Imam Pengganti

Imam Pengganti
Mendaki Gunung.... Menyebrang Lautan


__ADS_3

Acara resepsi pun harus berakhir karena adanya sedikit tragedi baku hantam ...


" Kamu gak papa dek???" Lutfi mengelus kepala Aulia yang baru sadar dari pingsan


" Emmm... masih sedikit pusing mas ,,,,perut ku juga perih..." jawab Aulia lirih


" Kamu pasti lupa gak makan seharian ini ya!!! makanya magh mu kambuh nak???" ucap Ayah Sulaiman yang juga duduk di sebelah kaki Aulia


Aulia mengangguk ,,,, hari ini Aulia terlalu sibuk karena di banjiri tamu mulai dari akad hingga resepsi,,membuatnya lupa dengan kondisi perutnya...


" Ini diminum dulu obat maghnya ...... " Ibu Sarah menghampiri Aulia dengan membawa 1 gelas air hangat dan juga obat maghnya ,, Lutfi pun dengan cekatan mengubah posisi Aulia menjadi duduk dengan disandarkan ke dadanya


Aulia sedikit canggung saat Lutfi berpose sedikit memeluk badan Aulia ,,, Aulia segera meminum obatnya agar tak terlihat makin gugup


" Kalo udah enakan.... Kita langsung ke malang aja ya...!" ajak Lutfi


" Lho... Kirain kamu nginep di rumah kami dulu nak? Lagian Aulia juga masih sakit,,, nanti takutnya malah ngerepotin disana!!?" tutur Ibu SaRah

__ADS_1


" Gak papa buk,,, Aulia biar langsung ke malang aja sama saya ,,, di rumah juga ada mama saya yang bisa bantu jagain Aulia buk..." jawab Lutfi


" Apa gak nginep disini dulu,,,,,, 1 atau 2 hari gitu ...." Tawar bu Sarah


" Maaf buk,,, saya merasa disini gak aman buat Aulia buk,,, jadi lebih baik saya bawa istri saya pulang ke malang saja...."


Ayah Sulaiman segera memanggil bu Sarah sebelum bu Sarah menjawab ucapan Lutfi ,,,


" Buuuk...." panggil Ayah Sulaiman melirik ke arah istrinya dan mengangguk


Ibu Sarah hanya diam karena mendapati kode anggukan dari suaminya ,,, pertanda bahwa ia harus menyetujui ucapan Lutfi,,, dan Akhirnya ibu Sarah terpaksa menyetujui usulan Lutfi


" Iya dek... Ada apa???"


" Kita pulang sekarang aja ya!!! Biar aku bisa istirahat ,,," ajak Aulia


" Iya dek... Kamu ganti baju dulu y!!! Biar lebih nyaman nanti kalo di mobil..."

__ADS_1


Aulia mengangguk lalu bu Sarah membantu Aulia melepas gaunnya dan berganti gamis hijau polos dan memakai kerudung hijau motif bunga


Ayah Sulaiman keluar untuk memberi ruang bagi Aulia ganti baju,,namun Lutfi masih terus mendampingi Aulia dan sesekali melirik tubuh seksi Aulia saat ibu Sarah mengganti pakaiannya


Sebenarnya Aulia merasa malu. Akan tetapi ia sadar,,, sekarang ia sudah menjadi istri Lutfi,, jadi sudah sewajarnya Lutfi memandang seluk beluk tubuh Aulia ,, ckckckck....


*** Ya Allah... Gunung kembarmu dek,, ingin segera ku mendakinyaaaaaa... Serta ingin sekali ku sebrangi lautanmu saat ini juga....*** Gumam Lutfi dalam hati


" Ayo mas ..." Ajakan Aulia membuat Lutfi gagal fokus ,,,


" Sekarang dek?? Tapi kan masih ada ibuk " jawab Lutfi polos


" Maksudnya ada ibuk mas???" Aulia mengernyitkan dahi


" La tadi kamu bilang sekarang,,maksudnya sekarang apa??? Mendaki gunungnya apa nyebrang lautannya ??? Eh eh eh... Maksudku anu...!!! " Lutfi di buat gelagapan sendiri ,,kala melihat ibu Sarah menahan tawa geli


" Maaaas...apaan sih,,, aku kan bilang sekarang pulangnya,,kok bisa sampek mendaki gunung sama nyebrang lautan sih...! " Aulia terbahak-bahak

__ADS_1


Tentu saja dengan kepolosannya ,,,,Aulia tak faham dengan ucapan Lutfi,,, membuat ibu Sarah tak mampu menahan tawa saat melihat ekspresi Lutfi menganga mendengar jawaban Aulia ,, Padahal disini yang harus di tertawakan adalah Aulia namun mengapa justru Aulia lah yang tertawa hingga terbahak-bahak


Anehkan guys wkwkwkwkw.....!


__ADS_2