Izinkan Aku Bahagia

Izinkan Aku Bahagia
rasa sayang sahabat


__ADS_3

sesampainya di bandara Mita langsung di kejutkan oleh seseorang yang di tunggu nya.


" Mitaaaa " teriak orang yang baru saja menghampiri nya.


" Wahyuuu " ucap Mita berlari kearah wahyu yang sudah merentangkan kedua tangannya menyambut Mita dalam pelukan nya.


" kangen ?" tanya Wahyu pada Mita yang diangguki oleh Mita


" Faiz mana kok gak ikut ?" tanya Wahyu lagi


" kan sekolah " jawab mita yang masih dalam pelukan wahyu


" segitu kangennya sama aku sampe gak dilepas ne pelukan nya ? aku laper loh " ledek Wahyu membuat Mita langsung melepaskan pelukan dengan bibir yang mengerucut, dan berjalan meninggalkan Wahyu menuju mobilnya.


" yah kok di tinggalin sih, Mit... mitaaa " teriak Wahyu dengan senyum jahil nya melihat Mita yang kesal padanya.


Wahyu masih saja tertawa hingga mereka berada dalam satu mobil, belum puas rasanya bagi Wahyu jika belum menggoda Mita hingga dia marah.


" jemput Faiz dulu ya di sekolah A " pinta Mita


" siap princess " sahut Wahyu


sesampainya di sekolah Faiz mereka menunggu sekitar tiga puluh menit hingga Faiz keluar dari gerbang sekolah, Mita langsung menghampiri anak nya yang juga sudah berjalan kearahnya.


" mami " panggil Faiz


" kesayangan mami, yuk kita makan siang dulu sebelum pulang " ajak Mita dan membimbing Faiz masuk kedalam mobil


" KEJUTAANN " teriak Wahyu yang membuat Faiz melompat ke arah wahyu dan memeluk erat Wahyu


" papa, kapan papa datang ?" tanya Faiz pada Wahyu, Faiz memanggil Wahyu papa sejak dia mulai bisa berbicara dan Wahyu pun tidak menolak panggilan itu karna dia juga sangat menyayangi Faiz


" baru saja, mami jemput papa di bandara, papa kangen banget sama Faiz, selama papa di Jepang papa gak nemu anak setampan dan sepintar Faiz " ucap Wahyu


" tentu karna hanya Faiz yang tampan dan pintar seperti papa " sahut Faiz

__ADS_1


" udah puji-pujianya nanti lagi, sekarang mau makan di mana ?" tanya Mita


" ayam goreng " sahut Wahyu dan Faiz bersamaan, Mita tersenyum melihat kekompakan dua pria tersayangnya.


mereka pun sampai disalah satu restoran makanan cepat saji yang cukup terkenal, mereka bertiga makan siang dengan sesekali saling bercanda.


setelah selesai makan siang Mita memutuskan untuk mengantar Faiz pulang, dan karna ada yang ingin di bicarakan dengan Wahyu maka dia melarang Wahyu untuk pulang lebih dulu.


" mau ngomongin apa sih ?" tanya Wahyu


" kita ngobrolnya di mana ya Yu ?" tanya balik Mita


" keapartemen ku aja gimana sekalian aku mau ganti baju gerah banget ini " ujar Wahyu


" ya udah " jawab ita


Mita dan wahyu sudah sampai di apartemen Wahyu mereka masuk kedalam dan Wahyu pamit untuk membersihkan diri, sedangkan Mita menuju dapur untuk membuat minum, walaupun di tinggalkan apartemen Wahyu selalu bersih dan sebelum dia kembali Wahyu sudah meminta pada art nya untuk mengisi bahan makanan dan minuman.


" jadi kabar apa yang mau kamu sampaikan ke aku ?" tanya Wahyu yang sudah duduk di sebelah mita


" aku gak tau harus cerita dari mana " jawab Mita dengan nada suara lirih


" aku ketemu kak Bimo, dan orang tuanya, dan mereka juga menerima Faiz, tapi aku kecewa ayah dan om ryan tetap meminta ku menikah dengan kak Bimo, bahkan kak Via juga setuju dengan hal itu, tapi aku gak mau Yu " jelas singkat Mita yang di pahami oleh Wahyu


" kenapa gak mau nikah sama Bimo ? dia ayah kandung Faiz, dan kalian kan memang di jodohkan sejak dulu " ujar Wahyu yang mendapat tatapan tajam dari Mita


" aku gak mau nikah sama kak Bimo karna aku gak punya perasaan apa-apa sama dia, tentang perjodohan aku gak ngerti kenapa para orang tua kekeh jodohin aku sama kak Bimo, dan sekarang alasan mereka karna Faiz " ucap Mita dengan wajah sendunya


" Mit apa salahnya kamu coba nikah sama Bimo, anggap saja demi Faiz, dan kebahagian Faiz, kamu gak bisa mengikuti ego kamu terus Mit, kasian Faiz jika dia harus terus menerus menahan keinginan nya untuk bisa tidur bersama mami dan papinya, untuk bisa merasakan kasih sayang kalian sekaligus secara bersamaan, dan apa kamu pernah tanya sama Faiz apa aja yang ingin dia lakukan jika mami dan papinya bisa bersama ? perhatikan lagi anak mu Mit, maaf kan aku bukan maksud aku mendorong mu pada rasa sakit hati, tapi disini kamu harus mengalah demi Faiz " jelas Wahyu


" Yu bukanya kamu bilang kamu yang mau nikahin aku, sekarang kamu nyuruh aku nikah sama pria lain ?" tanya Mita


" kamu tau perasaan aku kekamu sejak dulu gak pernah berubah Mit, tapi aku gak bisa memaksa kehendak ku, aku sayang sama kamu sebagai sahabat aku cinta sama kamu sebagai seorang wanita, tapi sejak dulu aku gak bisa ungkapkan perasaan ku ke kamu karna sejak awal aku tahu kamu di jodohkan dengan Bimo, dan aku tidak bisa membuat om Ryan dan tante Maya kecewa mit, karna mereka pengganti orang tua ku, mungkin aku pengecut karna tidak memperjuangkan cinta ku, tapi jika Bimo nanti menyakitimu lagi aku yang akan merebut mu dari nya, walaupun aku sampai sekarang belum tau gimana perasaan kamu ke aku selain sayang mu sebagai sahabat mit " ujar Wahyu


" kamu gak perlu melakukan apapun untuk ku nanti Yu, aku hanya akan menghadapi semuanya, kamu bahkan mendukung aku menikah dengan Bimo, mungkin kamu benar ini memang takdir, realita yang harus aku hadapi, dengan alasan demi kebaikan Faiz " ucap Mita dengan wajah sendu

__ADS_1


" maaf kan aku Mit, sejujurnya aku kembali kesini mendadak karna om dan tante memintaku hadir dipernikahan mu dengan Bimo " ucap lirih Wahyu dengan mata yang terus menatap Mita yang sudah menatapnya dengan tatapan penuh kekecewaan.


" terimakasih Wahyu, kamu memang sahabat terbaik ku, aku harus pulang sekarang, maaf sudah merepotkan mu " ucap Mita yang langsung beranjak dan pergi dari apartemen ahyu.


" aku harus apa Mit, aku menyayangi kamu tapi aku tidak mampu menentang om dan tante ku yang sudah merawatku selama ini, maaf kan aku yang sama sekali tidak berjuang " gumam Wahyu seorang diri dalam apartemen ya.


.


.


.


" Faiz malam ini bobo sama mami ya ?" pinta Mita


" no mami, Faiz mau tidur sama om Alif " jawab Faiz


" temani mami ya sayang, mami mohon " pinta Mita lagi


" mami Faiz sayang mami, jadi mami jangan memohon sama Faiz, kalo gitu Faiz tidur sama mami " ucap Faiz


" ya udah yu ke kamar mami " ajak Mita


di kamar Mita dan Faiz membaringkan tubuh mereka di atas kasur sebelum tidur mereka berbincang-bincang banyak hal.


" faiz besok kita sudah tinggal sama papi, apa Faiz bahagia ?" tanya Mita


" tentu selama ini Faiz selalu membayangkan bisa bersama mami dan papi, kita jalan-jalan ke taman hiburan tidur dengan mami dan papi dan banyak yg ingin Faiz lakukan " ujar Faiz mengungkapkan isi hatinya


" kita bisa melakukan semuanya nanti, bersama papi apapun yang Faiz mau, dan maafkan mami yang selama ini tidak pernah mengerti keinginan Faiz " ucap Mita


" mami gak bohong kan, tentang papi ? mami jangan minta maaf sama Faiz, Faiz sayang mami apa yang di lakukan mami pasti buat Faiz " ujar Faiz


" tentu sayang, terimakasih karna kamu menyayangi mami, mami juga akan sangat mencintai kamu, ya sudah Faiz sekarang tidur ya " ucap Fita dan memberikan ciuman sayang pada anaknya. Faiz pun mulai masuk kedalam alam mimpinya, sedangkan Mita masih belum bisa memejam kan matanya, memikirkan hari esok akan terjadi pernikahan antara dirinya dan Bimo.


" benar-benar mengecewakan hidup mu Mit, pda akhirnya kamu kembali pada pria yang menghancurkan mu " gumam nya dengan terus menatap langit-langit kamarnya hingga dia terlelap.

__ADS_1


*************


jangan lupa untuk memberikan dukungan dengan like, komen dan vote ya, karna dukungan kalian adalah semangat ku untuk terus menulis cerita, Terimakasih ❤


__ADS_2