Istri kecil Tuan Adinata

Istri kecil Tuan Adinata
Eps. 16


__ADS_3

akhir nya mereka berdua memutuskan untuk pulang karena kenzia tau mood Meira yang seperti nya rusak sejak tadi. walaupun meira pandai menutupinya.


setelah sampai dirumah waktu menunjuk kan jam 4 sore, Meira langsung masuk kamar dan merebahkan tubuh nya. ia memikirkan kejadian sheila yang tadi.


apa mungkin sheila tidak tau ya kalau adinata sudah menikah? maka nya dia berbicara seperti itu.. (batin Meira, selalu berfikir positif)


tiba tiba ponsel Meira berdering...


"hallo.. siapa?" sapa meira terlebih dahulu


"emm.. dengan nona Meira ?" suara wanita


"iya saya sendiri"


"apa kita bisa bertemu malam ini dicafe melodi?"


"ini siapa yq? dan untuk apa bertemu?" Meira heran dan bangun dari kasur.


"aku tunggu ya jam 9 malam. bye bye" wanita itu langsung menutup panggilan nya.

__ADS_1


"Hallo... Hallo.." Meira memastikan telfon nya belum ditutup.


siapa ini? mau apa dia? aku datang atau tidak yaa? tapi kalau penting bagaimana....


hingga akhir nya malam hari nya Meira memutuskan untuk datang bersama kenzia. tapi Meira meyusruh kenzia menunggu di mobil saja.


akhir nya Meira masuk sendirian ke cafe tersebut, tapi belum sampai dicafe, dihalaman depan cafe Meira di bekap oleh seseorang. tidak ada orang yang melihat kejadian tersebut karena cuaca yang gerimis membuat tidak banyak orang yang berkunjung ke sana dan jalanan tampak sepi dari kendaraan.


tapi saat itu juga kenzia yang tengah duduk di dalam mobil melihat keluar kaca dann melihat Meira yang diseret oleh 2 orang pria yang menggunakan baju hitam dengan bertopeng hitam.


"itukan kakak ipar, aku harus kesana!" tapi saat zia mau turun...zia mengurung kan niat nya untik menghampiri, karena al hasil dia juga akan diculik jika dia tetap kesana, maka tidak ada yang menyelamatkan Meira. yaa otak yang cemerlang sekali kenzia.


setelah itu kenzia kembali meninggalkannya sebelum ketauan.


sedangkan meira diikat pada kursi disebuah ruangan kosong.


setelah tak lama kemudian, Meira terasa pusing dan terbangun dari pingsannya..


"dimana aku? kenapa aku diikat seperti ini?" meira menangis dan meronta ronta berusaha melepaskan ikatan itu.

__ADS_1


tiba tiba dua orang laki laki datang.


"diam! jangan berisik!" pria itu berteriak dan melotot pada Meira.


"siapa kalian? lepaskan aku? mau apa kalian dariku?" Meira menangis.


"hahahaha..." dua orang pria itu hanya tertawa...


tiba tiba dua orang pria itu menelfon seseorang..


"boss. kita sudah selesai menjalankan perintah dari bos.. haha"


"baiklah bos" pria itu mengangguk mengerti apa yang diperintahkan orang yang menyuruhnya itu.


boss?? jadi mereka ini hanyalah suruhan seseorang?? tapi siapa yang melakukan ini padaku?? yaa Tuhan bantu akuu.. tuannn anda dimana? aku membutuhkanmuu... (isak tangis Meira menjadi jadi)


"jadi kalian disuruh siapa? apa mau bos kalian?" Meira menjerit.


"sudah diam. kau juga akan bertemu dengan nya besok .. hahaha" tawa dua orang pria itu.

__ADS_1


malam itu Meira hanya menangis, pasrah akan nasib nya. ia tidak bisa berbuat apa apa.


__ADS_2