Imam Pengganti

Imam Pengganti
Tempat Rahasia


__ADS_3

Rio bersiap pulang ,,, kesehatannya juga sudah cukup membaik jadi dokter memberi ijin pulang,,, Rio menolak untuk pulang kerumah,, ia ingin langsung datang ke panti tentu berharap bisa bertemu dengan Aulia disana


Sepanjang perjalanan Rio penuh semangat,,, ia sudah tak sabar lagi untuk segera bertemu Aulia,,,, betapa ia sangat khawatir dan merindukan Aulia


Namun harapan Rio harus terhenti saat pak Dedik menolak untuk datang ke panti,,, ia mengijinkan Rio datang ke panti setelah hasil kontrol 3 hari mendatang....


Rio tak bisa berkutik,, karena memang ada penjagaan ketat dari sang papa,, mobil dan motor pun d segel oleh papanya,,,


Syukurlah setelah 3 hari dan hasil kontrolnya baik,,, Rio diperbolehkan datang ke panti ,,, sungguh Aulia lah yang menjadi penyemangatnya untuk sehat


" Assalamualaikum Pak, Buk..." Ucap Rio setibanya di panti


" Waalaikumsalam,,," Jawab pak Sulaiman dan ibu Sarah serentak


" Gimana keadaan mas Rio?? " tanya Bu Sarah


" Alhamdulillah buk,,, sudah jauh lebih baik,, jadi dibolehin pulang sama dokter ... dan ini juga baru pulang kontrol buk,, hasilnya juga sudah sangat baik ,, jadi saya baru bisa datang kesini sekarang" Senyum Rio dengan mata melihat sekeliling berharap dapat menemukan Aulia


" Alhamdulillah kalau gitu mas ,,, silahkan duduk dulu, biar saya ambilin minum mas..."


" Gak usah buk makasih,,, Aulianya mana buk?? "


" Aulia dikamarnya Lila mas ,,, kondisi Lila sedang tidak sehat jadi Aulia yang jagain Lila beberapa hari ini...." Ucap Pak Sulaiman


" Iya mas ,, bahkan kemarin saat tahlil di hari ketujuh peringatan meninggalnya Via ,,Lila pingsan lagi..." tambah ibu Sarah


Di tengah perbincangan mereka ,, tiba-tiba Gio si anak panti yang paling dekat dengan Aulia ,,, teriak dan berlari menuju arah pak Sulaiman dan Bu Sarah

__ADS_1


Mereka terkejut saat Gio bilang bahwa Aulia tak ada di kamarnya atau dikamarnya Lila ,, bahkan Gio sudah mencarinya kemana-mana,,, ke taman juga musholla,,,tapi tetap ia tak menemukan Aulia dimana-mana


Pak Sulaiman dan Bu Sarah heran dengan sikap Aulia beberapa hari ini,,, ia nampak murung ,, apa karena sepenuhnya atas kepergian Via atau ada hal lain,,, Aulia tak pernah menjawab jika orang tuanya bertanya,,,


" Saya pamit keluar dulu buk,,, sepertinya saya tau Aulia dimana !!! " Rio segera bergegas menuju mobil


" Baiklah mas ,,, kami biar cari di daerah panti sini dulu..." ucap pak Sulaiman


Mereka mulai berpencar untuk mencari keberadaan Aulia,,,, kini hari sudah mulai gelap ,,,, Tapi syukurlah Rio sudah menemukan Aulia yang sedang tertidur dengan masih mengenakan mukenahnya


Tentu Rio tau dimana tempat rahasia Aulia saat sedih,,, karena memang kedekatan mereka yang sudah begitu lama ,,,bahkan saling mengenal satu sama lain


Rio memandang wajah Aulia yang terlihat sangat lelah ,,, mata bengkak dan dalam tidurpun masih ada sisa isak tangis disana,,, ingin rasa hati Rio memeluk Aulia saat ini ,,mencoba menenangkan belahan hatinya itu


" Mas Rio...!!!." Panggil Aulia saat terbangun dari tidurnya


" Emmm... i-iya mas ,, " Aulia tampak gugup,, sungguh ia tak menyangka Rio bisa datang ke tempat ini,,,


Tak heran jika Rio menemukan tempat rahasianya karena memang tempat ini mereka yang membangunnya ,, hanya saja Aulia berfikir Rio baru pulang dari rumah sakit dan di tempat ini hawanya begitu dingin ,,, jadi tidak akan baik bagi kesehatan Rio


Sebuah Villa kecil ,,yang hanya berisi ruang tamu ,1 kamar tidur , kamar mandi dan dapur mini,,, sebenarnya bukan sepenuhnya mereka yang membangun tentu dengan bantuan para tukang bangunan,, hanya saja untuk model Aulia yang menentukan dan biaya Rio lah penanggung jawabnya


Hanya Aulia, Rio dan Wulan lah yang mengetahui tempat ini,,, jaraknya lumayan jauh dari panti,, masih 1 kabupaten tapi beda kecamatan,,,


" Kamu kenapa??? apa ada masalah dengan suamimu?? "


" Gak kok mas ,, aku cuma sedih aja atas kepergian Via..." Aulia menutupi kesedihannya ,,, ia tak mungkin mengatakan yang sebenarnya

__ADS_1


Rio menatap tajam wajah Aulia,, ia tau bahwa saat ini Aulia sedang menyembunyikan sesuatu,,, ia sangat mengenal Aulia,, jadi tak mudah bagi Aulia membohongi Rio


" Kamu bohong...!!!"


" Aku gak bohong kok mas.. ,,, kalau gitu aku pamit pulang dulu ya mas ...! "


Rio sadar Aulia sedang menghindarinya,,, ia dengan cepat menarik tangan Aulia dan memeluknya


" Lepasin aku mas ... jangan pernah peluk-peluk aku kayak gini lagi...!!! " Aulia mencoba melepaskan pelukan Rio,,, namun kekuatan Rio lebih kuat dari tenaga Aulia ,,,


Rio tak menanggapi perkataan Aulia,, ia bahkan mempererat pelukannya ,, ,melepaskan kerinduannya yang selama ini ia tahan


"Mas Rio...lepasin aku... hiks hiks hiks!!! " pecah tangis Aulia


Rio dengan cepat melepas pelukannya dan mencoba menenangkan Aulia,, ia mengusap air mata Aulia yang mengalir begitu deras


" Maaf honey,, aku tak bermaksud menyakitimu ,,, aku hanya..."


" Stop mas !!! mulai sekarang jangan peluk-peluk aku lagi,, jangan panggil aku dengan sebutan honey lagi dan lebih baik kita gak usah ketemu lagi mas.... huhuhu...." Tangis Aulia makin menjadi,,,


" Jangan berkata seperti itu Honey..." Air mata Rio pun ikut menetes


Hati Rio begitu sakit dengan perkataan Aulia barusan,, ia justru memeluk Aulia lagi,,, ia benar-benar takut kalau perkataan Aulia akan menjadi kenyataan,, bagaimana ia melanjutkan hidup kalau tak bisa bertemu dengan belahan jiwanya


Honey adalah panggilan mama Cindy dan Rio pada Aulia,,, karena memang mama Cindy lah yang pertama kali memanggil Aulia dengan panggilan honey jadi Rio pun ikut memanggilnya dengan panggilan tersebut


Kali ini Aulia hanya bisa menangis dan menangis ,, ia bahkan tak tau apakah yang ia katakan barusan tulus dari hatinya atau hanya emosi sesaat ,,, yang jelas saat ini ia sudah menjadi milik lelaki lain dan ia berusaha untuk melepas cinta keduanya ini,,,,karena cinta pertama seorang anak perempuan (Aulia) adalah ayahnya ,, lalu cinta kedua Aulia adalah Rio,, ia berharap suaminya adalah cinta ketiga dan merupakan cinta terakhir baginya...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2