
Lila sedang membantu ibu Sarah mempersiapkan kebutuhan Aulia untuk acara besok di Malang,,,, sementara Via masih tak mau keluar dari kamar karena kejadian tadi pagi...
" Lil...coba habis ini kamu liat Via ,, ,kenapa dia gak keluar dari pagi,,, takutnya dia sakit kalau sampai gak makan seharian ,,, " ucap ibu Sarah
" Iya buk... " Lila .mengangguk
Lila tak mungkin bisa menolak perintah ibu Sarah ,, karena kalau ia menolak pasti ancamannya tetap sama ,,,.Aulia sahabatnya itu
Padahal sebenarnya Lila takut untuk bertemu Via karena ucapannya tadi pagi,,, namun dalam lubuk hati yang paling dalam ,,,ia juga khawatir dengan keadaan Via
" Assalamualaikum Vi....Via..." Lila terus mengetuk pintu kamar Via namun
masih tak mendapati jawaban sahabatnya tersebut
Seketika Lila mulai panik dan bingung harus bagaimana ,,, takut kalau penyakit Via kambuh ,,, niat hati ingin minta tolong ibu Sarah namun takut mengganggu kesibukan beliau,,, tanpa berfikir panjang ,,,ia berlari menuju kantor Yuda ,,
" Assalamualaikum... Assalamualaikum.,. "Lila mengetuk kantor Yuda berkali-kali namun tak ada jawaban ,,,
Tak ada jalan lain,,, Lila terpaksa menuju kamar Yuda ,,,letak Kamar Yuda paling ujung dari deretan musholla dan ruang rapat ,,, perasaannya saat ini sedang campur aduk,,, Antara malas ketemu Yuda dan berurusan dengan Yuda namun ia tak ada pilihan lain selain meminta bantuan Yuda
__ADS_1
Lila berlari dengan kencang karena memang kamar Yuda yang cukup jauh dan sedikit seram karena hari sudah malam dan sepi,,,
Rasa takut , marah , benci , malas seketika hilang ketika ia mendengar suara Yuda sedang melantunkan ayat suci Al-Quran,,, sungguh sangat menenangkan hati Lila ,,, ia bukannya mengetuk pintu kamar Yuda namun malah bersandar di pintu berniat terus mendengar lantunan Alquran Yuda
" Ehm....Ehmmmm....."
" Astaghfirullah... " Teriak Lila ketika ia mendengar deheman Yuda dengan kepala Yuda yang nongol di jendela
" Ngapain malam-malam gini keluyuran di kamar cowok?? nguping lagi...!!!"
" Emm..anu mas ,, eh mas,, maskudku zom,, ...." Lila merasa ada yang aneh dengan dirinya sendiri
" Hahahaha... kesambet setan apaan kamu?? Sampek panggil mas segala...." Yuda merasa lucu dengan sikap Lila saat ini
" Udah-Udah gak penting ,,, yang penting sekarang kita harus segera ke kamar Via ,,, sejak pagi tadi dia gak mau keluar kamar ..."
Yuda yang mendengar kekasihnya sedang dalam bahaya langsung membuka pintu kamarnya dan berlari menuju kamar Via ,,, Lila pun juga ikut berlari tak jauh dari Yuda
Yuda putus asa setelah beberapa salamnya tak di jawab oleh Via ,,, ia meminta izin Bu Sarah dan Pak Sulaiman untuk mendobrak pintu kamar Via ,,, tentu saat ini Bu Sarah dan Pak Sulaiman juga ikut panik karena mendapati kabar dari anak-anak panti kalau Lila tak berhasil membujuk Via keluar dari kamarnya...
__ADS_1
3 kali gubrakan ,,akhirnya.....!!
Brugh....!!!
Pintu kamar Via terbuka ,,, semua orang terkejut mendapati Via yang terbaring di lantai dengan wajah pucat dan badan dingin,,, salah satu anak Panti berlari menuju ruangan pak Udin supir panti ,, tentu itu atas perintah pak Sulaiman,,, mereka harus segera membawa Via kerumah sakit
Pak Udin, Lila dan Yuda yang mengantar Via kerumah sakit karena ibu Sarah besok harus menghadiri acara Aulia jadi mereka harus tetap berada di panti,,,
Sesampainya di UGD pasuruan ... Via harus di rujuk kerumah sakit Soetomo Surabaya ,, karena perlengkapan alat medis di Pasuruan kurang memadai,,,
" Via...via.... banguuuun...." Tangis histeris Lila terus memanggil nama sahabatnya
" Tenang Lil,,, kita minta pertolongan Allah,, semoga Via baik-baik saja...." Yuda mencoba menenangkan Lila ,,, padahal dalam hatinya ,,ia juga ingin menangis teriak melihat orang yang ia cintai terkulai lemah tak sadarkan diri
Lila dan Yuda ikut berada di mobil ambulance menuju Surabaya ,, sedangkan pak Udin harus pulang atas perintah Yuda karena takut di butuhkan di panti untuk acara Aulia besok
Setibanya di rumah sakit Surabaya,, Via mendapatkan perawatan intensif ,, Lila dan Yuda masih tetap setia menunggu di depan ruang UGD ,,,
...****************...
__ADS_1