Istri kecil Tuan Adinata

Istri kecil Tuan Adinata
Eps.21


__ADS_3

Sedangkan diruangan rey..


dia sedang sibuk sibuknya bekerja. menyiapkan agenda agenda tuannya, datang Kenzia secara tiba tiba..


"Rey?" kenzia yang sudah ada didepannya tanpa mengetuk pintu.


"lohh, nona? kenapa tidak ketuk pintu? ada yang bisa saya bantu?"


kenzia yang bengong menatap rey didepannya..


sumpah demi apaa ini?? pangeran ini semakin hari semakin tampan..


"nona??" mengibaskan tangannya didepan wajah Meira.


"ehh iyaa, aku tadi hanya nganter kakak ipar, lalu iseng aja mampir kesini. dari pada jadi pengganggu disana. kamu tau sendiri kan?" kenzia yang mencari cari alasan.


"ohh baiklah. nona bisa menunggu dan duduk disitu" menunjuk sofa diangannya.


"tidak, biar aku duduk disini saja" menarik kursi dan duduk didepan meja Rey.


suasana terasa hening, Kenzia hanya mengamati wajah rey dari tadi tanpa berkerip.


sebenarnya apa yang dilakukan wanita ini? dasarr anehh.


rey yang merasa risih kepada Kenzia.


"nona, kenapa nona memandangku seperti itu? apakah ada yang aneh diwajah ku?" mengusap usap wajahnya sendiri.


"tampan" Meira tanpa sadar mengatakan hal itu dan tersenyum senyum dan masih terbengong.


"maksut nona?" menyadarkan Meira dalam lamunannya.


"ehh tidak tidak maksutkuu anuu...ehh" kenzia menggaruk garuk kepalanya.


melihat perubahan Rey menjadi muka dingin yang secara tiba tiba dan mulai fokus ke laptopnya lagi membuat kenzia semakin gila..

__ADS_1


kenapa saat dia kaku sepeti ini malah menambah ketampanannyaa ?? ya Tuhan ??


tiba tiba adinata masuk ruangan Rey..


melihat Kenzia adiknya duduk bengong didepan Rey menatap Rey tanpa berkedip yang tengah bekerja dilaptopnya..


"ehemm..ehemm" adinata berdehem membangunkan lamunan kenzia.


"tuan" Rey langsung berdiri dari kursinya.


"kakak"


"zia, kenapa kamu diruangan rey?"


adinata tersenyum saat mengingat perkataan istrinya tadi bahwa zia menyukai Rey.


"kakak tadi kan kakak berdua duaan kan dengan kakak ipar, jadi aku kesini saja lah" mengeles


"hahaha, kau mau pulang atau tidak? jangan membuat istriku menungggu!"


pliss.. nona pulang saja. jangan membuat saya kesusahan disini.. (dalam batin Rey)


"iya Iyaa aku pulang" kenzia langsung menarik tasnya dikursi. meninggalkan adinata diruangan rey.


sedangkan adinata masih berdiri diruangan Rey..


"apa ada yang bisa saya kerjakan tuan?"


"tidak ada. ohh ya aku ada berita baik untukmu" adinata tersenyum senyum..


semoga berita gembira weekend panjang untukku?? (batin Rey sudah bahagia)


adinata langsung duduk ditempat duduk rey..


"zia suka sama kamu" sambil tertawa..

__ADS_1


"tuannn.." rey menatap adinata.


jadi dia bersikap aneh disini tadii karena....


"hahaha.. " adinata beranjak dari duduknya dan keluar. diikuti Rey dibelakangnya


menghampiri Meira dan kenzia yang sudah akan pulang...


didalam lift ber empat, adinata memeluk bahu Meira dan rey menjaga jarak dengan kenzia, sedangkan kenzia berusaha mendepet dempet rey


adinata dan Meira tertawa tawa sendiri melihat mereka.


sampainya didepan kantor..


"sayang aku pulang dulu ya" memeluk adinata


"kamu hati hati ya" mencium kening Meira.


"aku pulang ya Rey" menatap Rey


apa urusannya denganku?? mau pulang pulang sana!


rey hanya diam tidak menjawab..


justru adinata dan Meira malah tertawa..


"zia bukannya kamu seharusnya izin ke aku jika akan pulang? kenapa ke rey?" tawa adinata


"biarin" mengulurkan lidahnya ke adinata..


dan akhirnya mereka berdua masuk kemobil.


dan Mereka melambaikan tangan.


justru malah Rey yang malu kepada adinata dia hanya menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"kau tidak melambaikan tanganmu ke zia?" sambil tertawa menyenggol bahu Rey lalu kembali masuk kedalam.


__ADS_2