
Rio meminta Sella untuk booking 1 kamar lagi , entah nomer 11/12/15 yang penting salah 1 dari nomor itu yang memang masih kosong
Sella hanya menuruti perintah artisnya tanpa menanyakan alasannya , karena ia takut akan menganggu mood Rio di pagi hari,
Akhirnya Rio mendapatkan kamar nomor 11 yang tepat berhadapan dengan kamar nomor 14 , Rio segera masuk dan mengambil kursi untuk berjaga-jaga tepat di belakang pintu kamarnya
Selama hampir 1 jam , Akhirnya Rio mendengar pintu kamar 14 terbuka , ia melihat wanita muda seumuran dengan Aulia keluar dengan pakaian seksi dan rambut basah terurai serta membawa koper
Wanita tersebut berhenti di depan kamar nomor 15 dan membukanya lalu masuk
Sementara kamar nomor 14 masih terbuka , Rio yakin masih ada seseorang di kamar tersebut ,karena tak mungkin pintu akan dibiarkan terbuka begitu saja kalau memang sudah kosong
Dan akhirnya , rasa penasarannya sudah terjawab , Lutfi keluar dari kamar nomor 14 , dengan rambut yang juga basah dan acak-acakan serta berjalan terburu-buru
Rio tak tinggal diam , ia segera keluar dari kamarnya dan langsung menepuk pundak Lutfi dari belakang
" LUTFI "
Lutfi langsung menoleh dan sangat terkejut bahwa orang yang tadinya ingin ia hindari ternyata sudah berada tepat di depan matanya saat ini
Lutfi gelagapan dan salah tingkah
" Kamu ngapain disini? mana Aulia ? apa dia ikut kesini juga ? " ucap Rio dengan rententan pertanyaan nya
Lutfi tak dapat menjawab pertanyaan Rio , ia mencoba menghindar dari Rio tapi langsung dihadang begitu saja oleh Rio
" Kenapa? kamu mau kemana? "
" Kamu jangan ikut campur , ini urusan ku bukan urusanmu " Ucap Lutfi
" Tentu ini urusanku , karena semua yang berhubungan dengan Aulia adalah urusanku " Rio tersenyum sinis
" Sudah aku bilang , kamu jangan pernah ikut campur dalam urusan Aulia "
" Kenapa? kamu takut aku ngaduin kamu ke Aulia? kamu takut Aulia akan pergi ninggalin kamu kalau sampai dia tau, bahwa saat ini suaminya sedang bersama wanita lain? "
" Diam , aku peringatkan sekali lagi , kamu jangan pernah hubungi istriku lagi "
" Kenapa kalau aku hubungi Aulia ? apa kamu takut kalau Aulia akan meninggalkanmu dan kembali padaku ? "
__ADS_1
" Kurang ajar "
Bugh...! Bugh...!! Bugh...!!!
Pelayan hotel yang melihat mereka dari cctv , langsung berlari melerai Lutfi dan Rio , tentu kali ini Rio berani membalas pukulan Lutfi, berbeda dengan sebelum-sebelumnya , karena kali ini ia berjuang membela ketulusan hati Aulia pada suami hidung belangnya
Anggi yang mendengar ada ramai-ramai langsung keluar dari kamarnya dengan menggendong Wawan ,
" Papa papa " panggil Wawan ke arah Lutfi , dengan cepat Rio menghentikan pukulannya saat mendengar seorang anak kecil memanggil Lutfi dengan sebutan Papa
" Mas Lutfi ,kamu kenapa kok bertengkar kayak gini ? " Anggi mencoba membantu Lutfi untuk berdiri
" Hahaha... Jadi kamu sudah punya anak ? dan ini istri keduamu? apa Aulia tau soal ini? " ucap Rio mencoba menahan emosi nya di depan anak kecil
" Lo ini Rio penyanyi itu kan? iya kan ? " tanya Anggi saat melihat ke arah Rio
Rio mengulas senyum , sementara Lutfi masih sibuk mengusap darah yang mengalir di bibirnya
Anggi sangat menyukai suara Rio dan juga parasnya yang tampan , ia tak menyangka bisa langsung bertatap muka dengan penyanyi idamannya
" Mas Lutfi kenal sama artis Rio ini? " Tanya Anggi penasaran
Rio tersenyum puas dengan apa yang ia lihat saat ini, setidaknya ia sekarang sudah tau kebusukan suami dari pujaan hatinya
Tanpa banyak kata , Rio meninggalkan Lutfi dan Anggi ,
Rio menuju kamar Sella dan ia mengambil hp dari saku jaketnya ,
" Tunggu aku honey , aku akan menyelamatkan mu dari lelaki buaya darat itu " gumam Rio
Sella yang melihat Rio sedang bicara sendiri langsung bertanya karena ia takut otak Rio sedikit terganggu lagi setelah beberapa saat sudah mulai membaik
Sella mencoba menanyakan alasan kenapa harus kekamarnya sepagi ini , karena memang jadwal manggungnya yang masih lama yakni di jam 3 sore nanti
Rio hanya tersenyum , ia membuka kiriman hasil cctv di hpnya
Ya otak cerdas Rio sedang merasukinya pagi ini , ia memiliki otak encer hingga akhirnya ia meminta hasil rekaman cctv ke manager hotel dan berjanji tak akan mempublikasikan nya , akan tetapi hanya akan dijadikan sebagai tanda bukti sebuah perselingkuhan saja
Rio meminta tolong Sella agar memesankannya kopi pahit untuk mengatasi ngantuknya
__ADS_1
Sella langsung menelfon pihak resepsionis dan memesan kopi pahit serta susu putih untuknya
" Kamu kenapa ? Kok pagi banget kesininya? " Tanya Sella heran melihat ada lebam merah di pipi Rio
Sella merasa ada yang aneh dengan Rio , Sella tentu tak tau kalau Rio sudah berkelahi dengan Lutfi pagi ini , karena memang letak kamar Rio dan Sella di lantai 5 sedangkan kamar Lutfi berada di lantai 2
" Sampai kapan kita ada di Bali mbak? " Tanya Rio
" Besok kita pulang Rio, soalnya besok lusa kamu ada performance di Malang dan hari Minggu nya kamu lanjut performance di Jakarta " Sella menjelaskan
Rio tersenyum puas , akhirnya ia punya waktu untuk menemui Aulia secara langsung besok
Rio akan memberikan bukti kebusukan Lutfi pada Aulia , ia sungguh tak terima jika pujaan hati yang sudah ia relakan untuk suaminya malah harus terhianati
**
Sementara di kamar nomor 15 , Lutfi sedang merasa ketakutan karena rahasianya telah terbongkar bahkan tak tanggung-tanggung, Rio saingannya lah yang sudah mengetahuinya terlebih dahulu
Lutfi tak dapat berfikir jernih, ia bahkan terus marah-marah pada Anggi yang selalu bertanya penyebab dari perkelahian Lutfi dengan Rio
Mama Rosi memilih membawa Wawan keluar karena Wawan yang terus menangis melihat papanya teriak-teriak sejak tadi
Rasa kepo Mama Rosi mulai bermunculan , ada hubungan apa antara Lutfi dan Rio sang artis itu,
Mama Rosi berharap bisa mendapatkan informasi penting dan ia berniat untuk mengumbar gosip yang bisa menjadikan ia terkenal dan memiliki banyak uang
Tentu di benak mama Rosi , uang adalah alasan utama untuk ia hidup bahagia
Mama Rosi menuju receptionis untuk meminta hasil cctv perkelahian tadi pagi ,namun langsung di tolak oleh receptionis tersebut karena itu sudah aturan dari managernya
Mama Rosi nampak kecewa , karena ternyata rencananya ingin menjadi terkenal dan banyak uang gagal
Wawan masih terus menangis membuat Mama Rosi kehilangan kesabaran dan langsung menutup mulut Wawan dengan kedua tangannya
Hal itu di lihat oleh manager hotel yang sedang lewat , ia langsung menegur Mama Rosi namun mama Rosi tak perduli karena percuma juga berdebat dengan manager hotel yang ia tempati saat ini, toh ia juga akan pulang siang ini
Sungguh Mama Rosi adalah nenek yang kejam dan tak berperasaan,
Yang setuju angkat jempolnya ya!!!
__ADS_1
...****************...