Imam Pengganti

Imam Pengganti
Tikus & Kucing


__ADS_3

"Ya mending tua tapi sehat,,,, , daripada muda tapi sakit-sakitan....! " ejek Lila


Deg....!!!


Seketika Via menangis ,,, ia sadar diri,,, ia memang penyakitan dan mungkin waktunya juga tak akan lama lagi... Via menderita penyakit gagal ginjal,,, namun hal ini hanya diketahui oleh kedua sahabatnya saja,,, Aulia dan Lila


" Maaf Via.. aku gak bermaksud menyakiti hatimu,,, aku tadi cuma bercanda aja... " Tangis Lila memeluk Via


Via dengan kasar melepas pelukan Lila,,,ia langsung berlari menuju kamarnya,,, Lila mencoba mengejar Via dan terus memanggilnya,,, bahkan Via tak sengaja menabrak ibu Sarah namun ia tetap tak berhenti walau hanya untuk meminta maaf


" Ada apa Lil??? kenapa Via lari sambil nangis gitu??? tanya bu Sarah


" Emmm... itu buk,,, tadi Lila bercandanya kelewatan jadi gak sengaja nyakitin hati Via Buk... " Lila menunduk ,,tangannya tak henti mengusap air matanya yang terus berjatuhan

__ADS_1


" Kan ibuk pernah bilang,,, bercanda boleh tapi jangan berlebihan,,, karena tanpa sadar,,, kita bisa menyakiti hati orang lain dengan candaan kita. " tutur Bu Sarah


" Iya buk... " tangis Lila makin pecah


" Sudah...sudah.... sekarang lebih baik kamu ke ruangannya Yuda gantiin Via sementara,,,,, dan tolong kamu kasihkan ini ke Yuda ...."


Bu Sarah menyerahkan amplop coklat kepada Lila ,,,sebelum Aulia menikah.,, Aulia sudah menyiapkan kegiatan yang harus dilakukan Via dan Lila,,, tiap pertengahan bulan Via dan Yuda bertugas belanja kebutuhan primer dan sekunder anak-anak panti,,, sedangkan Lila diberi tugas untuk mendata kebutuhan anak-anak panti sebulan kedepan


"KAmu kan punya salinannya di laptopmu,,, udah gak usah banyak alasan,,, apa perlu tak bilang ke Aulia kalau kamu gak mau bantuin tugasnya selama dia gak ada??? "


Bu Sarah menyela Sebelum Lila menyelesaikan kalimatnya,, karena hampir semua orang panti tau kalau Lila dan Yuda ibarat tikus dan kucing,,, pasti akan bertengkar dimanapun mereka berada


" Jangan buk,, ,iya iya saya ke ruangannya zombi sekarang juga,,, tapi Lila gak mau ikut belanjanya ya bu,, biar si zombi ehhh zombi lagi, ,,maksud Lila si Yuda itu berangkat sama pak Udin supir panti ya buk... "

__ADS_1


" Masih nolak ya??? Ya udah ibu telpon Aulia sekarang juga.. " Bu Sarah meraba saku gamisnya


" Emmm... emmm jangan buk,, iya iya Lila berangkat sekarang juga,,, jangan laporin ke Aulia ya buk,,, bisa-bisa Lila kena hukuman bersihin kolam ikan,,, aduuuh... takuuut... " Lila bergidik ngeri mengingat dulu ia pernah di hukum membersihkan kolam ikan yang lumayan besar sendirian


" Ya udah sana,,, ke mas zombi mu itu,, pasti dia udah nunggu dari tadi.... " goda Bu Sarah dengan senyuman geli


" Iiiiihh... apaan sih buk,,, ya udah Lila berangkat ya,, assalamualaikum..." Lila mencium punggung tangan Bu Sarah dan berlari menuju ke arah kantor Yuda


Tentu Lila sangat takut dengan sikap tegas dan disiplin Aulia,, Aulia bisa menjadi sosok yang sangat perduli pada sahabatnya tapi ketika urusan panti,, dia akan menjadi seperti harimau yang siap menerkam siapa saja yang menentangnya


Bu Sarah tersenyum puas dengan ancamannya,,, ia tau betapa garangnya Aulia kepada para pengurus panti ,,, Aulia sangat bertanggung jawab atas kepentingan Panti menggantikan ayahnya semenjak ayahnya mulai sakit-sakitan ,,, jadi Aulia sangat berusaha keras menjaga amanah ayahnya sebagai pengurus panti dan juga kepercayaan pemilik panti yakni keluarga Rio


...****************...

__ADS_1


__ADS_2