Imam Pengganti

Imam Pengganti
Sebuah Kebenaran


__ADS_3

...Kondisi Rio sudah membaik,,, tentu bukan karena ia teratur makan atau minum obat,, tapi karena doping dari suntikan vitamin dan infus ,,,karena sampai kini Rio tetap masih kehilangan nafsu makannya ,,,...


...Rio jenuh karena harus terus terbaring di ranjang,,,, jadi ia memutuskan untuk jalan-jalan ke taman rumah sakit ,,, namun sebelum Rio sampai di taman ,, ,ia melihat Yuda dan Lila sedang duduk di depan IGD ,,,...


" Assalamualaikum Yud,,,Lil..." Sapa Rio


" Waalaikumsalam...Lho mas Rio ada disini,, sakit apa mas kok Sampek di infus gitu??? " Jawaban Yuda membuat Lila yang tadinya hanya menunduk menahan ngantuk dan juga khawatir langsung mengangkat kepalanya


" Ehhh...Waalaikumsalam mas Rio,,, mas Rio disini juga??? " Lila terperanjat dari tempat duduknya


" Iya.... cuma kondisi badan lagi kurang fit aja,,makanya di infus gini.. "Jawab Rio menutupi rasa sedihnya


" Gitu ya mas,,, jadi mas Rio gak bisa hadir juga di resepsi Aulia hari ini??? Kasian Aulia ,, pasti sedih tanpa kehadiran kita semua..."


" Aku berniat kesana nanti,,, ya semoga saja dibolehin sama mama papa ... tapi ini kenapa kok kalian bisa ada disini???"


" Via sakit mas ,, kemarin pingsan di kamar ,, kondisinya buruk jadi dia harus mendapat perawatan intensif ,, " jawab Yuda


" Emang Via sakit apa??? kok sampai harus dapat perawatan intensif?" Rio mulai penasaran


" Saya juga kurang faham mas,,, ini kami sedang menunggu hasil lab dan rongsen ,, tapi sekarang masih hari Minggu jadi harus nunggu Senin mas ,,,"


...Lila hanya terdiam mendengar percakapan Rio dan Yuda ,, tentu ia tau penyakit yang sedang di derita oleh Via ,,hanya saja ia sudah berjanji pada Via tak akan memberi tau siapapun soal penyakitnya terutama Yuda...

__ADS_1


...Via seorang anak yatim piatu,,, jadi ia sulit mendapatkan donor ginjal,, Via juga tak memiliki cukup uang untuk melakukan operasi,,, jadi ia memutuskan untuk menyembunyikan penyakitnya dari semua orang ,,, kecuali Aulia dan Lila...


" Lil... boleh kita ngobrol sebentar ??? " Ucap Rio


" Iya boleh mas,,, mau bicara soal apa mas??? "


" Kita duduk di bangku taman sana yuk,, biar lebih enak ngobrolnya ,, gak papa kan Yud?? ,,tak pinjam dulu Lilanya..." Rio merasa tak enak karena harus meninggalkan Yuda sendirian


" Iya gak papa kok mas ,, silahkan...." Yuda tersenyum tipis


...Rio dan Lila menuju bangku taman yang terletak dibawah pohon mangga ,,, awal mula mereka membahas soal biaya rumah sakit Via yang akan di tanggung oleh keluarga Rio karena sebagai pemilik panti sudah kewajibannya membantu pengurus panti......


...Namun setelah mereka selesai membahas soal Via ,,, akhirnya Rio mulai sedikit membahas soal Aulia sang pujaan hatinya selama ini.......


" Saya gak kenal mas ,,bahkan Aulia pun juga gak kenal ,,, mas Lutfi anak dari salah satu donatur panti ,,, dan ini perjodohan antara orang tua mas Lutfi dan pak Sulaiman mas ,,,"


" Lalu kenapa Aulia langsung setuju jika ia tak mengenal calon suaminya sama sekali??? "


" Sebenarnya Aulia ingin menolak mas ,,, tapi ia tak punya alasan ,, karena memang semenjak pak Sulaiman sakit-sakitan ,, pak Sulaiman sudah mulai meminta Aulia untuk menikah ,,, Aulia selalu bilang ia sedang menunggu seseorang namun pak Sulaiman tak percaya dengan ucapan Aulia ,,.karena memang ia tak pernah memperkenalkan seorang lelaki pun kepada pak Sulaiman..."


" Maksud kamu menunggu ??? Aulia mencintai seseorang gitu? " Rio mulai menyelidik


" Em-mmm i-iya mas..." jawab Lila kikuk

__ADS_1


"Aduuuh... gimana ini?? kenapa aku keceplosan gini??? nanti kalau mas Rio tanya siapa lelaki itu,, aku harus jawab apa? Kalau aku sampai memberi tahu kebenarannya pada mas Rio,, bisa habis aku di hukum Aulia ,, nanti bukan cuma bersihin kolam ikannya aja bisa-bisa suruh mandiin ikannya sekalian ,,, haduuuh... sereemmm banget bayangin wajah Aulia yang lagi marah...."Monolog Lila dalam hati


" Lil... Lila.....jawab pertanyaan ku??" Rio mulai emosi


" Siapa lelaki yang Aulia cintai?? Apa aku kenal sama dia?? " Rio makin menyelidik


...Lila bingung ,,apa yang harus ia katakan,,, kalau ia jujur sama saja ia menghianati sahabatnya tapi jika ia tak jujur maka Rio pasti akan marah,,, dan tak ada kemarahan yang lebih menakutkan dibanding kemarahan Rio,,, segarang-garangnya Aulia masih jauh lebih garang Rio...


" Lil... cepat jawab !!! " Rio mulai bernada tinggi


...Lila tak ada pilihan lain,,, ia terpaksa jujur ,,,toh sekarang Aulia juga sudah menikah jadi tak ada gunanya juga menyembunyikan kebenaran tentang perasaan Aulia dulu...


" Sebenarnya Aulia dulu mencintai mas Rio,, tapi setelah dia tau kalau mas Rio gak cinta sama dia ,,,, dia mulai membuang rasa cinta itu sedikit demi sedikit ,, hingga akhirnya pak Sulaiman menjodohkannya dengan mas Lutfi ,, dan ia sudah tak ada pilihan lain selain menerima lamaran mas Lutfi,, "


" Apaaa?? Aulia cinta sama aku ???"


" I-iya mas ,, maaf saya sudah bicara lancang tapi memang itu kebenarannya ,,,sekarang mas gak usah kuatir,, Aulia sudah menikah jadi gak akan ganggu mas lagi..."


Deg....!


...Betapa sakit hati Rio setelah mengetahui bahwa orang yang selama ini ia cintai juga mencintainya ,,, namun ia telat menyatakannya hingga pujaan hatinya sudah menikah dengan lelaki lain ...


...Tanpa sepatah kata apapun,,, Rio langsung pergi meninggalkan Lila setelah mendengar kebenaran tentang perasaan Aulia ,,, Rio berjalan dengan tatapan kosong dan terlihat lemas ,,, Lila memangil-manggil Rio berkali-kali namun ia tetap di acuhkan oleh Rio...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2