Imam Pengganti

Imam Pengganti
Bom


__ADS_3

...Lila dan Yuda pergi ke sebuah mall di Malang ,,, mereka menggantikan Aulia untuk bertemu sekertaris mall dengan tujuan pembahasan beberapa kegiatan yang akan dilakukan oleh pemilik mall di panti...


...Yuda terkejut saat melihat 2 orang wanita yang juga ikut bergabung di antara Perbincangan mereka ,,, Yuda nampak menahan amarah disana ,,, sementara 2 wanita tersebut terlihat sangat bahagia saat bertemu dengan Yuda...


...Lila berjabat tangan dengan sekertaris mall dan kedua wanita tersebut ,, seorang wanita yang satu sudah paruh baya bila diliat seumuran dengan ibunya dan yang satunya lagi masih muda , cantik ,baju sopan namun tak memakai hijab ,,...


...Sementara Yuda hanya menjabat tangan sekertaris mall tanpa menghiraukan uluran tangan kedua wanita tersebut,,, ingin rasanya Lila marah melihat sikap Yuda ,,, tapi ini bukan saat yang tepat baginya untuk memarahi Yuda...


...Semua rancangan kegiatan sudah tertulis jelas di map hijau yang Lila pegang saat ini,,, Lila juga sudah menerima amplop coklat berisikan dana untuk semua kegiatan di panti yang akan dilakukan 2 minggu lagi...


...Kini Lila dan Yuda pamit undur diri ,,, bahkan Yuda menolak tawaran makan wanita paruh baya tersebut ,,, Lila sebagai partnernya merasa tak enak hati atas sikap Yuda ,,jadi ia mewakili Yuda untuk meminta maaf...


" Maaf ya Pak,,, Buk,,,,Mbak..!!!. maaf atas sikap kami yang kurang berkenan ,,, kami masih ada keperluan lain jadi kami mohon untuk undur diri dulu ya!!!! " ucap Lila sopan


" Iya gak papa kok mbak,,,, semoga lain kali kita bisa ngobrol dan makan bersama dengan mbak Lila dan Mas Yuda ya,,,!!! " ucap lembut wanita paruh baya tersebut,,, sebut saja namanya Bu Vivi


" Iya Bu,,,, terima kasih,,, kami permisi dulu..."


...Lila menjabat tangan Pak Diki sang sekretaris dan Bu Vivi serta anak nya yang bernama Manda,,, sementara Lutfi hanya menjabat tangan pak Diki dan tak menoleh sedikitpun pada Bu Vivi dan Manda...


...Lila dengan sedikit berlari mengejar Yuda yang sudah sedikit jauh darinya,,, ia merasa ada yang aneh dengan Yuda,,seolah Yuda mengenal kedua wanita tersebut,,...


" Kamu kenapa..? " tanya Lila yang sudah berhasil berjalan beriringan dengan Yuda


" Gak papa..."


" Tapi kan sikap kamu itu bikin aku malu ,,, keliatan gak sopan banget tau sama mereka..."


" Udah gak usah di bahas,,!! kamu mau makan apa gak??? kalau gak kita langsung pulang aja..." Yuda mengalihkan pembicaraan nya

__ADS_1


" Ya makan donk,,, gak mungkin aku pulang dengan perut kosong,,, mumpung disini,, ayo kita nonton bioskop sekalian makan pop corn juga yook ..."


" Gak ah males ,,, kamu kalau mau ,, liat aja sendiri..."


...Wajah Lila berubah sendu mendengar perkataan Yuda ,,, padahal ia sangat berharap bisa nonton bioskop seperti Via ,,, Via sering cerita kalau tiap ke malang ,,ia pasti nonton bioskop dan makan popcorn ,, benar-benar bisa menikmati masa mudanya sebelum sahabatnya pergi untuk selama-lamanya...


...Via memang dulu sering ke malang bahkan 1 bulan sekali,,, itupun di ajak jalan-jalan oleh keluarga Yuda ,,,, Dan sedihnya Lila selalu kebagian cerita bahagia sahabatnya saja tiap pulang dari jalan-jalan,,...


" Ayo cepetan jalannya ,,aku gak mau lama-lama disini,,, bisa meledak ini badanku..."


" Emang kamu bawa Bom?? " ucap Lila melirik pada Yuda


...Yuda langsung tertawa dengan pertanyaan Lila ,,, bagiamana bisa Lila berfikir kalau Yuda membawa bom,,,...


" Hussst...ditanya kok malah ketawa sih,,.kamu beneran bawa Bom???" wajah Lila tegang


" Iya ini tak taruh tasku,,, makanya ayo cepetan jalannya,, nanti kalo kita udah keluar dari mall ini ,,,.tombol bom nya langsung tak pencet ,,biar habis semua orang yang sudah berbuat dzolim disini ..."


...Yuda terdiam dengan perkataan Yuda ,,, ia tak menyangka sikap Lila ternyata cukup baik,,, dia bisa memikirkan orang lain juga,,...


" Iya...iya ... maaf Bu nyai saya khilaf,, lagian mana mungkin saya bawa Bom,, La kan saya punya uang bisa buat makan aja untung-untungan,,, gimana bisa saya beli bom yang mahal-mahal gitu hehehe...." Yuda menggaruk rambutnya yang tak gatal


" Iiiih...kamu ini,,bikin orang panik aja ,,, ya udah ayo kita makan,, nanti aku yang traktir,,,!! gitu aja tadi diajak nonton bioskop gak mau,,bilang aja kalau gak punya uang gitu lho,,, kan ya pasti tak bayarin ..."


...Raut wajah kecewa tertera di wajah Lila ,,karena mereka kini sudah keluar dari mall dan juga sampai di parkiran mobil ,,,...


... Ya mereka menggunakan mobil panti ,,, Yuda sudah bisa menyetir mobil dan punya SIM sejak dulu,,,...


...Karena pernah suatu saat pak Udin supir panti ijin beberapa hari tak masuk kerja untuk merawat istrinya yang sedang sakit ,,jadi disitulah Yuda mulai belajar menyetir dan setelah bisa ia pun segera mengurus SIM demi kepentingan panti...

__ADS_1


...Diperjalanan Lila terus mengomel dengan sikap Yuda tadi,,, sementara Yuda hanya terdiam dan menganggap suara Lila seperti radio rusak,,, hingga Yuda menghentikan mobilnya di alun-alun malang batu ,,,...


" Kita ngapain berhenti disini??? " tanya Lila dengan nada sewotnya karena ia merasa tak dihiraukan oleh Yuda dari tadi


" Ayo makan rujak cingur diwarung sebrang sana ,, enak banget lho,, kamu pasti ketagihan"


" Hmmm rujak cingur ,, mau donk,, ayo..ayo..."


...Yuda berjalan memimpin di depan Lila ,,, Lila dengan penuh takjub melihat sekeliling,,, ada kincir angin , bentuk pahatan beberapa apel dan buah lainnya,,, serta begitu banyak pedagang beraneka macam yang di jual disana ,,, tak lupa banyak pula orang-orang yang berfoto disana...


...Yuda menghentikan langkahnya saat hendak menyebrang,, sementara Lila yang masih asyik memandangi sekelilingnya tak menyadari kalau Yuda berhenti ,,dan alhasil...


Duuugh...!


...Lila menabrak Yuda...


" Aduuuh ... " Lila mengusap dahinya yang tak sakit namun hanya gerakan reflek saja


" Emang kalau jalan itu gak pernah pake mata kamu ini..." bentak Yuda


...Sementara Lila hanya terdiam,, ia mengingat kejadian saat Via marah padanya gara-gara kemarahannya pada Yuda soal mata dulu,,, jadi Lila tak menanggapi perkataan Yuda dan hanya menunduk penuh penyesalan...


...Yuda melihat Lila yang hanya menunduk merasa tak tega ,,, mungkin sikapnya hari ini memang keterlaluan,, dimulai tidak sopan pada donatur ,hingga menolak di ajak nonton bioskop dan kini ia juga membentaknya...


...Yuda meminta maaf pada Lila dan Lila hanya mengangguk ,,tak ada jawaban , Omelan , celotehan serta Amarah Lila disana membuat Yuda merasa tak enak hati dengan sikap Lila...


...Yuda memegang tangan Lila dan menyebrang setelah kendaraan sudah sepi,,, Lila terkejut dengan sikap Yuda yang secara tiba-tiba itu,,, ada perasaan malu dan jantung yang berdetak dengan begitu cepatnya...


...****************...

__ADS_1


---


--


__ADS_2