
Ae Ri rasanya seperti bermimpi melihat pemandangan yang ada di depan matanya.
Suasana ruangan yang sudah tertata mewah dan indah. Serta Orang -orang yang dikenalnya sangat baik..Disana ada semua keluarganya dan keluarga Andre. Menatapnya penuh bahagia, di sana pun sudah ada hampir semua karyawan kantornya, yang menatapnya penuh hormat dan kekaguman. Air matanya pun tak kuasa di tahannya lagi. Ae Ri menangis sejadi - jadinya.
"Hik..hik..hik...hik... hik....!!"
Andre tersentak dan memeluk bahu Istrinya, dia cukup kaget dengan tangisan Istrinya
Semua keluarga segera menghampiri dan memeluknya. Bukannya membuat tangisannya berhenti malah makin menangis kencang.
"Huwaaaa...huwaaa....huwaaaa.....!!"
Semua pun jadi sibuk menenangkannya, yang terus menangis.
"Cup..cup..cup...sayang...sudahlah jangan menangis lagi.!!"
Ucap keluarganya yang mencoba menenangkannya. Memberikan pelukan hangat.
"Tolonglah...cubit aku.....!!"
Semua berpandangan semakin bingung.
Ae Ri kembali berkata dengan suara tangisan yang masih membahana. Dan saat ini diapun berkata dengan suara lantang dan keras.
__ADS_1
"Tolooong....Cubit tanganku !!!!!"
Semua pun tersentak dan mereka pun terpaksa mencubit Ae Ri.
Ae Ri berteriak...dengan senyuman yang mulai merekah di kedua sudut bibirnya.
"Aaaaahhhhh......!!!! Ini kenyataan aku tak sedang bermimpi.....Ini benar - benar nyata....
Aaaaaaahhhh !!!! Senangnyaaaaa....!!!"
Akhirnya semua tepuk jidat, telah salah faham dengan tangisan Ae RI. Wajah merekapun kembali tersenyum bahagia.
Andre pun tertawa bahagia, sudah faham maksud Istrinya yang mulai sangat di cintainya.
Yaahh....semua berbahagia dan gantian memeluk dan mengelus perut Ae Ri.
Mama Ae Ri dan Mama Andre segera membawa Ae Ri ke sebuah ruangan yang ada ruang make up-nya dan tiga perias sudah ada disana. Ae Ri pun di dandani dengan cantik.
Setelah di dandani Ae RI di bawa ke ruangan yang ada baju gaun putih pengantin yang sangat cantik tersedia di sana.
Ae Ri kembali menangis.
"Mama.....Apakah itu gaun pengantinku..? dan Apakah aku akan benar - benar menikah dengan Andre...?"
__ADS_1
Menatap Mamanya dengan linangan air mata. Mamanya mengangguk.
"Iya sayang...hari ini kami berkumpul untuk perayaan resmi pernikahan kalian. Semua sudah kami siapkan sayang."
Ae Ri pun menangis sejadi - jadinya, dan sangat bahagia. ketiga wanita cantik itu berpelukan.
Karna kebanyakan nangis terpaksa Ae RI make up ulang.
Setelah make up ulang Ae Ri di bawa keluar dan di sambut Papa Ae RI, dengan stelan jas lengkap.
Papa Ae Ri menyodorkan lengannya yang langsung di peluk Ae Ri. Sebuah ciuman hangat mendarat di dahinya. Ciuman sayang dari Papa yang yang sangat mencintainya, yang akan membawa anaknya untuk dia berikan kepada Suaminya yang akan membantu menjaganya lebih baik lagi.
Ae Ri mulai berjalan di atas lantai yang di penuhi bunga - bunga dengan segala warna. Kursi di samping kanan dan kirinya telah ditata dengan baik untuk para undangan.
Seorang Pria yang begitu tampan berpakaian
rapi. Memakai stelan jas berwarna hitam telah duduk menunggunya. Di depannya sudah ada bapak penghulu untuk menikahkan mereka.
Air mata Ae Ri tak mampu di tahannya, tak hentinya hatinya mengucapkan rasa syukur, apa yang menjadi impiannya, telah terkabul dan menjadi kenyataan.
Papanya membantunya duduk di samping Andre yang akan menjadi Suaminya.
Ae Ri menghapus air matanya dan mulai tersenyum bahagia.
__ADS_1
Mereka kini telah membuat ikrar perjanjian seumur hidup, akan setia sampai menua dan akan berjanji untuk saling mencintai. Proses Ijab Kabul berjalan lancar tampa kendala, dan teriakan semua saksi yang serempak mengatakan sah, telah menjadikan mereka pasangan Suami Istri yang sah, baik di hadapan manusia, maupun yang maha kuasa.
Bersambung.