
🌻🌻🌻
.
.
Australia
.
.
Bandar Udara Sydney
Seorang pria tampan dengan warna kulit putih, rambut lurus, memiliki senyum yang begitu indah untuk dipandang. Ia sedang duduk menunggu jam keberangkatan. Pria itu terus melirik jam yang ada di pergelangan tangannya. Dan sesekali ia memainkan handphonnya. Bahkan tak sekali pun ia melirik kiri dan kanannya. Handphon adalah teman baginya selama menunggu.
"Hallo. Apa aku bisa duduk disebelah mu?" tanya Raina. Wanita yang akan melakukan perjalanan ke London.
"Silahkan." Erlando mempersilhakn wanita itu.
"Apa kamu juga akan melakukan perjalan ke London?" tanyanya lagi.
"Iya betul." jawabnya singkat.
Raina merasa kesal dengan sikap pria yang ia tak tahu siapa namanya itu. Ia pun memilih pindah ke tempat duduk yang lain.
Hampir 10menit mereka menunggu. Kini mereka sudah berada di dalam pesawat tujuan London. Erlando tidak sabar lagi bertemu dengan wanita yang sangat ia cintai. Erlando ingin memberi kejutan kepada Anata. Ia datang tanpa sepengetahuan Anata. Perjalan dari Australia ke London membutuhkan waktu beberapa jam.
Pramugari memberitahukan bahwa sebentar lagi mereka sampai di Bandar Udara Heathrow.
*****
London
.
.
The Royal Suite, The Lanesborough
Erlando memilih Hotel The Royal Suite sebagai tempat untuk ia bermalam. Tidur di hotel bukan berarti ia tidak punya rumah di London. Erlando memiliki rumah yang sangat megah di Kota yang klasik ini. Kota yang memiliki banyak keunikan. Peninggalan sejarah masih dapat ditemukan di Kota ini.
Erlando menikmati pemandangan malam Kota London lewat jendela kamarnya. Ia sudah tidak sabar untuk bertemu wanita pujaan hatinya.
Land in Miami
The air was hot from summer rain
Sweat dripping off me
Before I even knew her name, la la la
It felt like ooh la la la
Yeah, no
Sapphire moonlight
We danced for hours in the sand
Tequila sunrise
Her body fit right in my hands, la la la
It felt like ooh la la la, yeah
__ADS_1
Terdengar nada dering Erlando menandakan ad panggilan masuk.
Panggilan terhubung....
"Halo sayang. kamu di mana?" tanya Anata.
Erlando berfikir sejenak.
"Apa Anata tahu aku ke sini." Batin Erlando.
Belum sempat Erlando menjawabnya Anata kembali berkata.
"Sayang, aku ada mitting mendadak besok. jadi tidak sempat untuk pulang. Dua hari lagi baru aku pulang. Sampai jumpa sayang. Ummmmuach,"
Erlando tersenyum.
"Jadi kamu di mana sekarang?" tanya Erlando.
:Aku lagi di Hotel kok."
"Oke baiklah. Kamu istrahat sekarang ya." ucap Erlando.
"Bye bye"
Tut tut tut. Panggilan telepon berakhir.
Erlando masuk ke dalam kamar mandi, membersihkan tubuhnya kemudian ia keluar mengganti pakaiannya. Erlando memakai baju dalam warna putih dan jas cream dengan warna celana yang senada. 5menit ia berkelut di depan cermin. Dengan segera ia keluar dari hotel menuju Apartemen Anata.
Seperti ini penampilannya
*****
Australia
Nazia, Ia berdiri menikmati pemandangan malam dan menghirup udara segar. Keluar untuk menghilangkan kejenuhan selama dua hari mengurung dirinya di rumah. Untuk mencegah pencarian suaminya. Nazia memilih mematikan handphon miliknya. Ia tahu Erlando bukan sembarangan orang.
Penampilan Nazia.
"Jika malam ini aku mencoba untuk bahagia kembali. Maka izinkan aku untuk tersenyum dengan senyum yang seharusnya datang dari kebahagiaan. Aku lelah berpura-pura. Aku lelah hidup seperti ini."
Seketika ia menunduk dan kembali mengangkat wajahnya. Berjalan menelusuri jalan dengan mobil dan kembali pulang ke rumahnya.
****
London.
Erlando tiba di Apartemen milik Anata. Namun ia tidak menemukan Anata di sana. Erlando kembali tersenyum. Ia mencoba menghubungi Anata akan tetapi nomornya di luar jangkauan. Erlando memilih menghubungi temannya Alexa.
Dring dring. Telepon berdering menandakan ada seseorang yang menelepon.
"Halo Lex. Kamu di mana?" tanya Erlando.
"Biasa kawan. Aku lagi bersama pacarku. Kamu kesini aja. Aku akan memperkenalkan dia denganmu."
"Kirimkan aku alamatnya. Aku akan segera ke sana." kata Erlando.
Setelah Alexa mengirimkan alamatnya, Erlando pun bergegas untuk kembali ke mobil dan pergi ke alamat yang ia akan datangi.
15 menit kemudian Erlando sampai. Di sana, Alexa bersama seorang wanita cantik dengan body sexy. Kecantikannya mampu membuat para lelaki tergoda melihatnya. Alexa melambaikan tangannya. Erlando pun membalasnya kemudian menghampiri Alexa bersama pacarnya.
"Sayang, kenalin ini teman aku namanya Erlando Magesta."
__ADS_1
"Erlando kenalin ini pacar aku, Anata."
Anata gugup saat melihat Erlando ada di hadapannya. Ia tak menyangka jika Alex adalah sahabat Erlando.
Anata mengulurkan tangannya dengan gugup.
"Anata."
"Erlando."
Erlando berpura-pura tidak mengenal Anata, sedangkan Anata sudah gugup. Ia tahu akibat dari perbuatannya.
"Ada urusan apa kamu ke London Lan, kenapa tidak memberitahuku terlebih dahulu agar aku bisa menjemutmu." ucap Alex.
"Aku datang untuk memberi kejutan pada seseorang tapi tidak jadi." jawabnya sambil tersenyum ke arah Anata.
"Aku dengar kamu udah nikah, apa betul?" tanya Alexa kemudian memanggil pelayan.
"Iya betul." jawab Erlan dengan memandangi Anata yang sedari tadi gugup.
"Tega sekali sih kamu. Masa nikah tidak undang aku. Kan aku bisa sempatkan waktu untuk bisa hadir." ujar Alexa.
"Maafin aku, kapan-kapan aku kenalin ke kamu."
"Aku yakin dia pasti cantik. Mana mau seorang Erlando menikah dengan wanita yang tidak masuk dalam kriterianya. Hahahahaha." tawa Alexa
Erlando tertawa saat mendengar ucapan Alexa.
Praaaang. Suara gelas pecah
Alex dan Erlando bersamaan menyebut Anata dengan sebutan sayang. Sontak membuat Alex memberanikan diri untuk bertanya.
"Apa hubungan kalian sebenarya, katakan padaku Lan." tanya Alex dengan kedua tangan dikepal
"Maafkan aku Lex, Anata adalah pacarku."
"Jika dia pacarmu lalu istrimu siapa.!" bentak Alexa membuat orang-orang melihat ke arah mereka.
"Aku kecewa sama kamu Lan. Aku jug pria, tapi tidak seberengsek kamu." ucap Alex kemudian pergi meninggalkan mereka berdua.
Anata mencoba meraih tangan Erlando, dengan cepat Erlando melepaskan tangan Anata kemudian pergi meninggalkan Anata sendiri. Anata beranjak kemudian berlari memeluk Erlando. Ia tidak memperdulikan orang-orang disekitarnya.
"Sayang, maafin aku sayang. Aku bisa jelasin semuanya." ucap Anata dengan mata yang mulai berkaca-kaca
"Apa lagi yang mau kamu jelaskan hah.!" bentak Erlando.
"Aku sudah melihatmu dengan mata kelapa aku sendiri. Aku kecewa sama kamu!" bentak Erlando kemudian masuk kedalam mobilnya.
"Sayang tunggu, buka pintunya sayang. Aku bisa jelasin semuanya." pintaa Anata sambil memukul kaca jendela mobil Erlando.
"Aku menyakiti hati istriku demi kamu dan kamu menghianatiku. huh," ucap Erlando dengan tersenyum sinis.
Erlando melirik handphone miliknya, ada notifikasi masuk. Ia pun membuka dan membaca pesan tersebut. Seketika ia tersenyum dan berkata
Tunggu aku kembali.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.......