Joy berjanji akan segera terbang ke Kanada mencari informasi, setelah mengambil data dari Alexa, dan bantuan Via telepon Alexa jika ada yang menghambat penyelidikannya.
Alexa pun terlibat percakapan dengan Joy, Air matanya pun mengucur dengan derasnya. Tak menyangka jika kedua orang tua itu adalah Orang Tua Carl, yang saat ini begitu di cintainya.
__ADS_1
Alexa pun berjanji akan menemani Joy ke Kanada, menyelidiki asal usul Suaminya yang sebenarnya.
Momy Carl belum sadar juga, dia benar - benar drop, dan terpukul dengan kenyataan yang tak pernah di sangkanya.
Malam terus merangkak, Alexa tertidur di sofa. Sedangkan Dady Carl dan Joy tertidur duduk di samping kanan, dan kiri Momy Carl dengan posisi duduk, dengan kepala mereka di kasur pembaringan Momy Carl. Kedua pria itu begitu mencintainya.
Pagi pun menjelang, Alexa minta pamit untuk pulang mandi, dan berganti pakaian, dia pamit pada Dady Carl serta berjanji akan balik ulang.
Dady Carl memberikan pelukan trima kasih.
Alexa keluar dari kamar perawatan, dan bertubrukan dengan seseorang.
"Buuk..!!!"
Alexa tersentak, dan menatap wajah tubuh kekar yang menabraknya.
"Sayang....!!! Kamu....!!!"
Alexa langsung memeluk tubuh yang sangat dia rindukan, begitu juga dengan Carl memeluk kekasihnya dengan sangat erat, dan mencium seluruh wajahnya tampa henti.
Carl mengingat Momynya dan kelihatan bingung.
"Sayang mengapa kamu ada disini..?"
"Panjang ceritanya, masuklah nanti Joy yang menjelaskan. Aku pulang mandi dulu dan balik lagi kemari."
Carl kembali memeluk kekasihnya, dan melabuhkan kecupan di bibir Alexa.
Kedua sejoli ini tidak mau ambil pusing lagi dengan tatapan banyak pasang mata yang menonton kemesraan mereka dengan tatapan baper, melihat kedua sejoli yang begitu serasi, berwajah indo.
__ADS_1
Carl segera masuk dan memeluk dan mencium kening Momynya.
Alexa pun terus berjalan keluar untuk pulang mandi, dan berganti pakaian.
Setelah puas melepaskan kerinduan, dan rasa khawatirnya pada Momy nya yang belum juga siuman. Carl pun mendekati Joy dan minta penjelasan.
Carl cukup shock dengan berita yang di dengarnya dari Joy, dan mendatangi Dady nya minta penjelasan.
"Dady...Benarkah aku punya saudara kembar Dady...?"
Dady Carl menatap anaknya dan berkata.
"Iya nak...Maafkan kami tidak menjaga kakak kamu dengan baik..."
Dady Carl menangis dan Carl pun memeluk Dady nya.
"Dady jujur..Alexa itu kekasihku Dady, dan entah mengapa aku begitu menyayangi dan mencintai Alexa bahkan anaknya. Entahlah anaknya Nico bagiku Dady...seperti ada rasa sayang keluarga untuk nya, seperti anak kandungku sendiri, padahal aku belum menikah Dady."
"Iya nak, kami bisa bertemu Alexa, karna Nico. Kami melihatnya di Taman Hiburan dan menyelidiki tempat tinggalnya. Karna dia begitu mirip dengan kakakmu Charly nak, Ibumu sangat terpukul mendengar Dady Nico sudah meninggal, dan akhirnya terjadi seperti ini nak. Kami begitu sakit belum sempat bertemu dengannya, dia sudah pergi meninggalkan kita semua."
Dady Carl menangis tersedu, Carl memeluk Dady nya. Mereka berdua menangis pilu.
Joy sangat terharu, dan sudah berlinangan air mata.
"Pergilah ke Kanada dengan Alexa menyelidiki asal usul Suaminya nak. Jika memang dia Charly kita. Segera nikahi Alexa dan biarkan kami merawat cucu kami Nico. Baru melihatnya kami sudah sangat menyayangi dan mencintainya."
Carl mengangguk dengan wajah yang masih berlinangan air mata.
Bersambung.
__ADS_1