Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
Bab 69. Mengapa Malu Sayang


__ADS_3

Waktu terus bergulir, setiap harinya duka mulai berganti kebahagiaan. Suasana rumah Alexa di penuhi kebahagiaan. Selalu ada tawa dan senyum.


Nico selalu ada di dalam pelukan Kakek dan Neneknya. Mereka banyak menghabiskan waktu bermain, bercerita dan bepergian dengan cucu kesayangan mereka.


Mereka sungguh tak bisa terlepaskan lagi bagai prangko, bahkan kadang mereka tidur bertiga.


Nico yang pemarah, tak suka di sentuh kini berubah sangat manis dan manja serta sangat menggemaskan.


Mereka sekeluarga berapa kali datang di pemakaman anak mereka, membawa Nico juga Alexa. Seolah Almarhum masih ada di tengah mereka.


Hubungan Carl dan Nico semakin membaik, hari berganti hari, dan hari berganti Minggu, dan Minggu pun berganti bulan.


Nico sudah memberikan ijin untuk Carl, adik Almarhum Dady nya untuk menikahi Momynya, dan mengajukan satu syarat, yang langsung di terima Carl dengan pelukan bahagia kepada Nico keponakannya.


Dan saat ini mereka berkumpul di pesta pernikahan Carl dan Alexa yang di adakan di hotel yang megah milik Carl.


Acara berlangsung begitu meriah sangat banyak tamu undangan. Pesta terus berlanjut. Dan malam terus merangkak naik. sampai acara pun selesai.

__ADS_1


Carl dan Alexa sangat bahagia saat ini, mereka sudah berada dalam sebuah kamar yang sangat mewah.


Kamar pengantin mereka di penuhi hiasan bunga di rangkai berbentuk love di atas kasur mereka, yakni bunga anggrek merah.


Carl dengan manja memeluk istrinya, yang masih memakai gaun pengantin putih yang indah.


"Sayang...aku sangat bahagia, kini kita bisa hidup bersama tampa penghalang lagi."


"Tapi Ingan janjinmu pada Nico, setiap dia membutuhkan mu sayang...kamu harus menomersatukan dia daripada aku...!! Aaaahhhh.....Sungguh aku tak menyangka anak yang begitu aku sayangi.. begitu licik sayaaang....dan aku merasa saat ini seperti seorang kakak baginya, Karna orang tuamu pun sangat serakah memilikinya sayaaang. Mereka sangat susah aku pisahkan. Mereka seperti magnet pada anakkuuu....."


Alexa merengek sedih, tapi bagi Carl Alexa membuatnya bertambah gemas di pandangannya.


Meremas nakal kedua bukit lembut istrinya, yang masih ada penghalang gaunnya.


Alexa tersenyum kecut.


"Sayang apa kamu ingin menodai aku terpaksa lagi sayang...!!"

__ADS_1


"Apa boleh buat sayang ..kamu sangat menggairahkan bagiku. "


Langsung mengangkat istrinya, dan membawanya ke kasur yang di penuhi bunga - bunga. membaringkannya.


"Sayang...bunga - bunga ini sangat mengganggu ku sayang....!!"


Carl bangun dan menarik istrinya, diapun naik ke kasur menggulung selimut lebar yang berisi bunga - bunga dan langsung membuangnya ke samping.


Alexa tertawa.


Carl langsung datang memeluknya dan membuka gaun istrinya. Diapun dengan terburu - buru melepaskan pakaiannya.


Alexa nampak tersipu malu. Walau pernah satu kali Carl melakukannya dengan cara paksa. Tapi saat ini dia benar - benar menyaksikan tubuh suaminya di tempat terang.


Tubuh yang putih bersih, kekar dan atletis berbentuk roti sangat membuat dadanya cukup berdebar kencang.


"Mengapa malu sayang...semua ini milikmu sekarang, dan sebagai gantinya, tubuh kamu milikku juga untuk selamanya."

__ADS_1


Carl menatap tubuh istrinya yang begitu indah. Tubuh yang sangat putih bersih, halus dan sangat lembut. Benar - benar tubuh yang begitu terawat dan sangat elok di pandangan matanya.


Bersambung


__ADS_2