Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
BAB 13. Apakah Karna Dia Mirip Ayahku


__ADS_3

Mobil Carl masuk ke halaman rumah Alexa yang asri, memiliki banyak tanaman bunga yang terawat dengan baik.


Carl menepikan mobilnya dan keluar mobil, membukakan pintu untuk Alexa.


"Apakah tidak mengajakku masuk sayang,?"


"Terserah kamu saja, meninggalkan Carl yang tersenyum sumringah.


Alexa melangkah masuk dan mendapati anak kesayangannya Nico, yang sedikit terkejut melihat teman pria Momy nya yang tampak tak asing di pandangannya. Dan akhirnya setelah Carl mendekatinya diapun mengingat sesuatu.


"Mata itu, mirip mataku dan Ayahku,


"Siapa Pria ini..?


Hatinya mulai bertanya, dan buyar karna sapaan akrab pria misterius itu baginya.


"Halo..bocah tampan, kamu sangat tampan dan menggemaskan seperti ibumu."


Alexa meninggalkan Carl setelah memberi pelukan untuk anak kesayangannya.


"Sayang...Apa sudah makan sayang..?


Memeluk anaknya yang mengangguk.


Alexa mengecup pipinya, dan meninggalkannya.


Carl tersenyum dan senang melihat keakraban ibu dan anak yang sama - sama menggemaskan.


"Aku jadi menyukai bocah tampan ini."


Gumamnya dalam hati.


Carl mendekatinya,


Nico pun memiliki perasaan yang sama, dia juga memiliki rasa suka pada teman mamanya.


"Hatiku begitu tenang bersamanya, Apakah Karna dia mirip Ayahku ?"


Gumamnya dalam hati.

__ADS_1


"Hai, bocah tampan siapa namamu.."


Mengulurkan tangannya.


"Nico...."


"Carl.."


Mereka saling menyebutkan nama.


"Bisa Paman meminta nomer ponselmu, sepertinya aku menyukaimu Boy..."


"Nico biasanya cuek, tapi dengan mudahnya memberi nomernya dan Carl langsung menelponnya."


"Simpan yah, nomer paman..Saat ini aku adalah teman baik mu..kamu boleh berbagi dan mengajak paman kemana pun kamu mau Boy.."


Nico hanya tersenyum.


"Suka olahraga apa Boy..."


"Silat dan karate..."


"Raut wajah Nico semakin ceria dan antusias, percakapan mereka mulai nyaman dan asik.."


"Benarkah paman...?"


"Simpan nomerku, paman bisa membawamu jalan - jalan melihat ruangan bela diri paman di rumah paman. Bahkan mengajarimu berbagai macam silat dan karate.."


Nico mengangguk riang.


"Tapi ingat Boy, ini rahasia kita Boy, Momy mu sangat cerewet Boy...Aku sangat takut kepadanya. Lebih baik ketemu singa daripada mendengar omelan Momy mu Boy."


Nico terkekeh dan mereka saling memukul bahu, Nico mulai menyukai Carl yang humoris.


"Sssstt jangan ribut Boy, Macan betina kita sudah datang, jangan sampai badan kita penuh cakaran, itu sangat mengerikan Boy..."


Nico tertawa lepas, Alexa yang melihat anaknya yang cuek tertawa lepas begitu, menjadi kepo.


"Kamu apakan anakku Hahh, Apa kamu sudah menghipnotisnya?. Kamu sangat mencurigakan, menyebalkan."

__ADS_1


"Nico kayaknya paman butuh kapas.."


Membisik di telinga Nico.


"Untuk apa Paman.?."


"Kayaknya telinga paman tidak lama banjir.."


"Hahaha...Nico tertawa lepas kembali.."


Alexa bertambah kepo tingkat tinggi.


"Nico apa yang dia bilang nak, ?"


Nico hanya berdiri dan mengangkat bahunya dan meninggalkan Momynya yang melongo seperti sapi ompong.


Alexa menatap Carl.


"Jangan coba - coba membawa pengaruh buruk untuk anakku, kamu pria mesum, tak tahu malu, brengs*k, menyebalkan.."


Mulut Alexa terus nyerocos, membuat Carl semakin gemas dan bangun dari duduknya dan memeluk Alexa dan membekap bibir bawelnya dengan bibirnya.


"Hmmmpph...."


Alexa berontak dan melepaskan pelukan Carl dan ciumannya.


Carl melepasnya dengan tersenyum manis, meninggalkan Alexa yang masih berteriak marah.


"Pria brengs*k, mesum, tak punya rasa malu!!."


Carl terus berjalan dan melambaikan tangannya.


"Aku pulang sayang, rindukan aku yah.."


"Ciih..amit - amit aku mengingatmu...apalagi merindukanmu jangan bermimpi...!!"


Carl terus melangkah, sampai suara Alexa menghilang dari pendengarannya, Carl masuk ke dalam mobilnya, mulai menyalakan mobilnya da melajukan mobilnya, membelah jalan kota yang ramai.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2