Imam Pengganti

Imam Pengganti
Hidung mancung


__ADS_3

Burung berkicau begitu merdu semerdu suara Rio yang dimulai sejak dari mandi hingga ganti baju terus bernyanyi beraneka lagu yang menggambarkan isi hatinya saat ini , hati yang penuh kebahagiaan dan semangat perjuangan cinta


Yuda yang mendengarnya sesekali juga ikut bernyanyi lirih


Rio sengaja menginap di panti asuhan karena ia tak mau kalau sampai terlambat untuk bertemu dengan pengacara


Sedangkan di kamar yang lain, Aulia nampak sangat sedih dan terus meneteskan air matanya, ia tak menyangka pernikahannya akan berakhir seperti ini


Aulia segera keluar dari kamar dan hendak pamit ke kamar ibu Sarah , akan tetapi ia dikejutkan dengan keberadaan Rio yang saat ini sudah berada di kamar ibunya


" Iya Buk, Rio janji akan jaga Aulia dan membahagiakan dia seperti dulu lagi "


" Terimakasih banyak mas Rio, setidaknya Ibuk bisa memenuhi permintaan suami Ibuk untuk mengatakan hal ini pada mas Rio"


Ya percakapan itu yang terdengar di telinga Aulia karena memang pintu kamar ibu Sarah tak tertutup dengan sempurna


" Lagi ngomongin apa nih Ibuk sama Mas Rio? " tanya Aulia sembari masuk ke dalam kamar


" Honey..." Rio


" Aulia..."di Ibu Sarah


" Kenapa kok kaget gitu Buk , Mas? " Aulia mencoba mencari tau apa yang sedang ibu dan Rio bicarakan

__ADS_1


Ibu Sarah dan Rio hanya terdiam, tak ada dari mereka yang mengeluarkan sepatah katapun


Aulia melirik tajam ke arah Rio namun Rio langsung membuang muka sembari menatap langit-langit kamar ibu Sarah untuk mencoba menghindari tatapan Aulia


Sementara ibu Sarah hanya memandang dan tersenyum manis


" Kata mas Rio, hari ini kamu mau ketemu sama pengacara Nak? " Tanya ibu Sarah


" Ih.. Dasar mas Rio tukang gosip " Ketus Aulia


Tentu Aulia berniat memberitahukan soal cerai ini kepada ibunya setelah semua urusan sudah terselesaikan karena ia takut ibunya akan ikut kefikiran dan terbebani karena masalahnya


" Ibuk dukung kamu Nak, sebenarnya Ibuk sama almarhum ayahmu juga kurang suka dengan sikap Lutfi semenjak suamimu berani mendorongmu hingga terjatuh saat itu, hanya saja kami ingin memberikan kesempatan pada suamimu untuk bisa menjadi suami yang lebih baik lagi, tapi ternyata semuanya salah, suamimu justru berbuat hal yang amat sangat menyakiti hati kami, Ibuk dan Ayah minta maaf banget sama kamu Nak " Ibu Sarah meneteskan air matanya


" Ibuk gak perlu minta maaf karena ini semua memang sudah jalan takdir Aulia yang harus seperti ini" Aulia memeluk ibu Sarah


Kini Rio dan Aulia sudah masuk ke mobil Rio , mereka hanya terdiam saat mereka masuk ke mobil Rio


Namun saat mulai perjalanan, Aulia mulai mempertanyakan apa yang sudah ia tanyakan tadi pada Rio


" Tadi aku denger, Ibu bilang memenuhi mengenai permintaan ayah, Memangnya apa yang ayah minta Mas?"


Rio hanya terdiam tak menanggapi pertanyaan Aulia

__ADS_1


" Mas, tadi ibu bilang apa? Jawab donk! "


Rio masih terlihat fokus untuk menyetir hingga Aulia mengambil paksa topi yang Rio pakai dan mengacak-acak rambutnya yang sudah tersisir rapi


" Jangan di acak-acak Honey " Rio pun langsung menepikan mobilnya


Rio mencoba melakukan perlawanan halus dan memegang tangan Aulia mencoba menghentikan tangan Aulia yang terus mengacak-acak rambutnya


Namun Aulia masih tetap kekeh dengan kejailan tangannya , akhirnya Rio menarik tangan Aulia hingga tubuh mereka saling dekat, bahkan amat sangat dekat


Sedikit saja Aulia bergerak maka hidung mancungnya pasti akan langsung menyentuh hidung mancung Rio


Rio menatap tajam mata Aulia


Aulia hanya mematung dengan pandangan Rio


" Aku akan jawab pertanyaan mu Honey, tapi aku minta kamu janji, setelah mengetahui semuanya , maka sikapmu gak akan berubah sama aku ! gimana? "


Aulia hanya mengangguk pelan karena takut hidungnya akan mendarat di hidung Rio


Kira-kira apa yang akan dibicarakan oleh Rio mengenai pembicaraan nya dengan ibu Sarah tadi ya ??


...****************...

__ADS_1


**


**


__ADS_2