Istri kecil Tuan Adinata

Istri kecil Tuan Adinata
Eps. 19


__ADS_3

"selamat pagi sayang?" Meira menebarkan senyum nya dipagi hari melihat adinata yang terbangun dari tidurnya, sambil membuka korden jendela..


"kamu mau kenapa sudah rapi?" adinata mengucek matanya.


"aku kan harus bekerja"


"ahhh. aku mau mandi dulu" menarik tangan Meira.


"eehh. kenapa menarik aku?"


"kamu mandiin ya" dengan memeluk Meira.


"ihh apa apaan sih, kamu tidak lihat aku sudah rapi begini masak disuruh main air lagi?"


"kamu menolak?" adinata melepas pelukan nya.


"yaudah yaudahh, dasar manja"


setelah selesai meira dan adinata turun dari kamar dan sudah ada rey dan kenzia sedang ngobrol disofa. adinata dan Meira menghampiri nya.


"selamat pagi tuan" rey menyapa dengan berdiri..


"pagi rey, pagi pagi sekali kau sudah datang saja"


hahhh,, bagaimana bisa aku tidak datang pagi.. kesiangan sedikit saja nyawaku jadi taruhannya (dalam batin Rey)


"pak har" panggil adinata


"iya tuan, ada yang bisa saya lakukan?"

__ADS_1


"bawakan makanan kesini ya, aku mau makan disini" adinata duduk disofa, meira mengikuti.


sedangkan kenzia pindah disamping Rey.


lalu mereka ber empat menghabiskan roti yang disajikan pak har untuk sarapan pagi.


setelah itu, adinata berangkat kerja seperti biasa diantar oleh Meira sampai depan pintu.


"sayang, kamu lebih hati hati ya kalau mau kemana mana, jangan terulang lagi kejadian sepeti kemarin. aku tidak mau. mulai sekarang kamu tidak boleh menyetir mobil sendiri"


adinata mengusap usap kepala meira.


"kalau begitu aku bisa naik taksi online"


"enak saja kauuu, gunakan pengawal disini dengan semestinya! aku sudah membayar mereka mahal mahal! mereka yang akan mengantar dan menjagamu!" adinata tersenyum dan mencium kening Meira. "aku akan segera pulang"


setelah mobil adinata sudah tidak terlihat meira masuk lagi kerumah dan menghampiri kenzia disofa..


"ada apaa?"


"menurut kakak Rey itu orang nya gimana?" dengan ter senyum malu malu.


"kenapa kamu tiba tiba menanya kan rey?" Meira malah tertawa.


"ihh kakak, jawab dulu!"


"emm.. sebenar nya aku kurang tau juga soal rey, tapi menurutku dia pria yang baik, sopan. jangan jangann kamu suka ya?" Meira tertawa.


"ihh kakak bukan gituu" tampak merah merah di pipi Meira.

__ADS_1


"hayoo, aku Aduin ke kakak kamu loh"


"ahh kakak ipar, jangann aku malu"


"tidak apa apa, biar di bantu juga. haha" Meira menggoda kenzia.


"kamu mau ikut aku tidak, ke mall, setelah itu kita pergi ke kantor kakakmu".. "biar ketemu rey juga" membisik di telinga kenzia sambil tertawa.


"ahh kakakk... jangan gitu.. aku maluu.. tapi aku mau ikut"


"hahaha, ya sudah bersiap lah"


....


akhir nya mereka pergi ke mall terlebih dahulu untuk menyelesai kan pekerjan meira terlebih dahulu. hingga 3 jam akhir nya pekerjaan nya selesai.


"kakak kita belanja dulu ya"


"baik lah," Meira meraih tas nya dan mengikuti kenzia dibelakang nya.


"kakak lihat ituu.. ihh imut yaa" kenzia menunjuk baju couple yang tergantung di stand baju.


"kita coba ya kak. untuk ke kantor kak adi"


"ada tujuan lainnya kayaknya ni" Meira tertawa.


"ihh kakak"


"baiklah baiklah."

__ADS_1


akhirnya mereka mencoba baju tersebut dan segera membayar di kasir. ya walaupun mall milik sendiri tapi Meira tetap memaksa untuk membayar. dan setelah itu mereka pergi ke stand makanan untuk dibawa kekantor adinata nantinya..



__ADS_2