
Di pagi hari tampak Carl terbangun, diapun memandang Istrinya yang masih terlelap dan mencium keningnya.
Alexa terbangun dan menatap Suaminya, mereka saling berpandangan sambil tersenyum bahagia. Mereka pun melakukan aktivitas romantis seperti biasanya. Saling mengecup, kedua bibir beradu dengan saling mengecup ringan, tampa hisapan yang dilakukan berulang - ulang.
Carl menghentikan aktivitas ciumannya dan keluar dari selimut. Abang tongkat pamungkas tampak menantang di pagi hari seperti biasanya.
Carl mengelusnya dan mengedipkan mata pada Istrinya.
"Ayuk kita ke kamar mandi sayang, aku akan memuaskan kamu sayang di sana."
"Apa aku tidak salah dengar, ucapan itu cocoknya untuk kamu, kamu lah yang selalu ingin memuaskan dirimu, dasar otak mesum"
Carl pun tersenyum dan langsung menggendong Istrinya ke kamar mandi.
Tubuh polos Alexa yang tampa penutup itu pun, sudah berada dalam gendongan Suaminya.
Aktivitas cinta terulang kembali di dalam kamar mandi.
Alexa yang bersandar di dinding, bibir Carl sudah bergerilya di tubuh Istrinya, merayap terus dengan aktivitas kedua tangan yang nakal di bagian dada, dan area sensitif Alexa yang mulai terbakar gelombang badai asmara yang di buat Carl di kedua tubuh sensitifnya.
Tubuhnya menegang mendapatkan penuntasan nikmat seperti biasanya. Carl terus bermain nakal disana, bibirnya terus melahap area sensitif istrinya seperti makanan manis, dan memainkan jemarinya keluar masuk di area lembab Istrinya, di tambah dengan tarian lidahnya dan hisapan bibirnya.
Alexa tak mampu menahan suara erangan lembutnya yang terus berkicau dari mulutnya, tubuhnya bergetar dan menegang dan meliuk indah menggapai puncak rasa nikmat badai asmara yang menerjang tubuhnya, yang indah dan ramping, sampai ******* itu menghilang Karna badai nikmat itu telah berlalu.
__ADS_1
Melihat Istrinya telah menggapai kenikmatan yang di berikan olehnya.
Carl pun membalik posisi tubuh, kini Carl yang bersandar di dinding.
Carl mengelus Abang pamungkas yang sudah kokoh menantang.
"Sayang...giliran kamu puaskan aku..."
Alexa pun langsung mengerti, dan mulai duduk di hadapan di hadapan Suaminya, dan melakukan usapan lembut memakai tangannya, dan mulai bermain dengan mulut dan lidahnya.
Carl hanya bisa memejamkan matanya dan merintih dalam buaian nikmat, akibat permainan mulut dan lidah Istrinya yang semakin ahli membuatnya mabuk kepayang.
Alexa terus bermain disana dan semakin ahli melakukan hal, yang membuat Suaminya menyerah dalam nikmat surgawi.
Carl tak bisa menahan diri lagi. Diapun menarik Istrinya berdiri, dan menyandarkan tubuh Alexa dan mulai melakukan penyatuan.
Tubuh Alexa terus terguncang karna aktivitas cinta Suaminya di tubuhnya.
Pelukan yang erat dan erangan di sertai terkaman dari bibir Suaminya, yang membungkam bibir Alexa. Pertanda permainan telah usai. Air cinta telah tersembur masuk kedalam rahim Alexa, setiap Carl melakukan aktivitas cinta di tubuh Istrinya.
Cukup lama mereka berpelukan, dan mengatur nafas yang memburu.
Setelah itu, mereka pun mandi bersama dan saling membersihkan tubuh masing - masing.
__ADS_1
*****
Di tempat lain, di sebuah kamar hotel yang mewah. Tampak Mona dan Zackly saling berpelukan dan bercerita.
Tubuh Mona seperti mau remuk dan mengilu. Area sensitifnya terasa perih. Zackly mengetahuinya, hanya bisa memeluk dan mencium kening Istrinya.
"Maaf sayang...sakit yah sayang..."
Mona mengangguk.
"Barangmu terlalu besar untukku..."
Zackly terpingkal. Tubuh yang tinggi dan badan yang kekar dan atletis, wajarlah Abang Beo akan mengikuti ukuran tubuh bosnya.
Zackly membuka selimut, dan mulai mengelus si Abang Joni, yang sudah tegak menantang.
Mona tampak tersipu melihatnya dan membuang muka.
Zackly membawa tangan Mona untuk mengelus nya.
Mona salah tingkah dan sangat malu.
"Ayolah sayang...jangan malu, dia sekarang adalah budak kamu."
__ADS_1
Mona terpingkal, dia mencoba memperhatikannya tapi masih sangat malu untuk melihatnya.
Bersambung.