Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan

Ibuku Single Parent Rebutan Ceo Tampan
BAB 15. Penampilanku sangat jelek dan Cupu.


__ADS_3

Tak terasa mereka sudah lama berlatih, tetapi kebanyakan istirahatnya dan saling support.


"Paman aku harus pulang paman, Momy ku sangat cerewet, dan ratu kepo, pasti dia akan khawatir yang berlebihan, dan jangan sampai memanggil polisi."


Carl tersentak dan memberi minuman air putih kemasan kepada Nico.


"Cepatlah Boy, aku tidak mau bermalam di kantor polisi, dia pasti akan sangat senang memenjarakan ku, di kantor polisi. Momy itu wanita paling galak yang pernah kutemui."


Nico pun meminum air kemasan itu, begitu juga dengan Carl, setelah meminumnya merekapun keluar dari ruangan yang begitu besar itu, kira - kira ukurannya 12 meter kali 12 meter. Dipenuhi alat - alat olahraga yang begitu lengkap. Bahkan alat - alat fitnes pun lengkap di sana.


Bahkan pedang samurai pun ada tergantung di dinding ruangan itu, serta alat - alat tangan lainnya, yang biasa orang pakai berolahraga silat. Semua tersimpan rapi di dalam lemari yang berkotak - kotak.


Bahkan pisau yang sangat banyak yang memiliki papan tumpu bundar, dengan banyak lingkaran berputar, dan titik di tengahnya, seperti gambar pusaran air, untuk melempar pisau - pisau itu.


Carl sudah menutup pintu ruangan, dan merangkul pundak bocah tampan Alexa untuk terus berjalan keluar,, ke ruang tamunya, dan memesankan mobil sewaan untuk Nico, untuk mengantarnya pulang.

__ADS_1


Akhirnya mobil sewaan online itu pun datang menjemput Nico dan Carl merasa hampa dalam hatinya begitu juga dengan Nico. Sungguh mereka sudah memiliki kontak batin yang kuat.


Nico pun meninggalkan rumah Carl dengan hati yang bahagia, Carl benar - benar membuatnya menyukainya.


Alexa sama sekali tak curiga, karna Alexa sedang ada di kantornya. Sewaktu Nico di kamarnya Momynya menelpon, menanyakan apa dia sudah di rumah dan tentunya hari ini dia telah selamat dari rasa khawatir Momynya serta rasa panik Momynya yang terkesan sangat lebay baginya.


Keesokan harinya Carl sengaja menelpon pak


Darmawan dan mengabari jika dia ingin bertemu Alexa, banyak yang ingin dia tanyakan dan melihat karya - karyanya dan meminta tolong pak Darmawan untuk menelpon Alexa, padahal itu hanya modus, agar Alexa tidak menolaknya.


"Dasar pria mesum, dia menggunakan Pak Darmawan untuk modus mesumnya, haahhh..


mengapa harus mengajakku melihat kamar hotel, dengan alasan melihat desain dalam kamarnya, dia sungguh sudah merencanakan dengan baik untuk melakukan hal mesumnya lagi. Mana Martha aku tugaskan ke luar kota...aaaaahhhhh....pria mesum ini benar - benar menyebalkan."


Alexa yang biasanya memakai baju seksi sekarang memakai baju kemeja yang tertutup lehernya, dan celana kain panjang dan memasang kacamata putih yang berbentuk segi empat, yang hitam di pinggirnya tapi begitu besar gagangnya. dan mengikat rambutnya.

__ADS_1


Diapun bercermin dan menertawakan dirinya, sangat jelek, dan cupu.


"Rasakan pria mesum kamu akan hilang selera mesum melihatku, Hihihi......"


Alexa terus tertawa melihat penampilan konyolnya.


"Penampilanku sangat jelek dan Cupu, Hihihi....Rasakan pria mesum ".


Alexa terus tertawa cekikan membayangkan Carl akan takut melihatnya, dan menjauhinya. Dan segera pulang dan membatalkan jalan - jalan ke dalam kamar hotel, yang hanya modus saja bagi pria mesum itu.


Alexa pun keluar dari rumahnya, bahkan Bibi pelayannya pun, hampir tak mengenalinya.


Alexa tersenyum dan terus berjalan keluar rumahnya. Mulai masuk ke mobilnya dan mulai menyalakan mesinnya dan mulai melajukannya ke arah Hotel, yang akan menjadi tempat mereka bertemu.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2