Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
Bab 61. Suami Saya Saat Ini, Sudah Meninggal.


__ADS_3

Dady Carl melihat Alexa yang kebingungan meminta maaf kembali.


"Saya akan bertanya langsung, dan kami mohon bantu kami jika ada yang kami tanyakan.


Apakah kami bisa melihat foto Ayah Nico sewaktu kecil, dan yang ada disini, karna dia begitu mirip dengan anak kami yang bernama Charly."


Alexa sangat kaget dengan apa yang dikatakan pria setengah baya itu. Cukup lama dia terdiam.


Dady Carl pun bertanya kembali.


"Apa boleh nak..? Kami sungguh hanyalah berusaha mencari anak kami."


Alexa menarik nafas panjang.


"Pak..., anak yang bernama Nico itu adalah anak saya, dia mirip wajah Ayahnya. Baiklah aku akan ambilkan dan bawakan album foto Suami saya.


Alexa berdiri dan berjalan masuk ke dalam rumahnya.


Mereka berdua menunggu dengan penuh harap, dan cemas tapi sangat berharap kalau Nico adalah cucu mereka.


Tak Berselang lama, Alexa keluar dengan membawa sebuah Album foto, yang berisi album foto Almarhum Suaminya sewaktu mereka masih kuliah, dan menikah dan setelah menikah.


Ayah Carl langsung mengambil album foto itu dan serius membuka tiap lembarnya, dengan istrinya mereka menatap setiap kembarnya Dengan linangan air mata.


"Sayang....Bukankah dia sangat mirip dengan kamu sewaktu muda...?"


Ayah Carl sangat tidak percaya, wajah Ayah Nico sangat mirip wajahnya sewaktu muda.


Alexa semakin kalut bercampur sedih.


Dady Carl menatap Alexa, begitupun Momy Carl menatap penuh harap.

__ADS_1


Bisa menceritakan tentang dia nak, dia berasal dari mana, ?


Dia anak siapa ?.


Alexa mulai menjawab pertanyaan pria setengah baya itu.


Kami bertemu di Canada, Orang Tuanya tinggal di Prancis, dan karna orang tuanya pindah kerja ke Canada jadinya kami bertemu disana, dan mulai berpacaran, dan akhirnya menikah.


"Apakah mereka Orang Tua kandungnya?"


Tanya Dady Nico semakin penasaran, begitupun Istrinya.


"Kata Suamiku, dia di adopsi di panti asuhan sejak umur sepuluh tahun."


Mereka sangat shock, bercampur bahagia. Momy Carl langsung menangis, memegang lengan Suaminya.


"Sayang...dia anak kita, hik..hik...hik"


"Nak...Izinkan kami menemui Suami kamu."


Mendengar kata - kata Pria setengah baya yang mirip Suaminya dan Carl. Alexa menangis Pilu.


"Hik...hik...hik...hik...hik.....!!!"


Alexa menangis pilu, Dady dan Momy Carl menjadi resah, bingung dan khawatir.


Momy Carl berdiri dan menghampiri Alexa, memeluknya penuh kasih sayang. Kedua wanita cantik itu menangis pilu.


Dady Carl hanya bisa menarik nafas panjang, memberikan ruang untuk kedua wanita cantik ini menangis.


Setelah Alexa menguasai kesedihannya, begitu juga dengan Momy Carl. Alexa kembali bercerita dengan nada sendu dan pilu.

__ADS_1


Maafkan saya bapak dan Ibu, Suami saya saat ini sudah......." terdiam dan menangis kembali.


"Hik..hik..hik...Suami saya saat ini, suu..dah meninggal...."


"Tidaaaakkk....!!!"


Momy Carl langsung shock dan jatuh pingsan.


Alexa dan Dady Carl dengan cepat dan sigap menangkap tubuhnya, dan membaringkannya.


Alexa segera menelpon Dokter Pribadinya. Dady Carl terus memegang jemari istrinya, dan menciumnya. Wajahnya pun di penuhi air mata.


Entah lah mengapa mereka begitu shock dan sangat sedih ? mendengar Suami wanita ini yang mirip dirinya meninggal.


"Apakah...dia benar - benar anak kami.."


Desahnya lirih dalam hati, air mata begitu derasnya mengalir keluar, dari kedua pelupuk matanya.


Rasanya tidak mau menerima kenyataan itu, menyesali mengapa mereka harus sangat terlambat menemui anak mereka ?.


Alexa mencoba memberi bantal sandaran di kepala Momy Carl, dan masuk mengambil air hangat, dan kain untuk mengompres kening Momy Carl, yang belum dia ketahui.


Tak berapa lama Alexa sudah keluar membawa baskom kecil berisi air hangat, dan handuk kecil untuk mengompres.


Alexa mulai membasahi handuk, dan dengan sabar menyimpan handuk basah itu yang sudah diperasnya, kemudian di simpannya diatas kening Momy Carl. Aktivitas itu di lakukannya berulang.


Sedangkan Dady Carl terus mencium, dan mengelus tangan, serta rambut istrinya.


Tak berselang lama Dokter pribadi Alexa datang, dan langsung memeriksanya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2