Imam Pengganti

Imam Pengganti
Terungkaplah Sudah


__ADS_3

Aulia langsung mengganti pakaiannya yang basah dengan baju set pemberian dari Rio , bahkan gamis tersebut nampak sangat pas di badan Aulia serta warna kerudung yang serasi membuat penampilannya terlihat sangat sempurna


Rio hanya memandang kecantikan alami yang terpancar dari wajah Aulia dengan mengulas senyum manisnya


Ya... Aulia tak pernah menggunakan make-up terlalu berlebihan , ia hanya cukup menaburkan bedak dan memoles bibirnya dengan lipstik warna pink bibir


Namun itu sama sekali tak mengurangi kecantikan aslinya


Kini para pelayan segera menyajikan semua pesenan Rio yang membuat Aulia merasa sangat takjub


Tentu saja , Rio telah memesan semua menu kesukaan Aulia


Semua menu sudah berjejer di meja depan Aulia duduk saat ini ,, Ayam bakar rica-rica , Gurami asam manis , sambel pecel terong , tahu petis , cumi Krispy , tumis sawi di tambah lagi disana terpampang nyata dessert favorit Aulia


Sebuah kue bertaburan coklat lumer ditambah dengan hiasan strawberry di atasnya , membuat Aulia segera ingin melahap habis saat melihatnya


Hanya saja Aulia saat ini sedang memasang ekspresi kesal pada Lutfi jadi ia mengurungkan niatnya untuk menikmati semua makanan yang sudah memanggil namanya sejak tadi


" Ayo makan honey " ajak Rio yang melihat Aulia sudah beberapa kali menelan air liurnya


" Makan saja sendiri " tolak Aulia sinis


Rio tersenyum manis , ia sangat hafal dengan sikap Aulia , tentu Aulia tak akan mau disuruh makan dalam keadaan kesal seperti ini jadi ia selalu menggunakan jurus jitunya disaat seperti ini


Rio mengambil 1 centong nasi di atas piringnya , ditambah 1 potong ayam bakar dan tumis sawi serta sambal terong sebagai pelengkap di piringnya


Tentu Rio sebenarnya paling anti dengan yang namanya terong tapi itu adalah salah satu makanan favorit Aulia jadi ia sengaja menaruhnya di atas nasi


" Hmmm.. enak banget " Rio melahap makanannya dengan gaya penuh kenikmatan


Aulia memalingkan wajahnya dari Rio


Namun Rio tak kehilangan cara , ia bahkan terus menggoda Aulia dengan suaranya yang sangat menikmati kelezatan makanannya dan sesekali memuji makanan tersebut


" Hmmm.. ayamnya empuk banget , bumbunya meresap sampek ke dalam-dalamnya "


Nyam...!


Nyam...!


Akhirnya Aulia mengibarkan bendera putih , ia sudah tak dapat menahan perut yang sudah meronta-ronta memanggil semua makanan yang tersedia di meja saat ini ,


Aulia dengan cepat menoleh ke arah Rio


" Enak banget ya mas " tanya Aulia


" Banget honey , mau ? " tangan Rio sudah dalam posisi siap menyuapi


Namun Aulia tak menghiraukan tangan Rio yang sudah hampir mendarat di bibirnya


" Aku makan sendiri aja " Aulia mulai mengambil 1 centong nasi dan beberapa lauk ,

__ADS_1


Aulia makan dengan begitu lahapnya karena memang ia sangat kelaparan , sejak kemarin ia hanya makan sedikit saja akibat kegalauannya


Bukan hanya itu alasan mengapa Aulia sampai harus makan dengan lahap seperti itu , Tentu saja karena memang semua hidangan yang ada didepan matanya saat ini adalah menu makanan favoritnya


Rio tersenyum bahagia melihat Aulia yang makan dengan lahapnya , Sedangkan Aulia , ia justru sesekali melirik sinis ke arah Rio yang terus saja tersenyum padanya


Dan ya ! Kini tubuh Aulia serasa lebih bertenaga di banding tadi , bagaimana tidak ? semua menu yang ada didepannya hanya tersisa sedikit saja di tiap piring masing" menu


Usai makan , Rio mengambil gitar kesayangannya , ya gitar yang diberikan Aulia beberapa tahun lalu , namun jika orang yang tak mengetahui umur dari si gitar mungkin mereka akan menganggap gitar ini baru karena memang kondisinya yang bisa dibilang masih sangat bagus mengkilap


Tentu saja Rio menjaga dan merawat gitar kesayangannya ini dengan penuh hati-hati


Rio mulai memetik gitarnya , Ia menyanyikan sebuah lagu pemilik hati untuk Aulia


******ON 🎶🎶🎶🎶******


Lihat 'ku di sini, kau buat 'ku menangis


Ku ingin menyerah tapi tak menyerah


Mencoba lupakan tapi kubertahan


Kau terindah, 'kan selalu terindah


Aku bisa apa 'tuk memilikimu?


Kau terindah, 'kan selalu terindah


Kau pemilik hatiku


Mungkin lewat mimpi (mungkin lewat mimpi) 'ku bisa 'tuk memberi


Kuingin bahagia tapi tak bahagia


Kuingin dicinta tapi tak dicinta


O-o-oh ...


Kau terindah, 'kan selalu terindah


Aku bisa apa 'tuk memilikimu?


Kau terindah, 'kan selalu terindah


Harus bagaimana 'ku mengungkapkannya


O-o-oh ....


Kau pemilik hatiku


Kau pemilik hati

__ADS_1


Kau pemilik hati


Kau pemilik hati


Kau pemilik hatiku


OFF 🎶🎶🎶🎶


Jujur Aulia sangat menikmati lagu yang Rio nyanyikan saat ini , akan tetapi Aulia tak ingin terlalu lama bersama Rio , ia takut mama mertuanya akan pulang lebih awal dibanding dirinya


" Udah ah mas nyanyinya , aku pamit pulang dulu ya ! " Aulia meraih tas punggung yang ada disampingnya


" Tunggu honey , ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan padamu , kamu harus mengetahui semuanya sebelum hal ini akan menjadi lebih buruk , aku gak mau kamu akan lebih tersakiti kalau aku tak memberitahumu yang sebenarnya " Rio mulai membuka pembicaraan yang serius


" Maksud mas Rio apa ? " tanya Aulia penasaran


Rio menyerahkan ponselnya pada Aulia , tentu Aulia dibuat syok saat melihat Video yang menunjukkan suaminya baru saja keluar dari kamar hotel bersama seorang wanita serta ia juga melihat saat Rio dan Lutfi berkelahi , dan bahkan Aulia lebih terkejut lagi saat ia melihat seorang wanita tua dengan anak kecil tersebut


Aulia merasa pernah melihat mereka tapi dimana ?


" Apa ini mas ? apa maksud mas Rio , Suamiku selingkuh ? " tanya Aulia menganga


Aulia seolah tak percaya dengan apa yang sudah ia liat barusan


" Iya honey , suamimu selingkuh dengan mantan kekasihnya , dan bahkan mereka juga sudah memiliki seorang anak dari hubungan mereka dulu " jelas Rio


Jedeerrr ...!


Hati Aulia serasa di sambar petir , air matanya mengalir begitu saja , ia tak tau harus berkata apa , namun Aulia masih mengelak dengan apa yang ia lihat dan mencoba membela suaminya


" Ini pasti akal-akalan mas Rio , biar aku ninggalin mas Lutfi , iya kan ? "


Rio sudah bisa menebak bahwa Aulia akan berfikir seperti itu


Jadi Rio sengaja mempersiapkan bukti kuat mengenai hubungan suaminya dengan wanita lain tersebut


Rio menelfon seseorang dengan hpnya yang lain


" Kalian boleh masuk " Ucap Rio bicara pada seseorang di seberang telfon


Dan ya ...!


Muncullah mama Rosi dan juga pegawai hotel tempat Lutfi bersama selingkuhannya saat itu


Rio meminta pegawai hotel untuk menjelaskan detail keberadaan Lutfi di hotel , mulai dari hari dan tanggal ia masuk hotel , lalu bersama siapa saja Lutfi di hotel serta hari dan tanggal keluarnya Lutfi dari hotel


Tangis Aulia makin menjadi setelah mendengar penjelasan dari pegawai hotel , tentu itu adalah hari tepat dimana suaminya pergi pamit ke Blitar dan pulang dari Blitar


Dan kini saatnya Mama Rosi membuka mulutnya untuk mengungkapkan keburukan Lutfi dengan anaknya , Yaa... Mama Rosi bersedia melakukan semua itu karena ia sudah mendapatkan tambahan uang senilai 50 juta lagi dari Rio


Sungguh mata duitan itu si Mama Rosi !

__ADS_1


__ADS_2