Jandaku, I Love You

Jandaku, I Love You
Kehidupan Darius Dan Shinta


__ADS_3

Pria yang selalu tampil dengan dandanan macho dan sedikit genit itu, sebagai suami muda nyonya Shinta yaitu wanita kaya raya dengan harta melimpah peninggalan almarhum suaminya yang telah meninggal karena over dosis.


Wanita yang mempunyai bisnis ekspedisi terbesar kesekian di wilayah belahan Indonesia, dan dengan kekayaannya serta wajahnya yang cantik karya oplas negeri seberang, walaupun usia sudah hampir memasuki separuh abad jelas bukan rintangan bagi dirinya.


Pertemuan antara Darius dan Shinta adalah sebuah faktor ketidaksengajaan mereka. Shinta yang kala itu dalam posisi berkabung karena ditinggal mati sang suami tercinta, saat keduanya sedang sayang-sayangnya. Berkat sang suamilah, Shinta bisa hidup berkecukupan dalam kesehariannya maupun di dalam memenuhi kebutuhan ranjangnya.


Shinta yang selalu haus belaian harus melawan sepi karena tidak mudah baginya untuk mencari sosok yang hampir sama dengan mendiang suaminya, pandai dalam berbisnis, luas dalam pergaulan dan piawai memberikan kepuasan tentunya.


Shinta sudah divonis tidak bisa hamil karena masalah infertilitas. Sedangkan sang suami tidak pernah mempermasalahkan keturunan asal hidup bahagia berdampingan dengan Shinta hingga ajal menjemput.


Sedangkan Darius, pria muda yang masih sangat energik, adalah seorang pekerja sebuah bar nite club di Bali ketika pertama berjumpa dengan Shinta. Berkat keahliannya memberi servis yang baik dan didukung oleh penampilan yang kece membahana, akhirnya seorang Shinta janda tajir melintir luluh juga di bawah ketiak Darius.


Nasib mujur berpihak pada Darius yang memiliki tubuh atletis, dengan wajah yang kebule-bulean menjadi sorot special bagi kaum hawa yang mudah luluh oleh rayuannya dan caranya membuat siapapun akan jatuh dalam pelukan dan permainan bercinta Darius yang bukan hal sulit bagi dia, dan memang sudah menjadi pekerjaannya selama ini.


Gayung pun bersambut hangat, Darius membutuhkan tempat bernaung, dan Shinta pun membutuhkan sosok yang selalu memberikan kepuasan di atas ranjang.


Apapun akan Shinta berikan kepada Darius bilamana mampu memberikan dan mencukupi kebutuhan di ranjang.


Namun kepercayaan tinggallah kepercayaan dan janji manis belaka, namun nyatanya daun muda lebih segar dan mampu membuat hari-hari Darius yang semula hanya itu-itu saja selama beberapa tahun dalam cengkraman Shinta; kini berubah drastis sejak bertemu dengan Yessi, tentu saja tanpa sepengetahuan Shinta.


Sebagian kecil harta milik Shinta pun beralih pada Yessi, termasuk apartemen, mobil walaupun semua masih atas nama Shinta, dan kredit card atas nama Darius yang selalu Darius gunakan untuk memanjakan Yessi.


Kalau bicara tentang cinta dan kepuasan pada diri Darius jelas mengarah pada Yessi, daun muda dengan segala kelebihan yang jauh dibandingkan dengan Shinta di segi usia, namun dari segi harta dan kekayaan jelas saja Shinta tiada banding di kota yang sekarang tempat dia berpijak bahkan di sudut kota manapun.


"Darius... Sayang... Sepertinya akhir-akhir ini kamu selalu terlambat pulang, kemana saja! Jangan pernah berani selingkuh dariku ya, atau kamu akan kembali kedunia mu semula," ancam Shinta karena beberapa kali menunggu kepulangan Darius yang selalu terlambat.

__ADS_1


"Baby... Tidak perlu khawatir tentang kesetiaanku, hanya kamu yang ku miliki, dan hanya kamu cintaku berlabuh!" Darius memeluk dan mulai melakukan rayuan gombal dan pelayanannya pada Shinta.


"Hemmm.... Awas kamu ya kalau macam-macam di belakangku!" Itu hanya sekedar ancaman Shinta yang menakutkan Darius, namun bila ditelaah, nyatanya Shinta selalu luluh setelah mendapatkan olahan ranjang Darius yang memabukkan itu, dan selalu mencukupi keinginan liar Shinta.


Seperti sore ini setelah kejadian insiden, tendangan kaki maut Lintang, Darius buru-buru pulang ke kediaman Shinta setelah berpisah dari Yessi yang masih menghabiskan waktunya dengan shopping dan hura-hura dengan teman-teman Yessi.


Pulang kekediaman Shinta dengan harapan akan lebih baik dan dibawa ke spesialis untuk berobat, atau hanya sekedar periksa dan konsultasi atas apa yang telah terjadi pada dirinya.


"Shinta oh... little baby maker sedang tidak baik-baik saja, ini menyiksa sayang!" Keluh Darius sambil mengerang karena rasa nyeri itu masih saja ia alami.


Tentu saja Shinta menjadi heran dengan kejadian itu.


"Oh tidak, ini mungkin hanya salah mengolah gerakan sayang, sini!"


Shinta mulai mengurut, men yesap memberikan sentuhan yang mengalihkan rasa nyeri menjadi nikmat. Lidahnya yang sudah lihai dan ahli dalam segala pergerakan, kini berbalik memberikan sebuah sensasi yang beda untuk Darius.


"Oh... Baby ini gila sayang... Ayo lakukan oh noo... Rasa sakit itu telah hilang dengan sendirinya, Shinta teruskan sayang!" Ceracau Darius membuat gai rah Shinta ikut terpancing.


Dengan duduk terlentang di atas sofabed Shinta merebahkan dirinya, dengan posisi setengah duduk gundukan daging kenyal yang menyerupai bola kesebelasan piala dunia itu, begitu mencuat seolah ingin juga mendapatkan jamahan Darius.


Baby maker itu menerobos di antara sela-sela gundukan yang menyatu karena remas an tangan Shinta untuk menggoda Darius, Shinta sudah menyiapkan cream pelumas untuk memudahkan gerakan yang mengundang kenikmatan itu.


"Ya baby... Ini pijatan special, oh... Pelan sayang, hemm lebih tekan biar lebih kuat lagi jepitan bola kesebelasan ini!"


Darius melakukan gerakan itu sesaat, membuatnya merasa nyaman sakit yang di alaminya benar-benar telah hilang.

__ADS_1


Rupanya Shinta tidak sabar dengan gerakan Darius, bagaikan orang yang rakus kurang makan, Shinta mendorong Darius dan melahap seluruh batang baby maker Darius hingga mulut mungil terbuka lebar, air liurnya yang perlahan meleleh keluar bukan lagi hambatan baginya.


Tidak sampai di situ, tubuh Shinta yang masih sintal karena tidak pernah terlambat perawatan, kembali berubah posisinya dengan memunggungi Darius lalu menuntun baby maker menuju tempat yang seharusnya.


"Baby... Ini benar-benar pijat refleksi baby maker yang sesungguhnya, oh... Luar biasa lakukan... lakukan terus hemmm I love it baby!" Suara Shinta yang serak karena tingginya hasrat dan nafsunya membuat dia tidak peduli dengan sekitarnya.


Dari rasa sakit, kini berubah menjadi rasa nik mat tak terkira. Darius segera bangkit dan menarik Shinta untuk berdiri dan menyuruhnya nung ging.


"Ouch... pelan sayang. Aihh, enak sayang. Aahhh, damn, fu0ck it." Teriak Shinta yang tak henti menceracau. Tangan Darius pun tak henti menampar bo kong yang putih mulus, sambil menghela baby maker yang semakin kuat berlari hingga Shinta terjerembab saat mencapai puncak.


Darius kemudian menarik dan mendorong tubuh sintal itu kembali telen tang. Baby maker yang masih tegak berdiri segera menyuruk masuk ke sarang hangatnya. Tangan Darius memilin chip kecloklatan dengan gemas.


"Aahh... honey... ayo makin cepat, oh Darius cintaku. Bawa aku terbang melayang."


Darius semakin brutal dalam gerakannya, hingga baby maker menancap dan memuntahkan keju mozzarelanya diiringi lengkingan kepuasan Shinta.


Ohh nooo🤧🤧🤧


🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️🧚🏽‍♀️


To be continued 😉


Dahlah🤧 ini tidak sama dengan ekspektasi kawan, siksa tanpa tamparan namanya. Dah yuk lanjut lagi aja adegan di atas jangan ditiru yah 🤭 nggak bener 😂


Salam Sayang Selalu Sehat Always Sejahtera by RR 😘

__ADS_1


__ADS_2