
selama perjalanan ricky tak henti-hentinya meradang, tapi memang salahku juga sih.
"JO..... masi jauh kah??" gerutu Ricky
(ps: Ricky Hartono, atau kami biasa memanggilnya Ricky berperawakan sedikit gemuk, anaknya kocak, gak punya rasa malu kayaknya... pejuang Cinta yg selalu di tolak semua wanita. Sekarang tengah mencoba menaklukan hati seorang Citra.)
"sebentar lagi.. tenang nikamti saja" ucapku seraya berjalan mendahului mereka berdua.
"Kenapa kita malah memilih jalan kaki sih! Lu kaga mikir apa... gw kan cewe... nanti kalo Betis gw Gede luu yang harus tanggungjawab buat bayarin operasi gw.." celetuk Citra
(ps: Citra Swastika Ningrum, Mahasiswi kedokteran yg misterius, selalu jadi bahan rebutan Cowo fakultas Teknik, karena perawakannya yg hampir mirip Nikita Willy namun dengan hidung yg minimalis, Doi ini ngambil specialis Bedah dengan dalih ingin membedah semua hati laki-laki yg mencoba berbuat Modus).
"tenang aja kan ada abang, kalo neng cape ntar abang yang gendong dahhhh" canda Ricky
mendengarnya aku sekejap langsung menoleh kebelakang dan berkata
"benar tuh Ta .. lagian tinggal operasi aja sama lu sendir, luu kan calon dokter bedah paling provesional yang pernah ada.... Hahahhh"
Sambil mendorongku, Citra menjawab
__ADS_1
"enak aja luuu jo ... emang gampang apa ngebedah tubuh sendiri.. yang ada mati iya.."
lalu aku berjalan mundur menghadap citra yang masih saja mengerutkan dahinya, sambil sesekali menendang-nendang kakinya pertanada sudah lelah.
"ya kalo mati tinggal kubur aja ... beres kan... "
Ricky merangkul bahu Citra lalu berkata
"wahhhh jahat lu Jo malah ngatain calon Gw"
tapu Citra menepis dan berkata
"apaan sih lu Ky..."
"biasa aja dong Cit nanti kalo ketabrak baru tau rasa lo" canda Ricky
Seketika dari belakang suara klakson motor sangat keras , tak dipungkiri citra dengan reflek loncat ke pelukan Ricky..
"cieee..... udah woyyy malu diliat orang" ledek ku
__ADS_1
"lepasin gw Ricky Hartono" teriak citra ....
Sambil tersenyum ricky menurunkan citra dengan sedikit meledeknya...
"hhahah... tuh kan apa gw bilang, luu kan yang nyosor duluan"
"amit-amit dah, meding gw meluk tiang Listrik daripada disangka nyosor sama lu" ucap Citra.
"udah-udah... lihat didepan kalian"
Seketika semua tertegun dan menghela nafas, terlihat tulisan "Selamat Datang di GunungKidul", aku melanjutkan perkataanku.
"selamat datang di Gunung Kidul Yogyakarta... disini tempat pertaruhan terakhir kita"
"akhirnya nyampe juga....."
Dengan tubuh terkulai lemas dan sedikit berlutut Citra menggerutu sendiri, Ricky berbicara dan berjalan mendahului kami berdua
"jangan lebay gitu deh, ayo lanjut Celana gw udah teriak minta Ganti nihhh"
Citra dan aku bertatap-tatapan ... dalam beberapa detik selanjutnya kami berdua berteriak dan mengejar Ricky...
"HARTONOOOOO..... jadi luuu sumber baunya...."
"Sorry Brooo, Sisss gw gak tahan"
Ricky berlari sambil beberapa kali menaikan celananya yang mulai turun di ikuti kami berdua di belakangnya.
Aksi kejar-kejaran kami menjadi tontonan para petani yang tengah bekerja di sawah.
rasanya rasa lelah kami selama beberapa hari ini sedikit terbayar dengan pemandangan yang ada disekeliling jalan menuju desa, pohon jati berjejer rapi, ladang jagung yang sepertinya beberapa minggu lagi akan siap panen, para peternak sapi yang tengah menggembalakan sapi-sapinya di sekitaran padang ilalang.
__ADS_1
yaaaaa meski jauh dari pusat kota, tapi ku yakin. disinilah aku akan mendapatkan pembelajaran yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya.