Imam Pengganti

Imam Pengganti
Brutal


__ADS_3

...Anggi terus menangis meratapi nasibnya , ia sudah kehilangan orang yang ia cintai dan juga harus jatuh miskin karena usaha keluarganya sudah ditipu yang membuat papanya meninggal karena serangan jantung, di tambah lagi kakaknya yang harus masuk penjara akibat korupsi di perusahaan mantan suaminya,...


...Hidupnya terasa makin hancur saat mengetahui Lutfi sudah tak mencintainya lagi, Lutfi sangat mencintai istrinya saat ini. Andai ia dapat memilih, ia ingin mati saja meninggalkan semua rasa sakit di hatinya namun saat ia melihat putra kecilnya , rasa semangat untuk menjalani hidup langsung tumbuh kembali...


...Mama Hani memang bak ular berbisa, ia bahkan tak memikirkan perasaan Anggi sama sekali. Yang difikirkan hanyalah uang uang dan uang. Bahkan ATM pemberian Lutfi saja direbut oleh mamanya , mama Hani bilang ia yang akan mencarikan rumah untuk mereka namun Anggi tak mungkin percaya begitu saja, ia sangat mengenal mamanya , ia takut uang itu akan disalah gunakan dan membuat Lutfi marah padanya...


" Kembalikan ATM itu Ma, aku gak akan biarin mama menghabiskan uang itu ,itu uang Wawan dari papanya " ucap Anggi yang masih berusaha mengambil ATM di tangan mamanya


" Udah biar Mama aja yang pegang ATM nya, besok kita cari rumah sama-sama" dengan senyum penuh kebahagiaan Mama Hani memeluk ATM tersebut dan masuk ke dalam kamarnya


" Ma ... Ma ..."


...Percuma juga ia teriak sekeras apapun, Tak akan di hiraukan oleh mamanya , yang ada malah di labrak sama tetangga sebelah karena merasa terganggu ....


...Begitu sulit memang bagi Anggi hidup susah ,apalagi harus tinggal di tempat yang hanya seukuran kamar mandinya dulu , yang lebih parahnya lagi , ia merasa tak dihargai sama sekali oleh orang lain, terutama tetangga dekat nya yang sering sekali marah saat mendengar Anggi dan mamanya bertengkar teriak-teriak...


...Semenjak punya anak , Anggi mencoba menjadi wanita yang lebih baik , agar bisa menjadi ibu yang baik untuk anaknya , ia ingin melakukan yang terbaik untuk anaknya hingga ia rela bekerja di sebuah supermarket tempat ia bertemu dengan Lutfi kemarin...


...Anggi terpaksa menghilangkan gengsi dan egoisnya saat bekerja disana , karena memang ia sadar akan kehidupannya saat ini yang serba kekurangan, namun berbeda dengan mama Hani , ia tetap bergaya ala orang kaya , makan minta enak dan harus terus shoping tiap bulannya ...

__ADS_1


...Masih syukur mereka masih mendapatkan uang bulanan dari mantan suami Anggi untuk kebutuhan si kecil , kalau tidak ! mungkin mereka sudah mati kelaparan sejak dulu , uang gaji Anggi pastinya hanya cukup untuk makan selama 1 bulan ...


...****************...


...Yuda dan Pak Sulaiman berusaha memisahkan Lutfi dari Rio, saat ini Rio sudah terkulai lemas dan banyak mengeluarkan darah , hingga anak-anak panti pun juga melihat perkelahian mereka ...


" Sudah nak Lutfi, sudah, kamu bisa membunuh mas Rio kalau terus begini ! " Pak Sulaiman mencoba menarik tubuh Lutfi yang masih saja tak mau berhenti memukul Rio meskipun keadaan Rio sudah tak berdaya


...Pak Sulaiman tak dapat menahan gerakan Lutfi yang sangat menggebu , seolah ingin benar-benar membunuh Rio, akhirnya pak Sulaiman meminta Yuda untuk membantunya membawa Lutfi kerumahnya , sementara Rio di urus oleh beberapa anak panti yang sudah dewasa untuk di bawa ke Aula panti...


...Pak Sulaiman juga meminta salah satu anak panti untuk menghubungi dokter langganan panti untuk memeriksa keadaan Rio, ...


" Dia berani-beraninya menyentuh istriku, Yah , aku tak terima " jawab Lutfi dengan nafas tersengal-sengal


" Apa maksudmu mas Rio menyentuh istrimu? kamu tau kenapa alasan mas Rio melakukan itu Lut ? itu karena Aulia terjatuh dan mas Rio mencoba membantu Aulia , Aulia nampak murung dan kami semua disini tau ada yang tidak beres dengan anak kami , jadi Kamilah yang meminta mas Rio untuk mencari tau penyebab kesedihannya , ya karena kami percaya mas Rio pasti bisa membantu Aulia , Lila juga bilang Aulia sudah menghubungimu berulang kali untuk menjemputnya pulang karena pak Joko yang masih sakit dan gak bisa nyetir, tapi kamu kemana saja? kamu bahkan tak menjawab 1 Pun panggilan dari anak kami " jawab Bu Sarah geram dengan sikap Lutfi yang brutal,


...Bu Sarah mengetahui semua cerita itu dari Lila , sedangkan Aulia masih tetap menangis mengingat kejadian suaminya yang menamparnya hingga terjatuh namun tak membantunya, malah Rio lah yang membantunya dan berusaha melindunginya...


" Maaf Buk , tadi saya sangat sibuk hingga tak ada waktu melihat hp, tapi waktu saya sudah selesai rapat , saya mencoba menghubungi Aulia namun tak dijawab, jadi saya panik dan langsung datang kesini buk "

__ADS_1


" Benarkah kamu panik? bukankah tadi kamu sudah menampar anak kami? ibu makin yakin kalau kamu tak mencintai anak kami, ibu tak percaya kamu bisa melakukan perbuatan kasar pada anak kami " wajah Bu Sarah penuh emosi dengan air mata yang mengalir


" Maaf Buk, saya tak sengaja menampar Aulia, saya hanya tak terima dengan sikap Rio dan Aulia yang mencoba membelanya " Jawaban Lutfi membuat Bu Sarah makin geram


" Membela mas Rio katamu? dia bukan membela mas Rio, tapi berusaha menghentikanmu untuk menghukum orang yang tak bersalah ,Lutfi " nada Bu Sarah makin tinggi


...Bu Sarah tak dapat menahan amarahnya , ia adalah orang yang sabar dan pengertian namun untuk saat ini hatinya sangat hancur saat melihat anaknya yang harus terluka di bagian wajah hingga mengeluarkan sedikit darah dari bibir bawah anaknya akibat tamparan dari Lutfi...


...Berbeda dengan Pak Sulaiman ,ia mencoba tenang, ia juga bukan seorang yang pemarah, ia begitu bijak , ia menahan amarahnya saat mendengar kebenaran tentang anaknya yang sudah ditampar oleh suaminya ...


" Sudah Buk, kamu yang tenang , lebih baik kita selesaikan kesalahfahaman saat ini juga " pak Sulaiman mencoba menenangkan istrinya yang sudah tak dapat menahan emosinya


" Nak Lutfi , sekarang bapak tanya , apa kamu cinta sama anak kami? apa kamu percaya sama anak kami? dan apakah kamu bisa menjaga anak kami? " tanya pak Sulaiman dengan wajah yang sendunya


" Tentu saya sangat mencintai Aulia , saya juga percaya sama Aulia , dan saya selalu ingin menjaga Aulia , Pak " ucap Lutfi menunduk dan menangis dengan semua pertanyaan mertuanya


" Kalau begitu kenapa kamu harus bersikap kasar pada anak kami? seolah anak kami sudah melakukan kesalahan besar , bapak juga seorang lelaki, tapi kamu tanya sama ibuk mu, apakah bapak pernah sekasar itu padanya , jujur bapak gak pernah sekalipun berbuat kasar padanya bahkan di usia pernikahan kami yang sudah 35 tahun ini , sedangkan kamu, pernikahan mu dengan Aulia masih seumur jagung, tapi kamu sudah berani menamparnya ,bagaimana dengan beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan, apa kami bisa menyerahkan anak kami padamu lagi, kami tak kan mampu membiarkan anak kami menderita karena sikap kasar mu "


Sungguh perkataan pak Sulaiman sangat menyakiti hati Lutfi , ia tau apa maksud bapak mertuanya , tapi ia juga mengaku salah karena sikapnya yang kasar terhadap Aulia , Lutfi tak dapat berkata apa-apa saat ini, ia hanya memandang Aulia sedangkan Aulia hanya menunduk menangis ,seolah ia takut walau hanya untuk melihat suaminya

__ADS_1


...****************...


__ADS_2