
Rio sangat bersemangat siang ini ,,, bagaimana tidak !!! ia di telpon papanya untuk pergi ke panti asuhan ,,, awalnya ia menolak karena percuma ia datang ke panti tapi tak ada Aulia ,,,
Namun setelah ia diberi tau oleh papanya bahwa Aulia juga akan datang ke panti siang ini membuatnya langsung berubah pikiran dan langsung meluncur ke panti,,,
Sebenarnya nanti malam Rio ada jadwal nyanyi di cafe RIO LOVERS Surabaya tapi ia akan mencoba mencari penyanyi lain untuk menggantikan dirinya ,,, Ya... tentu ia tak menekan kontrak dengan cafe tersebut ,,karena memang cafe tersebut milik Rio pribadi,,, bahkan dari namanya saja sudah ketahuan kan siapa pemiliknya,,, jadi ia bisa bebas bernyanyi disana
Rio mampir ke sebuah toko brownis ,,,, ya tentu brownis kukus rasa coklat adalah cemilan favorit Aulia ,,, ia membeli 20 bungkus agar bisa sekalian di bagikan pada anak-anak panti
Rio sudah sampai di depan gerbang panti,,, namun ia tak melihat mobil lain selain mobil panti,,, jadi Rio memutuskan untuk pergi ke cafe sebrang panti terlebih dahulu
----0----0----
Wajah Lutfi seolah tak ikhlas melihat istrinya yang sudah berpakaian rapi dan hendak pergi ke panti ,,, Lutfi sengaja berangkat ke toko lebih siang agar bisa mengantar keberangkatan istrinya meskipun hanya sampai pintu rumahnya saja ,, hehehe
Sementara wajah Aulia nampak sangat bahagia,, karena ia akan pulang dan bertemu dengan keluarga serta anak-anak panti ,,,
Mobil Aulia pun mulai berjalan menjauh dari rumah Lutfi ,, tentu pak Slamet lah yang pergi mengantar Aulia demi keamanan istrinya dari para predator hidung belang
Lutfi pun langsung berangkat dengan membawa mobil pribadinya menuju cabang tokonya yang terletak di pusat kota Blitar,, awalnya ia akan berangkat dengan papa nya namun tiba-tiba papa Irawan mendapat telpon dari cabang toko yang di Gresik kalau banyak stok baju yang tidak sesuai dengan hasil laporan bulanan ,,, dan akhirnya papa Irawan pergi ke Gresik bersama mama Hani sementara Lutfi pergi ke Blitar sendirian
Tentu ini akhir bulan,, waktu yang lumayan sibuk untuk Lutfi dan papa Irawan ,,karena mereka harus mengaudit semua cabang toko secara langsung ,,,
---0---0---0---0---
Sebuah mobil Innova silver masuk ke halaman panti,,, Rio masih tetap memantau dari cafe sebrang panti,, dan benar dugaan Rio,, Aulia tak mungkin datang sendirian,, pasti dia datang bersama suaminya ,,,
Sebenarnya maksud dari Rio menunggu di Cafe bukan karena lapar atau haus ,,hanya saja ia ingin memastikan Aulia datang sendiri atau bersama suaminya ,,,
" Kalau gitu lebih baik aku nunggu disini aja ,, daripada nanti ketemu sama suaminya Aulia ,, takut my honey ku malah kena marah sama suaminya..." gumam Rio
Sementara Aulia sudah disambut oleh keluarga dan anak-anak panti,, mereka semua sangat merindukan Aulia,,,, mereka semua bersalaman dan saling peluk cium,, tentu hal itulah yang sangat membuat hidup Aulia terasa bahagia melihat kebahagiaan mereka semua
__ADS_1
" Ayo masuk dulu sayang ,,kamu pasti capek habis perjalanan jauh..." ucap ibu Sarah
" Gak capek kok buk,,, kan Aulia tinggal duduk diem di mobil " senyum lembut Aulia
" Suamimu kok gak turun ?? " tanya ayah Sulaiman
" Aulia di anter sama pak Slamet supir mama papanya mas Lutfi ,Yah,,, soalnya mas Lutfi ada kerjaan di toko cabang Blitar ," jelas Aulia
" Ya udah kamu suruh masuk juga pak Slamet nya,,,, masak iya nunggu di mobil gitu..."
" Iya ,,Yah..." Aulia menghampiri pak Slamet yang masih berada di dalam mobil
" Silahkan masuk Pak..."
" Iya mbak ,, nanti saya nyusul,, saya mau ke toko depan bentar ,,mau nyari rokok ..." ucap pak slamet
" Ya udah pak,,,nanti habis beli rokok bapak langsung masuk aja ya!!! "
Rio yang melihat ada seorang lelaki yang keluar dari panti,,, namun ia tau itu bukan suami Aulia ,,,
*** Siapa itu.?? apa mungkin itu supir Aulia dan suaminya ??? * ** monolog Rio dalam hati
Rio sudah tak mau menebak-nebak lagi,, ia pun memilih untuk mengirim pesan pada Lila ,,,
*** Assalamualaikum Lil,, apa Aulia udah nyampek panti? terus Aulia sama suaminya apa gak?? ***
Rio terus memandangi hpnya ,,, ia berharap Lila segera membalas pesannya ,,,, sebenarnya ia ingin sekali langsung mengirim pesan dan bertanya pada Aulia hanya saja ia takut kalau suami Aulia juga ikut membaca pesan darinya
Ciiiit......!!! Brakkk....!!!
Rio segera berlari kala melihat sepeda motor tiba-tiba muncul dari dalam gank dan langsung menabrak lelaki yang baru saja keluar dari panti tadi
__ADS_1
Lelaki tersebut jatuh dengan kaki tertindih sepeda motor ,,, sementara pengendara motor terjatuh di sebelah motornya ,,,untungnya tak ada yang terluka parah dari insiden tersebut,, Rio langsung memberikan beberapa lembar uang 100 ribuan kepada pengendara motor ,,, ia meminta maaf dan berharap berdamai saja daripada harus berurusan dengan polisi
Untung saja ,,, sang pengendara motor menyetujui permintaan Rio,, tentu saja ia setuju,, secara ia tadi juga bersalah karena tak menengok kanan kiri saat keluar dari gank hingga menabrak pejalan kaki yang hendak menyebrang
" Bapak gak papa " tanya Rio saat beberapa orang sudah berhasil mengangkat sepeda motor dari kaki pak Slamet
" Gak papa mas ,, cuma ini kaki saya rasanya kram..."
" Ya udah ,,mari saya gendong aja pak,, saya antar bapak ke panti ,,," Rio menundukkan badannya di samping pak Slamet
" Gak usah mas terima kasih,,, saya minta tolong di tuntun saja mas ..." jawab pak Slamet tak enak hati
" Udah gak papa Pak,, biar saya gendong aja ,,, kan enak lebih cepat sampek pantinya " senyum Rio terurai disana
Pak Slamet pun akhirnya menyetujui permintaan Rio,,, Karena memang kakinya terasa kram dan kepalanya sedikit pusing akibat terbentur setir motor tadi
Semua orang terkejut saat melihat seseorang sedang menggendong pak Slamet yang dalam kondisi celana sobek-sobek,,, Begitu pula dengan Aulia,, ia segera menghampiri pak Slamet yang saat ini sedang duduk di teras rumahnya,,,
" Ini kenapa Pak,,kok bisa bapak luka-luka kayak gini??? " tanya Aulia panik
" Gak papa ,,tadi cuma keserempet sepeda motor aja mbak..."
Ibu Sarah datang membawa alkohol dan kapas ,, Aulia segera membersihkan beberapa goresan di bagian tangan dan kaki pak Slamet
Pak Slamet merasa tak enak hati dengan perlakuan majikannya ,,, ia sempat menolak beberapa kali dan akan membersihkan lukanya sendiri namun Aulia tetap kekeh membersihkan luka pak Slamet
" Lho... kok bisa mas Rio yang bawa pak Slamet kesini ??? " Tanya Bu Sarah saat menyadari bahwa Rio lah yang menggendong pak Slamet menuju panti,,, Aulia langsung menoleh saat ibunya menyebut nama Rio ,, sebegitu paniknya tadi sampai ia tak menyadari bahwa yang menggendong pak Slamet tadi adalah Rio
* Apa??? Jadi yang nolong aku ini namanya mas Rio !!! mas Rio anak pemilik panti ini,, aduuuh mati aku kalau sampai mas Lutfi tau ,, * batin Pak Slamet
----0----0----0----0----
__ADS_1
-