ISTIKHARAH CINTA

ISTIKHARAH CINTA
Harta dan Kebahagiaan.


__ADS_3

Setelah pade meninggalkanku …


aku beranjak dari tempatku berdiri, berjalan masuk menyusuri tempat itu… ketika melangkah , mata ini tak henti-hentinya menyapu semua bagian yang ada dilingkungan Pesantren, pemandangan yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya namun selalu aku impikan setiap saat.


alangkah beruntungnya mereka bisa dilahirkan dilingkungan yang mempunyai etika dan tatakrama yang Lebih Dari baik, alangkah tenangnya hidup mereka.



Satu adab yang aku kagum ialah ketika setiap santri yang berpapasan denganku mereka tak sungkan untuk langsung sedikit membungkuk sambil mengucapkan salam , tak lupa ditambah senyum ramah yang khas dari setiap wajah.



Terlihat sekali wajah berseri dan bersinar dari setiap santri yang ada, pertanda apa yang mereka kerjakan dilakukan dengan ikhlas, dengan penuh rasa tanggungjawab tanpa ada setitikpun guratan keterpaksaan yang tergambar dari ekspresi mereka semua.



Kebetulan aku datang kesini bebarengan dengan libur santri, jadi kegiatan belajar-mengajar untuk sementara waktu ditiadakan, tapi tetap ada saja beberapa santri yang tengah membantu satu sama lainnya untuk menghafal Ayat-ayat suci Al-Quran.



Tak henti-hentinya aku terkagum-kagum atas pemandangan menyejukan yang tengah dihadakan   kepadaku..



Sempat aku bergumam didalam hati .


“mengapa baru kali ini aku sadari, mengapa baru kali ini, detik ini aku menemukan kebahagiaan seperti ini, dan sekarang aku baru mengerti bahwa ternyata kesederhanaan dan kebersamaan seperti ini mampu mengalahkan apapun yang ada di dunia ini.. keikhlasan mereka mengajarkanku bahwa materi dan hidup dalam kegelimbangan harta bukanlah penjamin seseorang akan merasa bahagia..”



Sampai akhirnya aku tak menyadari bahwa kedua orang temanku telah berada disampingku.. sedikit terkejut aku bertanya..



“sejak kapan luuu pada ada disini??”



Ricky dengan sedikit menghela nafas menghiraukan pertanyaanku dan malah berbicara sendiri..


__ADS_1


“enak banget ya jo, kayanya tenang banget gitu loh, ditempat ini sepertinya gw bakalan ketemu jodoh gw”



Dengan sedikit mendorong…. Citra memotong perkataan Ricky.



“ini nih suasana yang selama ini gw dambakan…. Tenang, Nyaman, tentram… gak ada suara bising Knalpot dan yang terpenting jauhhh dari ocehan-ocehan orang yang gak jelas..”



kami bertiga berdiri mematung ditempat yang sama, lalu Citra berkata.


"dan pasti bakalan jauh dari omongan-omongan gak jelas ibu-ibu komplek"



Tiba-tiba sahil menghampri kami semua.. aksen Jawa yang medhok membuat kami tersadar.


sambil memperhatikan kami satu persatu, sahil berkata.




Aku terkaget, sambil menepuk bahu Ricky dan Citra yang masih melamun, aku menjawab.



“owh…. Iya dekkk, tadi kita lupa nanya dimana tempat yang dimaksud Pa'De Suryo, jadi kami bingung mesti kemana..”



sahil mengangguk dan mengajak kami semua untuk bertemu Petinggi Pondok pesantren ini.



“oalah... yowis kalau begitu mas dan mbaknya, mari saya antar ke tempat pak Kyai”


__ADS_1


Kami semua mengikuti dari belakang, sambil sesekali melihat kanan-kiri menikmati ukiran kaligrafi disetiap Pilar pondok.


sepanjang jalan sahil hanya diam tak bersuara, mungkin ia anaknya pemalu, lalu Ricky bertanya.



"dek... pasti disini santri cewenya cantik-cantik ya??"


belum juga sahil menjawab lalu Ricky melanjutkan pertanyaannya.


"terus pasti masih pada Jomblo kan ya, terus terus kira-kira ada yang seumuran gak sama kaka"


dan masih banyak pertanyaan yang ia lontarkan, tapi tak ada satupun yang Sahil jawab.



lalu sahil berhenti dan berbalik ke arah kami bertiga, sembari tersenyum dan menunjukan pintu yang hampir sama dengan pintu-pintu sebelumnya, sahil berkata.



“nah ini Tempatnya pak Kyai. Mas, Mbak…”



“Assalamualaikum…” Teriak Sahil.


Namun tak ada seorangpun yang menyahut.


"Assalamualaikum, Nunsewu pak Kyai"


suasana hening untuk beberapa detik, lalu suara sahutan terdengar samar dari balik pintu.



“Waalaikumsalam… sinten??” Terdengar suara dari dalam menyahut salam yang diucapkan sahil. seseorang yang sepertinya perempuan..


Ketika pintu terbuka, dan memang benar Perempuan.



__ADS_1


__ADS_2