Imam Pengganti

Imam Pengganti
25 juta


__ADS_3

Siang ini Mama Hani menghampiri Lutfi di kamarnya ,,, mama Hani mengetuk pintu kamar Lutfi dan memanggil Lutfi berkali-kali,, namun tak ada jawaban sama sekali dari anaknya ,, mama Hani khawatir karenaLutfi tak keluar sejak kepulangannya tadi malam


Mama Hani heran kenapa anaknya tadi malam pulang dengan penuh amarah dan mata yang dipenuhi air mata,, ia curiga ini ada hubungannya dengan menantunya jadi ia mencoba menghubungi Aulia


[" Hallo... Assalamualaikum "]


^^^[" Waalaikumsalam ,, ini Bu Sarah ya? Mana Aulia buk? " tanya mama Hani saat mendengar ternyata suara Bu Sarah yang di sebrang telfon bukanlah Aulia]^^^


[" Aulia masih tidur , badannya demam akibat ulah anak ibu tadi malam " jawab Bu Sarah dengan nada menahan emosinya]


^^^[" Maksud ibu apa? "]^^^


[" Lutfi sudah menampar anak saya buk, baru kali ini ia mendapat kekerasan dari seseorang, kami sebagai orang tua sangat sakit hati atas sikap Lutfi buk "]


^^^[" Apa? Lutfi menampar Aulia, kok bisa? jujur anak kami tak pernah berbuat kasar seperti itu dari dulu buk, mungkin Aulia berbuat salah hingga membuat emosi Lutfi memuncak " mama Hani tetap mencoba membela anaknya]^^^


[" Maaf buk,, saya matikan dulu telfonnya ,lebih baik ibu tanya langsung sama anak ibu, karena percuma saja saya menjelaskan kalau anda masih tetap membela anak anda yang jelas-jelas bersalah , Assalamualaikum "]


Ibu Sarah segera menutup telfonnya,, bahkan sebelum ia mendengar jawaban salam dari mama Hani,,, ibu Sarah tak mau memperburuk keadaan jika ia sampai harus bertengkar juga dengan besannya


...****************...


Bik Nah dibuat bingung dengan sikap mama Cindy,,,, mama Cindy mondar mandir di ruang tamu,, bahkan mama Cindy menolak untuk makan siang ,,, sedangkan tadi pagi mama Cindy hanya sarapan 1 roti bakar itu pun tak habis


Bik nah takut dengan kesehatan majikannya,, apalagi saat ini suami dan kedua anak mama Cindy sedang tidak ada dirumah,,,


" Ibuk kenapa? kok kayak gelisah gitu ? " tanya bik Nah memberanikan diri


" Ini lho bik,,, Rio kok gak pulang ya dari kemarin! gak ngasih kabar juga !! tak telfon pun gak di angkat,,, saya coba tanya Wulan katanya gak tau apa-apa ,, tapi perasaan saya ini gak enak bik, saya takut Rio kenapa-napa" ucap mama Cindy tetap dengan gaya mondar-mandir nya


" Mungkin itu cuma perasaan ibuk aja ,, apa ibuk sudah hubungi pak Dedik? "


" Kalau papa Sih ya sudah pasti selalu ngasih kabar ,,jadi saya bisa tenang,, tapi ini kok perasaan saya kayak ada yang ganjal gitu ya bik?? "


" memangnya mas Rio pamit kemana kemarin buk? "


" Oya... kenapa saya gak kefikiran buat nelpon Bu Sarah ya!! makasih bik udah ngasih saya solusi " nampak ada lampu kuning yang menyala di atas kepala mama Cindy

__ADS_1


Mama Cindy pun bahkan langsung menghilang dari hadapan bik Nah,, sekali lagi bik Nah dibuat bingung dengan tingkah majikannya ,,, bukannya menjawab pertanyaannya tapi malah berterimakasih,,


Siapa coba yang gak bingung ,,ya kan guyssss !!!


Kini mama Cindy merasa sedikit lega saat bik Nah memberikan ide brilian mengenai kegelisahannya,,, ia segera mengambil hp dikamarnya dan menelfon Bu Sarah


Saat mama Cindy mencari nama Bu Sarah ,, tiba-tiba ada panggilan masuk dan tertera nama Rio disana,,,


Dan benar saja , Rio menginap di panti karena harus mengurus urusan panti , tapi ia lupa menghubungi mama nya karena batrai habis dan ketiduran jadi baru bisa ngasih kabar hari ini


" Ya udah kalau kamu masih di panti mama bisa tenang ,, baru aja mama mau telfon Bu Sarah tapi ternyata kamu nelfon mama duluan nak "


Deg...!!!


Jantung Rio langsung berdegup kencang saat mendengar mamanya akan menelfon Bu Sarah, andai ia telat sedetik saja pasti mamanya sudah pasti tau keadaannya saat ini


Tapi syukurlah Rio masih beruntung karena ia yang lebih dulu menghubungi mamanya,,karena kalau tidak semua akan makin runyam


" Kalau gitu Rio matiin dulu telfonnya ya Ma , Rio mau lanjut buat laporan ini Ma ."


" Siap Ma "


" Selamat melanjutkan aktifitas nak, assalamualaikum "


" Waalaikumsalam Ma..."


Syukurlah ,, keberuntungan masih berpihak pada Rio hingga mamanya dengan mudah percaya akan kata-katanya,,, tapi ia mulai dilema saat mamanya menunggunya pulang nanti malam,, di tambah lagi besok ada jadwal manggung di luar kota ,, sedangkan wajahnya saat ini masih lebam karena ulah Lutfi


Rio menghubungi Sella managernya ,, ia mencoba mencari cara untuk membatalkan jadwal manggungnya besok tapi Sella menolak,, sudah terlalu banyak pinalti yang harus ia bayar akhir-akhir ini,,,.mungkin bagi Rio uang adalah urusan yang mudah ,, tapi bagi Sella dan asisten lainnya itu sangatlah sulit ,, karena kalau karir Rio hancur maka akan mempengaruhi pekerjaan mereka juga,,


Rio tak ada pilihan lain,, ia tak bisa membiarkan orang-orang yang selama ini bekerja keras untuknya harus menderita karena keegoisannya


Rio berdiri di samping jendela ruangannya ,, ia sedang memikirkan apa yang harus ia lakukan agar wajah lebamnya tak terekspos awak media dan rekan-rekannya ,,,


" Assalamualaikum mas..." Yuda datang dengan wajah semringah


" Waalaikumsalam salam,, kamu kenapa ??? datang - datang kok senyum-senyum gitu " Rio tak menyadari,, bahwa apa yang sudah ia berikan pada Yuda ibarat kejatuhan durian runtuh bagi Yuda ,, hingga membuat Yuda merasa sangat bahagia

__ADS_1


" Ini mas ,,, hp pilihan mas bagus banget ,, fiturnya lengkap ditambah lagi kameranya depan belakang yang sangat jernih " Yuda memperlihatkan hp baru nya pada Rio ,,


Yuda bersikap seolah SPG dari hp tersebut ,, menyebutkan semua fitur dan keunggulan dari hp tersebut,,, Rio merasa sikap Yuda sangatlah norak tapi lucu untuk di tonton,,, Yuda bahkan meneteskan air matanya karena sangking bahagianya bisa memiliki hp seperti ini,,, semuanya seakan hanya sebagai mimpi belaka bagi Yuda


" Tapi mas??? maaf saya sudah menghabiskan uang d ATM ini??? " wajah Yuda seketika berubah sendu


" Apaaaa????" Rio terkejut dengan ucapan Yuda ,, bagaimana bisa uang 1 milyar lebih bisa habis begitu saja


" Iya mas,,, saya minta maaf ,, tadi saya gak tanya harga dulu tapi malah langsung nelfon mas ,,, " Yuda ketakutan melihat wajah Rio yang begitu terkejut


" Maksud kamu gak tanya harga ?? "


Tentu Yuda bukan orang yang sembrono dan memanfaatkan kebaikan orang lain,, saat d counter tadi Yuda sudah menelfon Rio agar memilihkan hp untuknya ,,, serta membelikan beberapa perlengkapan hp lainnya ,,, karena Yuda takut salah dalam memilih dan menentukan harga untuk hp nya


Setelah Rio memilihkan hp dan beberapa perlengkapan hp lain yang dirasa cocok untuk Yuda ,, akhirnya Rio menyuruh Yuda menyerahkan ATM kepada penjual dan memasukkan PIN yang sudah Rio berikan pada Yuda tadi ,,


Namun Yuda merasa sangat terkejut ketika ia menerima nota dan tertera angka 25.800.000 ,,, ia ingin membatalkan pembeliannya namun ia tak ada keberanian untuk melakukannya


" Jujur tadi saya terkejut saat melihat nota pembelian Sampek 25 juta lebih mas,,,tapi saya juga gak berani mau balikin hp dan beberapa barang lainnya ,, kalau mas mau,, nanti pulang dari sini tolong anterin saya balikin semua ini ya mas "


" Kenapa di kembalikan Yud?"


" Isi ATM mas pasti tinggal dikit gara-gara saya,, saya benar-benar minta maaf mas ,,saya gak tau kalau habisnya sampai segitu banyak,,, saya fikir tadi sekitar 5 jutaan ternyata Sampek 25 juta lebih mas "


Rio yang tadinya panik mendengar uang d ATM nya habis langsung tertawa terbahak - bahak karena ucapan Yuda ,,, Rio fikir benar-benar habis ternyata hanya berkurang secuil saja tapi Rio sadar mungkin itu angka yang besar buat Yuda jadi ia tak akan menyebutkan angka uang yang masih tersisa di ATM nya nanti bisa-bisa Yuda pingsan saat mendengarnya heheheh


" Gak usah di kembalikan Yud ,,, sisa uang di ATM nya masih bisa buat beli hp yang seharga punya kamu lagi kok ,, jadi gak usah ngerasa bersalah gitu,,lagian tadi kan aku sendiri yang milihin buat kamu ,, "


" Beneran mas ,,, ini gak usah dikembalikan?? "


Rio mengangguk,,, Rio bahkan menenangkan Yuda yang masih terlihat sungkan tapi nampak jelas ada kebahagiaan yang terpancar di wajah Yuda ,, Rio mempersilahkan Yuda mencoba hp barunya sementara ia mulai berfikir lagi bagaimana ia bisa tampil di panggung besok


...****************...


--


--

__ADS_1


__ADS_2