
...Masakan yang sangat menggugah selera makan bagi yang memakannya ,,, Yaaaa !!! masakan soto daging Aulia seolah menjadi trending topik dirumah mama Hani,,tak henti-hentinya mama Hani memuji masakan menantunya tersebut...
...Begitu pula dengan papa Irawan ,,, ia yang biasanya hanya makan 2x sehari,, tapi untuk hari ini,,, ia sudah makan yang ketiga kalinya ,, bahkan tadi pagi ia sampai nambah nasi ,, karena porsi makan yang ia ambil seperti biasanya ternyata tak cukup membuat pak Irawan kenyang,,, hingga saat makan siang ia mulai menambahkan porsi makannya...
...Sementara Lutfi... ia sungguh dibikin klepek-klepek dengan masakan istrinya ,,, sungguh ada pepatah bilang,,, jatuh cinta karena masakan itu memang benar adanya ,,, ia makin mencintai istrinya karena sihir dari soto dagingnya...
" Alhamdulillah kenyangnya !!! " ucap papa Irawan sambil mengelus perutnya yang sedikit buncit
" Hehehe.... bukan kenyang lagi itu Pa,,,tapi kekenyangan pakek banget ..." mama Hani menggoda
...Mereka pun tertawa lepas ,,, saat ini mereka sedang menonton acara televisi dengan hidangan teh dan bakwan sayur buatan Aulia ,,,...
# Bakwan \= ote-ote / weci #
...Aulia memang sering membuat cemilan di malam hari ,,, itu waktu terbaik bagi keluarga berkumpul ,, saling bercerita dan kadang bertukar pendapat tentang beberapa hal,,, itulah yang Aulia lakukan setiap hari dirumahnya,,itu pun kalau memang posisi Aulia ada dirumah,,karena memang ia sering keluar untuk bertemu beberapa donatur atau mengurus keperluan panti lainnya...
" Kalau kayak gini,, bisa-bisa mama gak bisa diet nihhhh...." ucap mama Hani
" Gak usah diet Ma,,, papa lebih suka mama yang gemol gitu....hehehe..."
" Gak ah,,, mama gak suka gendut ,,, cukup papa aja tuh yang gendut " ucap mama Hani dengan menggigit bakwan yang ada ditangannya
" Gak mau gendut tapi bakwan nya di makan terus ..." ledek Lutfi ,,papa Irawan dan Aulia pun ikut tertawa dengan ledekan Lutfi
" Habisnya enak Lut... jadi gak bisa berhenti deh mulut Mama..." Mama Hani terkekeh dengan ledekan anaknya
...Mereka saling ledek hingga tak terasa mereka sudah menghabiskan 1 piring bakwan dalam sekejap,,, Aulia merasa sangat puas ,,karena keluarga suaminya menyukai dan cocok dengan apa yang ia hidangkan...
...Tiba-tiba hp Aulia berdering ,,, tertera nama Lila disana.... Aulia pun ijin ke ruang tamu agar tidak berisik karena memang saat ini mereka sedang menyaksikan acara ulang tahun sebuah Bank di televisi ,,, jadi banyak penyanyi yang menjadi bintang tamu di acara tersebut...
__ADS_1
^^^[" Assalamualaikum Lil..." ]^^^
[" Waalaikumsalam Lia,,, gimana kabarnya,, maaf ya ganggu malam-malam gini..." ]
^^^[" Alhamdulillah baik Lil,, keluarga disana gimana?? kamu gak ganggu kok,, ini lagi nyantai aja..." ]^^^
[" Alhamdulillah kami disini juga baik Lia ,,, sebenarnya ada yang ingin aku sampaikan mengenai acara di panti 2 minggu lagi... tapi aku kurang lega aja kalau lewat telpon,,, apa kita bisa ketemu besok atau sebisa mu kapan gitu..??? " ]
^^^[" Owww gitu ya!!! tunggu bentar ya!! nanti aku tak coba ijin dulu sama suamiku ,,,"]^^^
,
[" Iya Lia ,,maaf ya ,masih harus ngerepotin kamu ,,, soalnya aku dan mas Yuda juga masih kurang faham soal acara-acara ginian..." ]
^^^[" Cie...cie... sejak kapan kamu manggil dia Mas Yuda ,,biasanya juga Zombi hehehehe " ]^^^
^^^[" Oke-oke,,. ya udah aku tak minta ijin ke suamiku dulu,,, nanti aku kabarin lagi boleh enggaknya sama suamiku ya!!!! "]^^^
[" Oke ,,,aku tunggu kabarnya ya!! Assalamualaikum..." ]
^^^[" Siap...Waalaikumsalam..." ]^^^
...Aulia kembali ke ruang tengah mencoba ijin kepada suaminya ,, awalnya suaminya menolak namun karena bantuan papa Irawan akhirnya Lutfi mengijinkan,, asal pak Joko supir nya yang mengantar ,,karena besok Lutfi harus mulai bekerja lagi ,,,...
...Tentu Lutfi takut ,, kalau Aulia harus ke panti tanpa dampingan dari orang terdekatnya,, ia takut Rio akan menganggu istrinya,, ,karena memang mereka sepakat ,,setelah menikah Aulia hanya akan ke panti tiap selasa,,itupun harus bersama Lutfi ,,, karena memang Lutfi bisa libur kerja hari selasa...
...Lutfi bekerja sebagai direktur di beberapa cabang toko baju milik orang tuanya ,,, meskipun toko-toko tersebut milik orang tuanya ,,namun ia tetap harus bekerja keras agar tokonya dapat berjalan dengan lancar dan hasil penjualan nya bagus......
...Aulia mengirim pesan pada Lila ,,, bahwa besok ia bisa ke panti sekitar habis Dzuhur karena masih harus menyiapkan sarapan dan makan siang untuk keluarga suaminya ,,,,...
__ADS_1
----0---0----
...Lila memberi tahu Bu Sarah dan pak Sulaiman bahwa besok Aulia akan datang ke panti untuk membahas acara pak Kiki pemilik mall ,,, raut wajah bahagia Bu Sarah dan pak Sulaiman terurai disana ,,,....
...Keesokan paginya Bu Sarah pergi ke pasar untuk membeli beberapa bahan masakan yang Aulia sukai ,,, Ia dengan penuh semangat memilih ayam dan gurami ,, hingga ia tersadar bahwa ia lupa membawa dompet ,,, untung saja pak Udin sang supir membawa uang lebih jadi Bu Sarah bisa meminjam pada pak Udin...
...Saat di mobil,, ibu Sarah tertawa menahan malu,,, betapa ia tak malu,,, saat akan membayar ia merasa kehilangan dompet hingga membuat beberapa orang disana heboh,,, eh...pas di ingat-ingat ternyata bukannya hilang tapi lupa gak bawa......
" Ya Allah Pak,,,. bener-bener malu aku tadi ,,,. kok bisa bikin heboh orang-orang di pasar" ucap ibu Sarah terkekeh menutup wajahnya dengan tangannya
" Iya buk,,, apalagi pas orang yang jual gurami itu teriak ada copet ada copet kayak gitu,,, jadi orang-orang pada panik juga hehehe..."
" Sangking senengnya anak mau pulang Sampek bikin panik banyak orang heheheh,, untung ada pak Udin,,, kalau gak bisa-bisa double-double Maluku tadi pak pak ..."
...Mobil pak Udin pun sampai di halaman panti,,, pak Sulaiman sedang duduk di teras sambil menyantap roti dengan wedang jahenya ,,,...
...Pak Sulaiman di buat heran saat istrinya datang ,,, sejak turun dari mobil hingga dapur ,,, Bu Sarah masih tertawa seolah ada hal lucu yang ia alami,,,. ...
...Akhirnya ia mengerti kenapa istrinya jadi ketawa ketiwi sendiri dari tadi ,,, ternyata terjadi hal yang memalukan di pasar,, tentu pak Sulaiman tau semuanya dari pak Udin,,, jangan kan Bu Sarah ,,, pak Sulaiman pun juga ikut tertawa terbahak-bahak membayangkan wajah istrinya yang panik dan malu ...
...Ibu Sarah mulai sibuk memasak di dapur,,, sedangkan Pak Sulaiman berkeliling memantau anak-anak panti,, suasana panti sudah sedikit sepi karena memang banyak anak-anak panti yang sudah berangkat sekolah,,, kini hanya ada beberapa anak kecil yang sedang makan dengan lahapnya di ruang makan panti dengan di dampingi Lila dan Yuda ...
...Pak Sulaiman berfikir untuk mencari tambahan orang yang bisa membantu mengurus panti dan anak-anak disana ,,jadi ia berniat menelpon pak Dedik untuk menyampaikan pendapatnya...
----0----0----
--
--
__ADS_1