
Mereka pun saling tertawa, malam semakin larut. Zackly pun pamit pulang.
Kini Alexa dan Mona sudah ada di atas pembaringan Alexa sedang berbincang.
Alexa tidak bisa menutupi lagi rahasia tentang dirinya dengan Carl kepada Mona.
Mona terpekik kaget mendengar Alexa menceritakan awal pertemuan dengan Carl, di nodai paksa oleh Carl.
"What !!!!!! Pria brengs*k aku akan melaporkannya Alexa, Mengapa kamu hanya diam tidak melaporkannya. ?"
"Iya Mona....akupun berpikir seperti itu, tapi Mona kasian Nico."
Tampa mereka sadari Nico mendengar percakapan mereka, Air mata Nico pun membasahi kedua pipinya. Rasa sayang pada Carl berubah menjadi kebencian yang membuncah dadanya. Diapun meninggalkan pintu kamar Momynya dan menangis.
"Aku takkan maafkan Anda Tuan Carl, kamu mendekati ku, karna kamu telah melakukan hal tidak senonoh pada ibuku...aku tidak akan memaafkan kamu.!!!"
Api kebencian terus tersirat di mata indah itu.
Alexa terus bercerita, tentang awal yang buruk dan akhir yang bahagia dengan Carl, dan mungkin akan menikah dengan Carl.
Amarah Mona pun mereda, melihat sahabatnya bahagia dia pun sangat senang mendengarnya.
Alexa tidak mengetahui kalau anak kesayangannya sedang hancur dan sangat tersakiti oleh pengakuan Alexa. Bocah tampan itu terus menangis dan api kemarahan pada Carl semakin membakar dadanya.
Malam semakin larut dan Sang malam pun tergantikan oleh Sang fajar. Keesokan paginya Alexa sedang menyiapkan sarapan, tapi anak kesayangannya tidak juga muncul. Alexa mulai khawatir dan mendatangi kamar anak kesayangannya.
__ADS_1
Dia datang ke kamar anaknya, tampak Nico duduk termenung, matanya bengkak Karna semalaman menangis. Alexa sangat kaget melihat anaknya seperti itu, dia tak pernah melihat Nico sesedih itu, terakhir melihatnya seperti itu, waktu kehilangan Ayahnya untuk terakhir kalinya.
"Ada apa sayang...? Momy sangat khawatir Honey...
Apa yang membuat kamu sedih sayang...?"
Nico menatap Momy nya dengan amarah.
Alexa sangat bingung, dan mulai sangat khawatir.
"Ada apa sayangku...?"
"Momy....!!! aku mendengar percakapan Momy dengan Tante Mona...Ingat kata - kata Nico. Jauhi Carl lelaki brengs*k itu, aku tidak akan memaafkannya."
Alexa sangat shock, jantungnya terasa seperti berhenti berdetak..Di saat cintanya mulai tumbuh. anak yang sangat di sayangnya melebihi nyawanya, telah melarangnya melanjutkan hubungan cintanya dengan Carl.
"Jangan membelanya Momy, saat ini Momy harus memilih aku atau tuan Carl brengs*k itu."
Menatap Momy nya, dengan sangat tajam dan penuh amarah.
"Sayang....aku sangat mencintaimu sayang...apapun demi kamu sayang..kamu adalah hidup Momy."
"Baiklah...jadi Momy harus menjauhi pria brengsek itu."
Nico tak kuasa menahan air matanya, dia pun menangis. Alexa segera memeluk anak yang begitu di sayangnya, melebihi nyawanya sendiri.
__ADS_1
"Carl kamu sungguh telah menyakiti hati anakku Carl, jangankan cinta, nyawa pun akan ku korbankan demi anakku, maafkan aku Carl aku harus melupakanmu."
Alexa pun menangis, air matanya telah tumpah dan membanjiri kedua pipinya. Dia mengusap air matanya yang semakin deras mengalir.
"Apa yang harus kulakukan untuk melupakan kamu Carl ?
Aku sungguh sudah mencintai kamu Carl"
Mona yang tak sengaja ingin memanggil Alexa, mendengar percakapan Nico dan Alexa.
"Kasian Alexa, hidupnya sangat banyak masalah dan cobaan, dia sudah menemukan pria yang di cintainya, tapi penghalangnya adalah nafas dan jiwanya sendiri."
Mona menarik nafas dalam - dalam.
"Momy..tolong keluar dari kamar aku Momy, aku ingin istirahat."
Alexa pun melepaskan pelukannya, dan keluar dari kamar Nico. Alexa menutup pintu kamar anaknya dan dia pun langsung terduduk di pinggir tembok dekat pintu Nico.
Alexa menangis pilu, dia sungguh sudah mencintai Carl.
"Bagaimana aku bisa melupakan kamu Carl, ?
Aku sungguh sudah sangat mencintai dia..?
Anakku adalah segalanya bagiku Carl, kamu telah menyakiti hatinya Carl. Aku harus melupakan kamu Carl, sebisa mungkin, Maafkan aku Carl, Huhuhu...huhu...."
__ADS_1
Alisa pun menangis tersedu - sedu, dia sangat mencintai Carl tapi dia pun sangat dan teramat sangat mencinta anak kesayangannya Nico.
Bersambung