
Harga diri, kehormatan, ketamakan, kekuasaan, dan haus akan kekuatan. Semua itu sudah menjadi ciri khas dari makhluk Gloxinia. Baik ketika mereka hanya sosok mekhluk dataran gloxinia, hingga menjadi kalangan penghuni langit gloxinia. Rasa itu masih terus melekat dalam diri mereka. Tak memandang dari ras mana diri mereka berasal. Baik itu makhluk gloxinia dengan ras human, ras elf, ras dwarf, ras orch, golem, goblin, maupun troll. Semuanya memiliki watak yang sama.
Untuk mencapai tujuan dan meraih apa yang diinginkan, mereka akan terus saling bersaing untuk menjadi yang terkuat. Untuk meningkatkan kekuatan, mereka terus berlatih, bertarung, dan menyerap energi kehidupan dari lawan bertarung yang telah dikalahkan.
Makhluk Gloxinia yang memfokuskan diri untuk menjadi yang terkuat ini disebut sebagai petarung atau warrior.
Tingkat kekuatan petarung terdiri dari beberapa tahap. Tahapan dari tingkat terendah hingga tertinggi yaitu dimulai dari tahap warrior, elite warrior, master warrior, grandmaster warrior, elder warrior, king warrior, emperor warrior, sage warrior.
Setelah menembus level puncak tahapan sage warrior, makhluk Gloxinia akan mencapai tahap dewa dan portal dataran melayang atau dataran atas Gloxinia secara otomatis terbuka.
Setelah mencapai tahap dewa, mereka masih bisa meningkatkan lagi kekuatan untuk mencapai tingkat atau level selanjutnya.
Dewa langit Gloxinia, memiliki tahap kekuatan yang berbeda dengan tahap kekuatan yang dimiliki oleh para immortal cultivator yang telah mencapai ranah dewa.
Tingkat kekuatan dewa Gloxinia, terdiri dari empat tahap. Tahap awal, tahap menengah, tahap level tinggi, dan tahap puncak. Tingkat kekuatan dewa tahap awal meliputi kekuatan dewa tier 1 hingga tier 40, dewa tahap menengah meliputi dewa tier 41 hingga tier 75, dewa level tinggi meliputi dewa tier 76 hingga tier 95, dewa level puncak meliputi dewa tier 96 hingga tier 100.
Setelah mencapai tahap dewa level puncak, pencapaian tingkat kekuatan selanjutnya adalah tingkat raja dewa yang terdiri dari 75 tier (level). Tier 1 hingga tier 35 disebut sebagai raja dewa tahap awal, tier 36 hingga tier 57 disebut sebagai raja dewa tahap menengah, tier 58 hingga tier 72 disebut sebagai raja dewa level tinggi, tier 73 hingga 75 disebut sebagai raja dewa level puncak.
Makhluk Gloxinia yang telah mencapai tahap raja dewa, mampu menciptakan dunianya sendiri. Namun dalam pencipataan dunia, mereka membutuhkan waktu sesuai dengan tingkat kekuatan yang dimiliki. Semakin tinggi tier yang mereka miliki, maka semakin cepat proses penciptaannya.
Berbeda halnya dengan kaisar dewa. Kaisar dewa memiliki kemampuan untuk menciptakan dunia yang berisi galaxy dalam genggaman tangannya, dan menghancurkan galaxy hanya dengan kepalan tangannya.
Tahap pencapaian tingkat kaisar dewa diperoleh, setelah kekuatan sang raja dewa telah melampaui level puncak. Ada 50 tier yang harus dicapai untuk dapat melampaui level puncak kaisar bagi seseorang yang berada di tahap kaisar dewa.
Kaisar dewa tier 1 hingga tier 25, disebut sebagai kaisar dewa tahap awal. Kaisar dewa tier 26 hingga 40, disebut sebagai kaisar dewa tahap menengah. Kaisar dewa tier 41 hingga tier 47, disebut sebagai kaisar dewa level tinggi. Kaisar dewa tier 48 hingga 50, disebut kaisar dewa level puncak. Setelah melampaui batas level puncak, masih belum diketahui nama pencapaian baru tersebut.
Kaisar Quelle dan Kaisar Granel masih berasa di tahap awal tingkat kaisar. Keduanya sama-sama berada di tahap kaisar dewa tier 25.
__ADS_1
......................
Langit Gloxinia kerajaan Caseus
Di langit Gloxinia, ada suatu kerajaan yang terkenal akan kualitas produksi kejunya, kerajaan penghasil keju terbaik itu bernama kerajaan Caseus. Kerajaan besar yang berada di bawah naungan kekaisaran Granel.
Kerajaan Caseus pertemuan besar yang dihadiri oleh para raja dari kerajaan sekutu. Pertemuan yang membahas tentang kerja sama perekonomian, berbagi informasi seputar pengetahuan, pangan, dan politik.
Pertemuan antar kerajaan yang berlangsung, dipantau secara langsung dalam pengawasan Kaisar Granel. Seorang kaisar yang secara perawakan tampak seperti seorang anak kecil. Kaisar Granel, bila dilihat secara kasat mata dia tampak seperti anak kecil biasa. Namun berdasarkan usia, dia adalah seorang kaisar dewa berusia satu juta tahun. Kaisar Granel bukanlah dewa yang berbakat seperti Kaisar Quelle maupun Permaisuri Ignia yang mampu meningkatkan kekuatannya dengan begitu pesat. Tingkat kaisar yang dicapai oleh Kaisar Granel merupakan buah hasil dari ketekunannya dalam meningkatkan kekuatan dan dukungan dari kerajaan-kerajaan sekutu. Dukungan sebagai bentuk rasa hormat mereka kepada Kaisar Granel yang telah dianggap sebagai sosok pahlawan langit Gloxinia.
Sebagai bentuk penghormatan mereka kepada sang pahlawan, para raja dari masing-masing kerajaan selalu mengirimkan hadiah kepada Kaisar Granel. Hadiah berupa tanaman langka yang dapat mampu meningkatkan tingkat kekuatan para dewa. Dengan hadiah itu, mereka berharap kerajaan mereka selalu mendapatkan perlindungan dari Kaisar Granel dari berbagai macam ancaman.
Ketika seorang dewa mencapai ranah kaisar dewa, maka ada dua kemungkinan efek samping yang didapatkan.
Kemungkinan pertama, efek memiliki tubuh anak kecil. Efek yang seperti ini terjadi pada dewa yang mencapai ranah kaisar karena bantuan asupan makanan yang dikonsumsi seperti tanaman maupun pil. Efek inilah yang terjadi pada Kaisar Granel. Meski begitu, dia dapat merubah wujudnya ke wujud asli. Wujud sebelum dirinya mencapai ranah kaisar dewa. Wujud fisik yang ditampilkan, tidak mempengaruhi tingkat kekuatan. Wujud fisik yang ditampilkan, hanya membutuhkan sedikit pengkonsumsian energi.
Kemungkinan kedua, efek awet muda dan memiliki paras wajah yang sangat memikat. Efek yang seperti ini terjadi pada dewa yang mencapai ranah kaisar karena bakat. Efek inilah yang terjadi pada Kaisar Quelle.
Saat Kaisar Quelle memasuki ranah kaisar, seluruh penjuru langit Gloxinia gempar. Bagaimana tidak? Tanpa bantuan pengkonsumsian tanaman langka, seorang dewa mampu mencapai ranah kaisar di usia yang masih muda.
Tingkat pencapaian yang diraih oleh Kaisar Quelle, dianggap menjadi ancaman besar bagi Kaisar Granel. Suatu ancaman besar yang harus dilenyapkan dari langit Gloxinia. Terlebih lagi, Kaisar Quelle membangun kekaisaran sendiri. Kekaisaran yang dibangun diatas kerajaan hasil peninggalan ayahnya, Raja Dewa Quenice dengan kerajaan besarnya yang bernama kerajaan Lenca.
Berdasarkan faktor inilah Kaisar Granel mulai memerangi Kaisar Quelle.
Seiring berjalannya waktu mereka menjadi musuh abadi yang sudah berlangsung selama ratusan ribu tahun.
..........
__ADS_1
Pangeran Cossu tiba di kerajaan Caseus setelah segala urusannya di ruang rahasia dungeon Seron telah usai.
Pangeran Cossu datang menemui sang ayah, Kaisar Granel yang tengah menghadiri pertemuan dengan para raja. Saat bertemu, dia memberi salam hormat. "Pangeran Cossu menghadap Yang Mulia Kaisar!"
"Ternyata engkau sudah tiba, wahai putraku." Kaisar Granel menyambut kedatangan Pangeran Cossu. "Sekarang berdirilah, dan laporkanlah apa yang hendak ingin engkau sampaikan kepada Ayah." perintah Kaisar Granel.
Kaisar Granel mengangkat pergelangan tangan kanan, memberi kode kepada seluruh dewa dan raja dewa untuk keluar dari ruangan. Kaisar Granel ingin berbicara empat mata dengan putranya, Pangeran Cossu.
Pangeran Cossu berdiri, lalu ia mengibas-ngibaskan kedua lengan baju seraya berkata "Lapor Yang Mulia, misi pertama telah selesai. Semua sudah berjalan sesuai dengan rencana kita Yang Mulia. Saat ini, si bodoh itu sudah berada di dungeon Seron Yang Mulia."
"Ya, aku sudah mengetahui hal itu. Lalu, bagaimana dengan wanita itu? Apakah dia benar-benar bisa dipercaya? Aku tidak yakin padanya. Aku masih meragukannya."
"Tentu saja Yang Mulia Kaisar. Walaupun Dewi Ignia sudah lama menjadi istri dari si bodoh itu, namun dia tidak memiliki perasaan apapun padanya."
"Justru hal itulah yang membuatku ragu. Apakah hanya karena dia tidak memiliki perasaan cinta kepada sibocah tengik itu, sampai-sampai dia memutuskan untuk mengkhianati suaminya sendiri dan memutuskan untuk bergabung dengan kita?" Kaisar Granel mengambil sepotong daging bakar, lalu memakannya dengan lahap. "claclaclap, glup." selang beberapa saat kemudian dia berkata "aku mencium bau amis dari wanita itu. Karena dia telah berani mengkhianati suaminya sendiri, maka suatu saat nanti dia juga akan mengkhianati kita. Wanita yang ini sangatlah berbahaya. Alangkah baiknya jika aku membereskannya setelah aku menyelesaikan urusanku."
Pangeran Cossu merasa terkejut dengan pernyataan sang ayah.
"Menghabisi Dewi Ignia? Ah~ yang benar saja! Bagaimana mungkin aku tega menghabisi wanita yang begitu aku cintai?" Itulah hal yang terlintas di benak pikiran Pangeran Cossu.
Berhubungan dengan masalah ini, Pangeran Cossu berpikir lagi. "Apa yang harus aku lakukan agar ayah tidak terus menerus mencurigai Dewi Ignia? Apakah perlu bagiku untuk memberitahunya tentang hubungan asmaraku dengan Dewi Ignia? Jika aku memberitahu ayah, apakah itu bisa menghilangkan rasa kecurigaan ayah terhadap Dewi Ignia? Ah~ sial! Apa yang harus aku lakukan? Masalah ini sungguh membuatku gila!"
Pangeran Cossu berusaha bersikap tenang.
Hal yang perlu aku lakukan sekarang adalah mengurangi kecurigaan ayah terhadap Dewi Ignia. Ya, untuk sementara hanya itulah satu-satunya cara yang bisa aku lakukan.
"Tidak perlu khawatir Yang Mulia, Dewi Ignia tidak mungkin mengkhianati kita. Jika dia memang berniat mengkhianati kita, dia tidak mungkin berani mengorbankan nyawanya demi masa depan kita Yang Mulia. Mohon Yang Mulia pertimbangkan kembali keputusan Yang Mulia."
__ADS_1
"Sudah! Cukup! Kita bicarakan hal itu di lain waktu saja! Hal yang terpenting sekarang adalah membuat hadiah kejutan untuk sibocah tengik itu sesuai dengan rencana! Sekarang persiapkan dirimu, mari kita hancurkan kekaisaran bocah tengik itu bersama-sama!'
"Baik Yang Mulia, hamba siap menjalankan titah dari Yang Mulia."