
...Kini Aulia sudah sampai di parkiran,,,, ia menuju mobil milik Lutfi,,, wajah Lutfi terlihat marah,,, sepanjang perjalanan Lutfi hanya terdiam ,,, Aulia merasa takut dengan sikap dingin suaminya......
" Mas... !" Lirih Aulia
" Hmmm... " jawab Lutfi singkat
" Kenapa dari tadi mas diem aja?? "
" Gak papa... "
" Mas marah sama Aulia..? " Tangan Aulia memegang tangan Lutfi
" Pikir aja sendiri... " Lutfi menghempas kasar tangan Aulia
...Air mata Aulia seketika terjatuh,,, sungguh baru kali ini ia mendapatkan perlakuan kasar dari seorang lelaki,,,, jangan kan perlakuan kasar ,,, sebuah bentakan suara saja sudah sangat menyakiti hatinya apalagi dengan fisik...
...Aulia berfikir,, kemarahan Lutfi mungkin karena melihatnya sedang berduaan dengan Rio,,, rasa berdosa menyelimuti hatinya karena sudah menyakiti hati suaminya...
__ADS_1
" Maaf mas,,, tadi pas dari toilet saya ketemu mas Rio sebentar,,, saya cuma tanya mas Rio sakit apa gitu aja kok mas,, mas jangan marah ya...!"
...Lutfi tetap diam tak menanggapi perkataan Aulia, tentu ia merasa sangat sakit hati saat ia melihat pemandangan bahwa istrinya sedang berpelukan dengan lelaki lain,,,...
...Saat Aulia pamit ke toilet,,, ia tak sengaja melihat Rio mengikuti Aulia dari belakang jadi setelah membawa Lila ke dalam mobil pak Udin supir panti,,, ia segera berlari menyusul Aulia ke toilet,, namun apa yang ia dapati, ia justru melihat Aulia sedang berpelukan dengan Rio...
" Maaaaas... " isak tangis Aulia makin menjadi namun tak mendapati respon dari Lutfi sedikitpun
...Hingga mobil mereka kini sudah sampai di panti,,, suasana duka mengisi halaman panti,, banyak anak-anak yang menangis memangil-manggil nama Via,,...
" Kamu turun apa gak??? " bentak Lutfi
...Saat Aulia membuka mata,,, Lutfi sudah tidak ada di sampingnya ,, ia di tinggal sendirian di mobil membuat tangisnya makin menjadi ditambah lagi suara tangisan dan teriakan anak-anak panti yang memanggil nama sahabatnya ,, sungguh perasaan Aulia saat ini campur aduk seakan hatinya dibuat remuk hanya dalam sekejap...
...****************...
...Prosesi pemakaman Via sudah selesai dengan cepat dan lancar,,, kini semua keluarga panti mulai membacakan tahlil dan surat yasiin untuk almarhumah...
__ADS_1
...Keadaan Lila saat ini sudah jauh membaik setelah mendapatkan perawatan jasmani dan rohani,,, tak henti-hentinya bu Sarah memberikan air minum yang sudah di bacakan Doa-doa oleh pak Sulaiman ,,, Pak Sulaiman meminta pertolongan pada Allah agar diberi kekuatan dan keikhlasan pada Lila Untuk melepas kepergian Via...
...Berbeda dengan Yuda,,, saat ini ia hanya berdiam diri di kamar,, ia membaca isi pesan Via berulang kali,,, seolah ia ingin memahami isi dari pesan Via,, namun saat ini ,hati dan fikiran sedang blank,,, hingga ia tak bisa berpikir jernih dan hanya ingin teriak melepas amarahnya pada Lila...
" Ya allah bukan hamba menolak takdirmu,, tapi hamba merasa ini tak adil,, hamba merasa ini sangat berat ,, hamba merasa tak berdaya lagi ya Allaaaaah.... " Teriak Yuda dengan isak tangisnya
...****************...
...Aulia di beri izin oleh Lutfi untuk menginap di panti ,,, tentu karena pak Sulaiman yang memintanya jadi ia tak enak hati untuk menolak......
...Lutfi segera pamit pulang seusai tahlil hari pertama Via meninggal,,, Aulia mengikuti langkah Lutfi yang semakin lama semakin cepat menuju mobil...
" Mas... kalau mas gak ijinin Aulia nginep disini gak papa,,, biar Aulia pamit pulang ke ayah sama ibuk... "
...Lutfi tak menghiraukan perkataan Aulia,,,.ia langsung melajukan mobilnya tanpa menoleh pada Aulia,,, Aulia tak mampu menahan air matanya ,, sungguh sakit rasa hati tak di hiraukan seperti ini...
...Aulia berfikir mungkin karena mereka masih belum begitu kenal satu sama lain,,, jadi tak dapat memahami satu sama lain,,,Fikirannya dipenuhi dengan pertanyaan bagaimana cara mengatasi suaminya yang sedang marah saat ini??? ...
__ADS_1
...Sungguh tak bisa dijelaskan bagaimana perasaan Aulia saat ini,,, sudah ditinggal sahabatnya pergi ditambah lagi suaminya yang marah ,,, ...
...****************...