ISTIKHARAH CINTA

ISTIKHARAH CINTA
Skenario Tuhan #10


__ADS_3

**seseorang pernah berkata kepadaku.


"kamu tidak akan bisa untuk selalu berbahagia, tapi kamu bisa membuat semua orang bahagia, dengan caramu sendiri, di situlah letak kebahagiaan yang sesungguhnya"


manusia terkadang memang tak pernah merasa cukup, setelah diberi ini, akan minta itu, bahkan bisa menuntut lebih.


namun adakalanya kita lupa, bahwa semua yang ada di bumi ini hanyalah titipan.


terkadang kita hanya bisa mencela, tanpa bisa mengikhlaskan.


Ketika kita memang benar-benar akan merelakan sesuatu, ada baiknya kita mulai dulu dari hati, mulut bisa saja berkata "Okk saya Ikhlas", tapi hati???


jika kita merelakan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.


Percayalah.


****


Sore itu langit Jakarta kembali meng Abu, tak nampak guratan jingga seperti biasanya, suasana sekitar mulai bersiap-siap akan kedatangannya.


beberapa pengendara mulai menepi dan memakai jas hujannya, sementara yang lainnya terus menerobos kerumunan asap knalpot yang mulai terhapus oleh rintikan air dari langit.


ku lihat hanya tersisa aku di halte ini.


aku menadahkan tangan ke atas langit, "tik tik..." beberapa tetes air jatuh tepat di telapak tanganku.


"Gak bawa mobil lagi Dok??" tanya Dokter Kinan yang ternyata sudah ada di sampingku.


aku menarik tanganku, lantas menepuk-nepuk keduanya, lalu memasukan kedalam saku celanaku.


"Iya nihhh Dok" jawabku sembari menoleh ke arahnya

__ADS_1


Dokter Kinan masih saja berdiri di sampingku tanpa mengeluarkan sepatah katapun.


aku yang menyadarinya lantas bertanya.


"Dok.. Dokter Kinan" ucapku sembari menepuk pundaknya.


ia menoleh ke arah tanganku yang masih berada diatas pundaknya.


"Iyaaa ada apa??" tanya nya


aku melepaskan tanganku dari Pundaknya, kembali menatap langit yang mulai menurunkan gerombolan pasukannya.


perlahan semakin banyak.


"Mau makan mie instan lagi??" lanjut Dokter Kinan


aku tersenyum mendengarnya, lalu menjawab sambil mengusap kepalanya.


"Dokter percaya dengan sebuah Takdir??"


"kata orang, sebelum kita di lahirkan ke dunia ini, semua perjalanan hidup sudah di tentukan oleh sang pencipta, dari menangis untuk pertama kalinya, sampai tersenyum untuk yang terakhir kalinya"


beberapa Detik kami hanya terhening.


lalu aku melanjutkan perkataanku.


"Begitu juga takdir pertemuan antara satu manusia dengan manusia lainnya, tumbuhnya benih-benih Cinta, dari yang awalnya hanya mengagumi sampai menjadi Kasih dan Sayang"


"Jadi ini arahnya mau kemana??" tanya Dokter Kinan


"maksudnya Arah?? jawabku

__ADS_1


"iyaaa, arah pembicaraan Dokter Jhonathan maksud saya" lanjutnya


"ohhh enggak, saya hanya merasa kagum aja dengan semua rencana dan Skenario yang sudah Tuhan atur untuk saya, semuanya sangat tersusun dengan amat sangat rapih, tapi bodohnya saya masih saja merasa kurang"


tiba-tiba Dokter Kinan menjulurkan tangannya ke depan.


"ibaratnya gini Dok, tangan ini Dokter Jhonathan, dan semua air hujan yang turun ini adalah keinginan Dokter Jhonathan, lihat... gak semuanya terjatuh tepat di tangan ini kan??"


aku mengangguk dan terus menperhatikannya, lalu Dokter Kinan melanjutkan pembicaraannya.


"yaaa begitupun dengan hidup ini, wajar lah, namanya juga manusia, gak akan pernah merasa cukup, keinginan yang ini sudah terpenuhi, tiba-tiba datang lagi yang lain, gak mungkin untuk kita bisa mendapatkan semuanya, tapi dengan berusaha, atas kehendak Tuhan semuanya akan lancar, sekalipun gagal at least kita sudah berusaha."


Dokter Kinan tersenyum kepadaku, aku membalas senyumannya, ku tarik tangannya ke hadapanku, ku posisikan tubuhku dan tubuhnya saling berhadapan.


lalu tanpa aba-aba, aku peluk dirinya..


ku lihat Dokter Kinan sedikit terkejut dengan apa yang baru saja aku lakukan.


namun aku bisa merasakan balasan pelukannya.


kami terlarut beberapa detik dalam pelukan masing-masing.


rintik air yang turun mengiringi hari ini, langit abu-abu, aroma tanah dan rumput basah, semuanya melebur menjadi satu.


seperti kami sekarang.


WOW sudah memasuki episode 40 πŸ•ΊπŸ»πŸ’ƒπŸ»πŸŒ»πŸ’›πŸ€—


terimakasih atas respon para pembaca sekalian, saya selalu menunggu komen kalian entah itu kritik atau saran..


jadi mohon bantuannya selalu ya πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

__ADS_1


yang mau bertanya tentang Novel ini bisa langsung follow Instagram saya di @Fauzy_76


Terimakasih sekali lagi πŸŒ»πŸ’›πŸ€—πŸ™πŸ»


__ADS_2