Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
BAB. 20. Tolong Lupakan Aku Andre


__ADS_3

Di kantornya Alexa di sibukkan dengan pekerjaannya seperti biasanya.


Dia sangat sibuk dan tidak melihat sosok pemuda tampan sedang berdiri di depannya.


"Sayang...."


Alexa mendongak.


Tampak pria yang selalu di hindari nya, sudah ada di hadapannya.


"Andre...."


Alexa cukup kaget dengan kedatangan Andre.


Pria tampan itu berjalan dan menarik tangan Alexa, membawanya berjalan di depan meja kerjanya kemudian memeluknya erat.


"Aku sangat merindukanmu sayang, mengapa kamu menghindari ku terus?."


Alexa hanya bisa pasrah di dalam pelukan Andre yang sudah sangat merindukannya. Alexa sangat bingung.


Andre melepaskan pelukannya, mencium kening Alexa.


"Sayang...mari kita bicara sayang, jangan menghindari ku, jika memang kamu belum bisa menikah dengan ku, aku akan sabar menunggumu sayang."


Alexa semakin bingung, dia benar - benar ingin memutuskan hubungannya dengan Andre, tapi tidak bisa mengungkapkannya.


Andre mengusap wajah Alexa, menatapnya penuh cinta.

__ADS_1


"Aku merindukanmu sayang...apa kamu juga merindukan ku sayang?."


Andre mendekatkan wajahnya, mengangkat wajah Alexa dengan kedua telapak tangannya


dan mengecup bibir Alexa dan menghisap lembut bibir Alexa, yang hanya bisa pasrah menerima bekapan bibir Andre, yang merindukannya.


Alexa mendorong dada Andre, agar menghentikan ciumannya yang semakin memanas.


"Nanti di lihat orang sayang, mari duduk kita bicara Andre."


Alexa berjalan ke arah sofa dan duduk, Andre berjalan dan menyusul Alexa duduk.


Andre menggenggam tangan Alexa dan mengecupnya.


Alexa semakin tidak tega mengungkapkan keinginannya untuk putus dari Andre.


Andre menatap wajah kekasihnya yang sangat galau, mengusap pipi Alexa sangat lembut.


"Sayang... mengapa kamu begitu murung sayang?"


"Andre aku bingung mengatakan nya, aku benar - benar bingung"


"Apa sayang yang membuatmu bingung sayang,? jangan membuatku khawatir sayang"


"Andre maafkan aku.....tolong lupakan aku Andre....hubungan kita ini sudah tak sehat lagi."


Andre bagai tersambar petir di siang bolong, kata - kata Alexa benar - benar membuat hatinya sangat sedih, seperti sebuah belati di tancapkan di jantungnya, dia tidak menyangka orang yang begitu dicintainya, melebihi hidupnya sendiri, tega mengkhianatinya.

__ADS_1


"Apa yang kamu katakan sayang...ini sungguh menyakiti hatiku..."


Alexa mulai menangis.


"Maafkan aku Andre....aku sudah mencoba untuk menguatkan hatiku untukmu...tapi semakin hari rasa mencintaimu itu pudar dan bahkan menghilang. Aku sungguh minta maaf Andre."


Andre tidak bisa menahan kesedihannya, satu tetes air mata sudah mengalir di pipinya sebagai pertanda luapan.sedihnya.


"Alexa aku begitu mencintaimu...aku tak bisa hidup tampa kamu...tolong kasihani aku Alexa...."


Menatap Alexa dengan kesedihan meluap dan air mata mengalir di kedua pipi nya. Dia tidak menyangka Alexa mengatakan hal yang tak pernah di sangkarnya.


Alexa mengusap wajah Andre dengan air mata pun telah bercucuran, dari kedua kelopak matanya.


"Kamu tahu Andre...aku sangat tidak tega mengatakannya, tapi aku tak bisa membohongimu...aku sudah lama kehilangan rasa sayang dan terus terang dari awal aku tidak mencintaimu...aku cuma mencoba untuk menyukaimu Andre..bahkan sudah 1 tahun ini aku membohongimu...maafkan aku Andre...aku benar - benar tidak bisa melanjutkan, mohon beri aku ruang..jika kita memang berjodoh pasti kita akan di persatukan Andre "


Alexa sangat sedih dia memeluk erat Andre kedua tubuh itu terguncang, lama mereka menangis sambil berpelukan.


Alexa mengusap punggung Andre dan menepuknya perlahan untuk menguatkannya.


"Maafkan aku Andre...aku tak bisa lagi membohongi kamu lagi Andre...Mohon maafkan aku Andre"


Andre hanya terdiam, dia sangat resah dia benar - benar sangat mencintai Alexa. Rasanya dunia yang di pijaknya terasa runtuh.


hatinya seperti bolong dan kosong serta hampa, gairah hidup pun terasa sudah tak ada lagi bahkan dunianya terasa gelap gulita, Andre sungguh sangat terpukul.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2