Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
Bab 38. Dika..Kesambet Apa Yah Ini Bocah ?


__ADS_3

Alexa terus menangis dan meratapi kemalangan cintanya.


***


Di sekolah pun, Nico sangat galau dan menjadi lebih pemurung lagi. temannya Bastian dan Dika mencoba mengajaknya bicara tapi Nico tidak menggubrisnya.


"Dika...kesambet apa yah ini bocah ?


Dari tadi di ajak ngomong, diam saja, putus cinta nggak ada pacar. galau mantan belum ada juga. kenapa sih nih bocah !!!"


Dika menggaruk kepalanya.


Bastian duduk dan merangkul Nico. Bastian dan Dika adalah teman baiknya.


"Ada apa sobat ..!! jangan pelit sekali lah, bagilah sama kami duka kamu itu sobat, supaya ringan sedikit."


Nico tetap diam.


Kedua sahabatnya hanya bisa diam, dan menepuk bahu Nico, seolah memberi kekuatan, tapi karna selalu berulang. Nico pun marah.


"Stop pukul bahu ku !!! kalian sangat menyebalkan!! Kalian diam saja atau cari makan sana, jangan menganggu ku."


"Wahhh...wahhh....Sepertinya memang sangat berat kawan, baiklah makan tuh, sampai kenyang masalah kamu itu. Ayo Bastian kita ke kantin cari cewek dan makan. Andai wajah ku setampan dia, habis cewek cantik satu sekolah saya pacari semua."


Kata Dika sombong.


"Aaahhh....sudah !! tidak usah menghayal Dika


ayo kita ke kantin."

__ADS_1


Sepeninggal sahabatnya, Nico kembali berhayal.


"Aku tidak menyangka dia begitu baik kepadaku, bagus sekali akting munafiknya.!!


ternyata hanya menyembunyikan kebusukannya, sudah berbuat tidak senonoh pada Momy ku , jangan harap aku memaafkan kamu...dasar bajing*n dan akhlak buruk, aku sangat membencimu Pak Carl!!"


Nico ingin sekali menangis tapi di tahannya, karna biar bagaimanapun, dia sudah terlanjur sayang Carl seperti Ayah kandungnya sendiri.


Sepulang sekolah Nico di jemput Monalisa, sahabat mamanya. Supir yang biasa jemput Nico sudah dia telpon, kalau dialah yang akan jemput Nico.


"Hai...sayangku...!!!


Memeluk Nico dan mencium keningnya.


Sayang...Tante Mona yang jemput, supir pribadi mu nak, sudah Tante larang datang jemput. Ikut Tante yah!!."


"Aduuhhh ...Anak tertampan ku sedunia, galak sekali sih sayang...Ayo kita berangkat sayang..."


Mona pun berpikir kalau dia memang, belum saatnya menasehati Nico.


"Baiklah sayang...semua terserah kamu sayang...aku akan selalu mendukung kamu sayang."


Mona pun segera berjalan ke mobilnya, dan Nico pun masuk ke dalam mobil Mona.


Di dalam mobil Mona hanya membahas tentang sekolah Nico, dan apa saja yang biasa dia lakukan di sekolah.


Nico pun sudah mulai tersenyum, dan membalas pertanyaan Mona.


***

__ADS_1


Di tempat kerjanya, Andre pun bingung


"Bagaimana kalau bertemu Ae RI, ?


Apa yang harus dia katakan..?"


Andre sangat depresi.


Berapa kali Andre bolak - balik, berjalan kesana kemari, dan melatih kata - katanya jika bertemu Ae Ri.


"Apa kamu baik saja ..?


Aiiish!! ...kalau aku tanyakan itu, pasti dia akan mengingat lagi peristiwa kemarin.


Andre meremas rambutnya kesal.


"Apa yang harus aku lakukan..aku sangat bingung."


Tiba - tiba ponselnya berbunyi, ada pesan WA masuk, dan Andre pun cepat membukanya.


"Maaf pak direktur, saya tidak bisa datang karna saya lagi tidak enak badan, lagi sakit."


Andre sangat girang, Karna Ae Ri tidak masuk kerja.


"Syukurlah dia tidak datang, aku bisa memikirkan kata - kata apa yang cocok untuk dia.?"


Andre pun kembali melakukan aktivitas nya kembali.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2