
"Rey, kamu mau minum? cobalah!" Kenzia menyodorkan segelas alkohol kepada Rey.
"Tidak. Aku tidak akan pernah mencoba minuman setan itu!"
"Cobalah dulu! tenangkan pikiranmu baby!" Kenzia menggoda Rey dengan membelai dada bidang Rey.
Dengan cepat Rey mengambil gelas ditangan Kenzia dan meneguknya sampai habis.
"Hahaha. enak kah? mau lagi?"
Tanpa jawaban dari Rey, kenzia beranjak dari duduknya dan memesankan minuman lagi untuk Rey.
...
Sedangkan dimeja pemesanan, seorang pria memasukan serbuk kedalam dua buah gelas untuk untuk merangsang kedua kekasihnya dan ditinggalnya sebentar kekamar mandi, tanpa sengaja Kenzia mengambil gelas yang ada dimeja itu. Dibawanya kemeja bersama Rey.
"Minumlah baby, nikmati malammu!"
dengan cepat Rey yang sudah terpengaruh alkohol pertama, menerima gelas yang diberikan Kenzia dan meneguknya kembali sampai habis.
Begitu pula kenzia, dia meneguk gelasnya sampai tetesan terakhir.
Kenzia bangun dari duduk nya dan menarik Rey untuk berjoget dengannya dengan alunan musik DJ.
"Hahah, ternyata enak juga ya!" Rey tertawa lepas.
__ADS_1
Setelah hampir 30 menit mereka menikmati alunan musik DJ, Rey merasakan panas pada tubuhnya.
"Zia, badanku terasa panas, gerah!" Rey yang bergeliat mengipas tubuhnya dengan tangannya sendiri.
"Sama baby. aku juga, kita pulang saja ya!" Kenzia.
...
Dimobil Rey melajukan mobilnya dengan cepat, sekali kali ingin menabrak sesuatu didepannya karena kondisinya yang mabuk.
Sedangkan Kenzia, merasakan tubuhnya kepanasan hingga ia membuka seluruh bajunya, hanya tertinggal Bra dan CD nya. Ia menggaruk garuk tubuhnya.
Rey yang melihatnya sangat terbelalak dan terpesona. Tentu saja dia laki laki normal, ia mulai nafsu melihat tubuh Kenzia. Tangan satunya menyentuh buah dada Kenzia yang masih terbalut bra. Sedangkan tangan satunya memegang kendali mobil.
tidak lama kemudian mereka sampai didepan rumah Rey.
...
Membaringkan tubuh Kenzia dikamar big size nya, dengan tubuh kenzia yang masih mengeliat.
"Aku harus bisa kontrol, aku harus bisa kontrol, aku harus bisa kontrol!" Rey memukul kepalanya sendiri.
Lalu pandangannya menuju keKenzia lagi, Nafsunya pun tidak bisa dibandung, tak terasa Junior nya sudah mengeras dibawah sana.
Tanpa sadar Rey mendekatkan tubuhnya mendindih Kenzia.
__ADS_1
"Oh baby, lakukanlah aku tidak tahan!" Kenzia membimbing tangan Rey kedepan dadanya.
Rey dengan sigap melakukan aksi pertamanya. Ya mungkin baru kali ini Rey bermain dengan wanita dan menjamah tubuh wanita.
Tanpa kepikiran soal siapa wanita didepannya, Rey mulai melucuti pakainnya dan dalaman yang dipakai Kenzia.
Mulai mencium bibir Kenzia, turun kelehernya dan turun lagi kedada Kenzia, Menghisap, memutar buah dada Kenzia yang cukup indah dengan ukuran yang pas ditelapak tangan Rey.
"Ahhh baby.. stts..ahhh" Racau suara desahan Kenzia.
Permainannya sampailah keintinya, menacpakan senjatanya kelubang kenikmatan Kenzia..
"Ahhh sakitt baby. pelan pelan"
Keprawanan Kenzia telah pecah diambil oleh Rey. Tampak darah segar mengalir dari intim Kenzia.
"Baby, aku aku mau keluar!" teriak Kenzia.
"Kita keluar bersama sama ya!" Rey megecup kening Kenzia.
Permainan pun selesai, mereka tampak lemas dan Rey merebahkan tubuhnya disamping Kenzia.
"Zia, apakah kamu tahu? aku sebenarnya juga mencintaimu!" Rey
Tapi tidak ada jawaban dari Kenzia. Dia sudah tertidur lelap karena lelah setelah berhasil 4 ronde mereka lakukan.
__ADS_1
haloo halooo......
jangan lupa bantu dukung dengan vote ya kakakcuu 😘 💕