
Hari berganti, Minggu berganti bahkan bulan pun berganti. Kandungan Alexa dan Mona semakin membesar. Tak terasa Alexa sudah mau melahirkan. Usia kandungannya sudah masuk pertengahan bulan ke sembilan. Semua keluarga telah sepakat untuk melakukan operasi Caesar untuk proses melahirkan untuk Alexa.
Semua sudah berkumpul di Rumah Sakit, Kakek, Nenek, Nico, Zackly dan Mona juga ada di sana, menunggu proses melahirkan Alexa dengan cara operasi Caesar. Sedangkan Carl sudah ada di dalam ruangan operasi mendampingi Istrinya.
Alexa sudah ada di atas pembaringan, dia sedang tertidur pulas karna pengaruh bius.
Carl sangat kasian pada istrinya, dan hanya bisa menangis, dan terus mencium tangan dan kening Istrinya.
Carl pun sudah memakai seragam bersih, seperti yang dipakai perawat berwarna putih.
Dokter dan tim perawat mulai melakukan persiapan. di bagian perut atas Alexa di pasang kain penutup, agar Carl tidak langsung melihat proses pembedahan. Karna Carl sangat takut melihat darah.
Menit berlalu, Carl pun semakin tegang. Dia hanya bisa berdoa kepada Sang Pencipta agar proses melahirkan Istrinya sukses, dan Istri dan bayinya selamat tampa kekurangan satu apapun.
Tiga puluh menit berlalu, Carl semakin tegang, tak hentinya berdoa dan mencium tangan dan kening Istrinya.
Akhirnya suara tangisan bayi memecah kesunyian, membuat Carl sangat bahagia, Dokter mengangkat bayi, dan memberikan pada Suster yang kemudian di bawa ke Ayahnya.
Carl menangis bahagia, hatinya saat ini telah bercampur rasa bahagia, dan sangat terharu.
Diapun mengambil bayinya, menggendongnya dan menciumnya dengan sangat lembut, wajah tampannya kini di penuhi air mata yang sudah banjir di kedua pipinya.
Alexa melahirkan bayi perempuan yang sangat cantik dan berkulit putih bersih, dengan bibir yang sangat merah delima, bayinya sangat cantik.
__ADS_1
Semua keluarga di luar ruangan pun, saling berpelukan saking bahagianya, Karna suara tangisan bayi Alexa begitu kuat dan kencang. Terdengar sampai luar ruangan. Semua bahagia mendengar suara bayi Alexa yang sudah lahir ke muka bumi ini, yang akan membawa kebahagiaan di keluarga kecil mereka.
Suster pun mengambil bayi dari gendongan Carl untuk di bersihkan, dan di beri pakaian dan akan di bawa ke ruangan perawatan bayi.
Carl pun mencium kembali bayi cantiknya, dan menyerahkan bayinya ke Suster, dan kembali mencium kening Istrinya, kemudian membisik nya dengan penuh haru dan bahagia dan penuh rasa kasih sayang.
"Trima kasih sayang, Bayi cantik kita sudah lahir, Bayi kita sangat cantik sepertimu sayangku. Trima kasih telah membuat hidupku sangat bahagia. "
Carl terus mencium kening Istrinya, dan mengucapkan trima kasih telah memberikan bayi yang sangat cantik di kehidupannya.
Dokter pun melanjutkan tugasnya menutup luka, proses berjalan, belasan menit pun berlalu kembali.
Sudah cukup 50 menit waktu proses operasi Caesar, luka sudah tertutup kembali, Perawat pun mulai membersihkan pasien dan peralatan. Carl tetap setia mendampingi Istrinya.
Sedangkan bayinya sudah di bawa keruangan perawatan bayi, Semua keluarga sangat bahagia, dan berjalan dengan langkah cepat ke ruang perawatan bayi untuk melihat bayi cantik Alexa.
Zackly pun memeluk Istrinya yang juga menangis bahagia.
Walau hanya bisa melihat bayi cantik itu di luar ruangan, yang berdinding kaca polos putih. Tapi kecantikan wajah bayi Alexa tetap terlihat dengan sangat jelas.
"Cucuku, Nico adikmu sangat cantik. Kita akan sangat menyayangi dia, dan akan mendampingi hari - harinya, karna telah hadir di kehidupan kita membawa kebahagiaan di dalam hidup kita, yang tak bisa dilukiskan dengan kata - kata."
Kata Kakek yang di sambut senyuman dari bibir Nico dan Nenek. Juga Zackly dan Mona.
__ADS_1
Tiba - tiba suara teriakan Mona, memecah kesunyian. Rasa bahagia berganti rasa panik yang luar biasa. Semua menoleh ke Mona. Tampak air tergenang di bawah kakinya.
"Aaaaaaaahhhhh.....sakiiiiit......!!!!"
Nenek berpaling dan sangat shock melihat bagian bawah kaki Mona, Nenek Nico pun berteriak.
"Ketuban Mona pecah, cepat gendong dia Zackly..!!!!"
Zackly yang langsung menyadari langsung menggendong Istrinya. Mereka pun panik dan berlari mencari Suster. Kebahagiaan dengan kehadiran bayi cantik Alexa langsung berubah jadi kepanikan yang luar biasa.
Zackly terus berteriak.
"Dokter...Suster...Istri saya mau melahirkan..."
Tampak suster membawa kursi roda, Mona pun di dudukkan. Suaminya di kursi dengan sangat hati - hati, sedangkan Mona terus berteriak kesakitan.
"Sayaaaaang.....ini sangat sakiiiiit..."
Tangan dan rambut Zackly menjadi korban remasan tangan Mona yang kesakitan.
Semua pun menjadi panik, dan Suster segera membawa masuk Mona ke dalam ruangan khusus melahirkan secara normal.
Mona dan Alexa sudah berencana mau melakukan operasi Caesar, tapi bayi Mona sepertinya mau lahir dengan cara yang normal.
__ADS_1
Bersambung.
.