Imam Pengganti

Imam Pengganti
Tak Di Anggap


__ADS_3

*** Sabar dulu ya,,, sebentar lagi kita tuntaskan semuanya di lautan istriku...*** monolog Lutfi dalam hati


Saat ini tentu very hanya melirik geli dari spion dalam mobil ,,,, ia melihat jakun Lutfi yang naik turun dengan pandangan tertuju ke ke arah gunung dan lautan milik istrinya


Very menggelengkan kepalanya saat sesekali Lutfi mengambil kesempatan memegang 2 gunung milik Aulia....


" Mas... apa kita perlu mampir beli sesuatu dulu???..." Tanya Very membuyarkan lamunan mesum Lutfi


" Sssssttt...jangan berisik nanti istriku bangun ..." Lirih Lutfi melotot ke arah Very


Very hanya mengangguk pelan tanda mengerti perkataan Lutfi ,,, kini mobil yang di kendarai Very sudah sampai di halaman rumah Lutfi ,,


Very membukakan pintu penumpang dimana Lutfi duduk dan Lutfi mencoba mengangkat perlahan tubuh seksi Aulia ke dalam pelukannya


" Emmmmmmhhhh... . "Aulia menggeliat

__ADS_1


" Eh mas... Udah sampai ya!! Maaf aku ketiduran dari tadi...." Aulia merasa tak enak


" Iya gak papa sayang... Ayo sini aku gendong aja masuk rumahnya..." tawar Lutfi


" Ah... Gak ah mas ,, aku bisa jalan sendiri..." wajaH Aulia memerah karena malu.


" Ya udah...ayo kita segera masuk ke kamar kita... Pentungan mas udah gak sabar nih... " mata Aulia menuju ke arah dimana mata Lutfi tertuju ,,, wajah Aulia makin memerah menahan malu


Akhirnya mereka turun dari mobil dan masuk kerumah ,,, Very yang merupakan adik sepupu sekaligus partner kerja Lutfi pamit undur diri sebelum ia benar-benar tak dianggap disana...


Tentu saja ,, sejak perjalanan dan sampai rumah pun,,,, tak ada kalimat yang terlontar dari mulut Lutfi padanya ,,,ya meskipun sekedar ucapan terima kasih hohohohho ,,, yang ada malah hanya 1 kalimat itupun menyuruhnya untuk tak berisik...


*** Oh...ho... Melasnya diriku si bujang lapuk *** batin Very menggerutu dirinya sendiri


Tanpa pamit lagi ,,,ia pun langsung undur diri dari rumah Lutfi ,,, karena merasa sudah tak ada gunanya lagi ia disini

__ADS_1


...****************...


" Sebenarnya tadi itu kenapa sih Pa ?? Kok Lutfi tiba-tiba ndorong Rio anak pemilik panti itu....? " tanya mama Hani ( mama Lutfi )


" Tadi Lutfi bilang,, kalau si Rio itu ngomongnya kurang ajar ,,, jadinya Lutfi bersikap kasar kayak gitu..." jawab papa Irawan ( Papa Lutfi )


" Tadi tuh mama bener-bener kaget sama sikap anak kita Pa,,, dia gak pernah sekasar itu ,,, paling mentok kalo marah ya diam berhari-hari kayak lagi sakit gigi gituh..." mama Hani menggeleng-gelengkan kepalanya


" Iya ma... Ya mungkin emang perkataan si Rio itu bener-bener kurang ajar jadinya anak kita gak kuat nahan emosi..."


" Ya mungkin aja Pa...."


Percakapan Orang tua Lutfi yang saat ini masih di dalam mobil menuju rumah ,,, sengaja mereka pulang terlambat karena masih harus mengurus beberapa hal di gedung bersama keluarga Aulia


Mereka berusaha menenangkan orang tua Aulia yang sejak tadi masih sedih karena Aulia harus pergi bersama suaminya tanpa harus menginap dirumahnya terlebih dahulu

__ADS_1


Terutama ibu Sarah yang sedari tadi terus menghapus air matanya yang tak bisa ia tahan ,,, bagaimana mereka tak sedih,,, mereka hanya memiliki 2 orang anak ,, sedangkan kakak Aulia sudah meninggal dan sekarang Aulia sudah harus ikut suaminya


Eh....yang sini sedih-sedih yang sana enak-enak ,,, intip kegiatan Aulia dan Lutfi yuk!!! di Bab selanjutnya hehehehe


__ADS_2