
Bimo POV
setelah pulang dari pengadilan Bimo melajukan mobilnya menuju apartemenya dengan tergesa-gesa Bimo memasuki apartemennya.
" Tuhan aku menyerah untuk memintanya kembali padaku tapi aku harap Engkau memberikan kebahagiaan untuk Mita, jangan lagi dia sampai merasa sedih dan terluka karna bertemu pria seperti ku " ucap Bimo
Bimo kemudian berjalan menuju kamar mandinya untuk membersihkan diri, namun bukan hanya itu yang dilakukannya, tidak dapat menahannya lagi Bimo menangis di bawah guyuran air yang keluar dari shower, melampiaskan seluruh kegundahan dalam hatinya.
.
.
" kamu kapan balik kesini ?" tanya Mita
" lusa aku balik kesana, kenapa kamu sudah kangen sama aku? tanya Wahyu
" iya " jawab Mita sambil tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya
" jangan senyum gitu aku jadi makin gak betah disini " ujar Wahyu
" masa ? kalo gitu udahan aja panggilan video nya " sahut Mita
" jangan dong kan aku masih kangen kamu " sahut Wahyu cepat
" udah ya aku mau lanjutin kerja " ujar Mita
" kamu belum cerita tentang perceraian kamu ?" tanya Wahyu
" apa yang harus di ceritain sih Yu ?" tanya Mita
" kalian udah bener-bener resmi kan berpisah ?" tanya Wahyu
" iya " jawab Mita
" jadi aku boleh dong nagih jawaban kamu dari pertanyaan ku waktu itu ? " tanya Wahyu
" boleh kok, aku juga udah tanya ayah " jawab Mita
" jadi apa jawabannya ? " tanya Wahyu
" kamu balik ke sini dulu ya, nanti aku kasih tau, sekarang aku kerja dulu, bye " ucap Mita sambil mengakhiri panggilan video mereka.
" permisi bu direktur yang lagi bahagia, senyum -senyum sendiri,saya kesini mau nganterin dokumen yang ibu titipin tadi pagi " ucap Alif
__ADS_1
" apaan sih bang, tapi terimakasih bang " ucap Mita sambil menerima dokumen yang di berikan Alif
" nanti makan malam sama abang ya ?" ajak Alif
" boleh, tapi Mita yang pilih tempat ya bang ?" tanya Mita
" oke, udah lama ya kita gak makan berdua sejak beberapa bulan lalu kamu cerai " ucap Alif
" udah deh bang gak usah bahas itu mulu, sana abang balik kekantor abang Mita masih banyak kerjaan, Mita gak mau sampai di marahin om Ryan karna perusahaan jadi bangkrut kalo Mita kebanyakan ngobrol " ucap Mita
" ya Ampun, gini amat punya adik direktur, sekarang pelit waktu buat abang nya, awas aja kalo abang nemu adik baru " ujar Alif
" bodo amat, Mita bisa cari abang baru " sahut Mita
" eehh eehh jangan dong, yang sayang sama kamu melebihi apapunkan cuma abang " ucap Alif
" hahahaha iya, ya udah Mita mesti selesaikan kerjaan Mita bang " ucap Mita
" ya udah abang balik dulu, ingat jangan terlalu lelah " ucap Alif sambil mencium kening dan kedua pipi adiknya.
.
.
" ngapain sih abang ajak dia ?" tanya Mita kesal
" kenapa emang kamu gak kangen sama aku ?" tanya Arga yang mendapat delikan tajam dari Mita
" udah gak usah gombalin adikku, kami niatnya mau makan malam romantis berdua dan kamu sebagai hama penggangu sadar diri " ucap Alif cetus
" sialan lo " sahut Arga sinis, sedangkan Mita sibuk memainkan ponselnya.
mereka bertiga akhirnya makan tanpa ada obrolan dan menyelesaikan makan malam yang menurut Alif gagal romantis karna Arga yang memaksa ikut.
" jadi kapan aku bisa bertemu ayah kamu, untuk membicarakan tentang pernikahan kita ?" tanya Arga
bbbrrruuuuuusssssss.........
pertanyaan Arga yang tiba-tiba membuat Mita terkejut dan menyemburkan kembali jus alpukat yang tengah di minumnya hingga mengotori dress dan mengenai Arga juga Alif.
uuhhhuuukkkk.....uhhuukkkk....
Alif tersedak dan menghindari semburan dari Mita yang juga terkejut mendengar pertanyaan Arga.
__ADS_1
secara bersamaan Mita dan Alif melemparkan tatapan tajam pada Arga yang baru saja membersihkan bajunya karna terkena semburan Mita dengan senyum lebar menatap Mita tanpa perduli Alif yang terus menatapnya.
" jangan ngarep deh Ga, gak bakalan juga aku ngelepasin Mita buat jadi istri mu, masa lalu mu akan sangat berdampak nanti kalo Mita tau kalo kamu sebenarnya ..." Alif secara menghentikan ucapannya menatap Mita yang menunggunya menyelesaikan ucapan
" sebenarnya apa ?" tanya Arga
" gila malah tanya " sahuta Alif
" kita pulang aja sayang " ajak Alif pada Mita yang langsung di angguki setuju oleh Mita
" kamu yang bayar, Ga karna kamu yang ngerusak moment romantis kami " ujar Alif sambil menggandeng Mita berjalan cepat
" Mit kamu belum jawab pertanyaan aku ya, besok aku temui kamu lagi " ucap Arga yang dihiraukan Mita
.
.
" kamu mau pulang kemana ?" tanya Alif
" anterin kerumah Mita aja bang" jawab Mita
" oke, abang nginep sekalian deh " ujar Alif
" iya, bang temen abang yang tadi orangnya gimana sih ?" tanya Mita
" Arga ? "
" dia itu sebenanrnya baik dan sedikit pemaksa, kenapa kamu suka sama dia ?" tanya Alif
" enggak, Mita gak suka aja, dia selalu ganggu Mita dan ngomong hal-hal gak penting " jawab Mita
suasana kembali hening karna Mita yang mulai terlelap, Alif melihat sebentar kearah adiknya dan tersenyum tipis, mengusap puncak kepala Mita dan kembali fokus mengemudi.
" dasar anak kecil, selesai makan tidur " gumam Alif sambil sesekali melihat kearah Mita yang semakin pulas dalam tidurnya.
sesampainya di rumah Mita, Alif meminta bi Tini membantu untuk membuka pintu saat di memggendong Mita dan mengantarkan kekamarnya.
" Semoga setelah ini kehidupan kamu lebih baik, abang akan selalu ada untuk kamu " ucap Alif dan meninggalkan ciuman sayang pada kening adiknya dan kembali kekamar yang biasa di tempatinya jika menginao di rumah Mita.
****************************
terimakasih buat teman-teman pembaca, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan like, coment dan vote dengan poin yang kalian punya 😘
__ADS_1
jika berkenan klik bintang yang ada di depan dan berikan rate kalian untuk cerita ini, satu lagi hati kalian harus ❤ seperti ini ya agar selalu tau ketika cerita ini sudah di up.
salam sayang dari aku untuk kalian 😘😘, semaksimal mungkin aku mengusahakan untuk menghadirkan cerita ini, jadi ikuti terus alur ceritanya.