Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
Bab 30. Semoga Saja Kalian Berjodoh Yah.


__ADS_3

Gadis cantik itupun keluar ruangan menunggu Andre keluar dari kamarnya.


Tak berselang lama, Andre pun keluar dengan baju stelan jas rapi, berwarna hitam. Dia sangat tampan dan modis.


Ae RI pun tak kalah cantiknya, hanya Andre masih mencintai Alexa sepenuhnya dan tak berpikir mencari penggantinya.


Mereka pun naik mobil bersama.


***


Alexa tiba di rumahnya, tampak sahabatnya Mona dan Zackly sedang berbincang akrab.


Alexa pangling dengan perubahan sahabatnya yang semakin seksi dan modis. Tak ada kacamata yang selalu menutupi kecantikan dia lagi.


"Mona....kamu sangat cantik sayang !!


Mengapa ada yang buta matanya selama ini, yah...?."


"Tidak usah menyindirku...."


Zackly menghampiri Alexa dan mencium pipinya.


"Kamu darimana sih...?"


Tanya Mona mulai bawel.


"Aku hanya pergi jalan - jalan, suntuk aja di rumah."


"Aku bawa bahan makanan tuh...Ayuk masak bareng....!!"


Mereka pun masak bersama dan menghidangkan makanan dan kue yang mereka buat. Merekapun makan sambil bersenda gurau.


Alexa melihat Zackly dan Mona kelihatan akrab tak seperti biasanya.


"Semoga saja kalian berjodoh yah...!!"


Zackly dan Mona berhenti makan, dan menatap intens Alexa.


"Apakah kamu sedang mendoakan aku menikah dengan Mona Alexa..."


Kata Zackly serius.

__ADS_1


"Iya...."


Alexa mengangguk senang.


"Kupastikan kamu akan menangis bombay...jika aku menikah dengan Mona..


Alexa... kamu akan merengek seperti ini. Zackly....kumohon jangan menikahinya...


Aku baru sadar bahwa aku mencintai kamu."


Alexa dan Mona terpingkal, melihat gaya bicara Zackly yang gemulai.


"Hahaha...haha..."


Mereka tertawa bersamaan.


"Mona...kamu harus sedikit nakal dan genit jika mau mendekati Zackly."


"Alexa...Apa kamu mengajariku menjadi wanita penggoda ?"


"Iya...anda benar sekali...Sepertinya kamu harus belanja baju yang lebih seksi, untuk memikat pria yang bodoh ini."


"Alexa....sepertinya kamu lah yang bodoh telah menolak ku"


Mereka melanjutkan makan. Sedangkan Nico hanya pura - pura cuek seolah tak mendengar percakapan dewasa, ibunya dan sahabatnya.


Selesai makan mereka pun, membantu pelayan Alexa yang ada 4 orang. Yang khusus dapur membersihkan.


Alexa adalah majikan yang tidak sombong, ramah dan sangat menghargai pelayan rumahnya.


Semua pelayannya menyayangi dirinya dan Nico.


Setelah itu mereka pun berbincang akrab di ruang tamu.


"Mona bagaimana usaha properti mu.."


"Berjalan baik..."


Mona adalah anak orang yang tajir melintir, Ayahnya banyak memiliki usaha property di dalam dan luar negeri. Hanya Mona sangat sederhana orangnya dan baik hati.


"Aku sekarang mengembangkan bisnis baru dengan perusahaan Zackly..."

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu Mona dan Zackly aku senang mendengarnya, saya doakan kalian sukses dan berjaya."


"Amin..."


Kata Mona dan Zackly bersamaan.


"Mona...kamu bermalam yah..dirumah ku, aku merindukan berbincang dengan kamu. Kita sudah jarang bertemu sejak kamu buka cabang perusahaan kamu. Apalagi sekarang kalian ada bisnis baru, ke depannya kalian pasti sangat sibuk."


"Baiklah aku bermalam..."


"Apa kalian tidak mengajakku, ?.saya pikir jika kita bertiga di atas ranjang bercerita pasti lebih asik dan seru."


Mereka pun tertawa bersama.


"Ooh...ya Zacky...bisa kamu tidur di kamarku...tapi kamu tidurnya jangan di sampingku tapi di samping Mona."


"Sepertinya idemu itu sangat bagus..."


"Enak saja...memangnya aku mau jadi pelarian cintamu yang sepihak itu."


Alexa pun terpingkal.


"Hahaha.....Zackly...dengarkan nasehat Mona, dia sedang menceramahi kamu sekarang."


"Aku tahu dia sangat mencintai aku, jadi akupun seharusnya belajar mencintai dia juga."


"Tumben otak kamu waras..."


Alexa mulai serius tapi Mona cepat menimpali.


"Jangan dengarkan dia, kamu tahu dia rajanya usil dan canda Alexa."


Alexa pun tertawa, di ikuti Zackly.


"Alexa ternyata Mona jika sedang cemburu, dan marah dia sangat cantik."


"Iya Zackly, sudahlah jangan mengganggunya,


dia sangat menakutkan jika marah."


"Baiklah aku akan angkat tangan dan tidak berkata apa apa lagi."

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2