
Andre sangat terguncang, tubuhnya begitu lemah dan lunglai, semangatnya sungguh sangat drop.
Andre melepaskan pelukan Alexa, meraih wajah yang begitu di cintainya, Bibir Andre mengecup setiap inci wajah Alexa dan berhenti dan mengecup beberapa kali bibir Alexa, mengulanginya. dan terus mengulanginya dan mulai ganas mencium Alexa, menghisap bibir atas Alexa dan bibir bawahnya, tangannya yang nakal mulai meremas kedua bukit indah milik Alexa.
Alexa berteriak dan mendorong tubuh Andre dengan kasar, wajah cantik itu berubah sangat marah, menatap Andre dengan tatapan tajam.
"Andre !!! Hentikan !!!.
Andre menghentikan ciuman panasnya, dan menantang tatapan amarah Alexa dengan tatapan tajam, memendam amarah.
"Segampang itukah Alexa, kamu mengucapkan kata - kata menyakitkan itu... tampa memperdulikan aku, yang begitu mencintaimu....Kamu pikir segampang itukah aku bisa dengan tenang menerimanya, dengan cintaku yang begitu besar kepadamu, melebihi nyawaku sendiri...."
Andre sangat sedih mengucapkan setiap bait kata - kata yang di ucapkan nya, begitu mengiris tajam relung hatinya. Air mata kepedihan mulai keluar menetes membasahi kedua pipinya, suaranya mulai tersendat pilu dan bergetar.
"Aku sangat mencintaimu....., tega kamu menyakitiku seperti ini.....Alexa,
Apa salahku....?
__ADS_1
Mengapa kamu berubah secepat ini Alexa.....?
Siapa pria yang telah mengganti posisiku di hatimu secepat ini..... ?"
Alexa kehabisan kata - kata, walau di akuinya sebelum mengenal Carl, Alexa sudah kehilangan rasa mencuntai Andre lagi, Karna sifatnya yang plin plan.
Andre menatap penuh kesedihan, Alexa meraih kedua pipi Andre dan mengusap kedua pipinya, mengusap air mata Andre yang terus mengalir, rasa prihatin dan sedih mendera hatinya.
Air mata Alexa pun sudah tumpah, mereka saling mengusap wajah masing - masing yang terus menangis, mengeluarkan seluruh kepedihan yang ada di hati mereka.
Alexa terus meminta maaf dengan penuh rasa bersalah.
Hati Andre semakin sedih, air matanya terus mengalir dan mereka saling menempelkan dahi mereka, tubuh keduanya terguncang karna tangisan yang semakin panjang.
"Bagaimana aku bisa hidup tanpamu Alexa, aku.....begitu...mencintaimu..."
Andre menangis penuh kepedihan.
__ADS_1
"Andre maafkan aku....aku tidak ingin terlalu lama menyakitimu Andre, huhuhu...huhu...huhu...aku sungguh sudah sangat berusaha sejak lama, tapi sungguh aku tidak bisa lagi Andre.....membohongi kamu seterusnya Andre."
Andre semakin sedih mendengar setiap bait penolakan Alexa, yang membuat hatinya bertambah sangat sedih.
Tubuh Andre terguncang menahan Isak tangisnya yang semakin menguasai tubuhnya, wajah yang sangat tampan itupun, begitu sendu dan di penuhi kesedihan yang begitu mendalam.
Cukup lama mereka saling berperang dengan kesedihan masing - masing. untunglah Alexa sudah menelpon karyawan penerima tamunya, agar jangan membiarkan siapapun yang masuk di ruangannya.
"Alexa....berikanlah aku kesempatan sayang....aku akan mencoba lebih baik lagi."
"Andre....Maafkan aku...Andre, aku tidak mau terus menyakitimu Andre, Maafkan aku Andre"
"Cukup Alexa...!! jangan mengatakan hal seperti itu lagi.... Kamu sungguh menyakitiku....."
Alexa hanya bisa diam dan hanya bisa terus menangis sedih, diapun sungguh sangat tidak tega, melakukan hal yang menyakitkan untuk Andre dengan kata jujurnya, pria itu sungguh sangat mencintainya, Alexa pun mulai membenci dirinya, dan sifat plin plan nya.
Andre sangat terpukul dan sangat sakit dengan kebenaran itu.
__ADS_1
Alexa hanya bisa memeluk Andre dengan erat, walau yang dipeluknya sangat tersakiti Karna penolakannya.
Bersambung.