
Pagi yang menjengkelkan karena dari tadi subuh aku di ganggu oleh si bule gila, gurry nama nya selalu mengirimi pesan yang gak jelas. Dia jatuh cinta dengan ku kata nya pertama melihat ku di lobby kantor di situ dia mulai tertarik dengan ku.
Me : can't stop sending love messages to me gurry : i can't because i'm so in love with you me : dasar bule gila gurry : what bule gila? Langsung aku abaikan pesan nya kalau terus di balas yang ada aku yang akan masuk rumah sakit jiwa.benar-benar pagi ini membuat moodboosterku hancur, seperti biasa aku turun untuk mengecek pemasukan malam setelah itu baru aku kekantor.
Sampai dikantor aku pun langsung sibuk dengan deadline klien-klien ku, bahkan selesai breifing aku enggan beranjak dari meja kerja ku. Rutinitas ngopi pagi hari ini terlewat begitu saja "sibuk banget Lo ceuna,,"tanya yudis,, lagi ngejar pelunasan apa emang udah sekarat duit..." ledek yudis yang aku abaikan saja tidak lama mang entis membawakan aku es kopi dari feby karena kalau aku gak turun pasti dia akan membelikan aku es kopi.
"makasih ya dj entis,,"ucapku yang langsung menyeruput minuman tersebut sampai tandas, jujur aku seorang perokok dan kita tidak lepas dari kopi juga. Tapi kita tidak pernah melanggar norma agama, kadang seorang wanita perokok identik dengan kesan negatif.
"eh buna masa sih klien si lia aneh bisa membaca masalah kita loh,,"info rita yang sambil membuat kwitansi pembayaran "dukun maksud Lo ritt,, "sahutku tanpa menatap rita 'bukan dia gak mau di bilang dukun tapi paranormal,,"sahut rita "oh nama keren nya kali,,jawabku asal saja "nah itu kalau dibilang dukunkan kek nya kurang keren aja,,"ujar rita
__ADS_1
Aku hanya tersenyum saja karena rita kalau sudah ngoceh gak akan kelar,sedangkan kerjaan ku masih banyak. datanglah intan dan chimet yang bedebat masalah tugas marketing yang gak ada laporannya. Nambah pusing aja dengernya malah gak ada yang mau ngalah sama sekali.
"woiii bisa gak ribut Lo gak usah teriak-teriak cukup bisik-bisik aja,, sakit kuping gue aja belom sembuh. Lo udah teriak lagi.."teriak ku dengan berkacak pinggang. "malahan gue pengennya sih ributnya pake bahasa isyarat cuma si intan gak punya kamusnya,,"sungut chimet sambil duduk di depan meja intan.
"gini nih kalau menjelang month end,,pada stress kan Lo pada.."timpal mety yang memberikan berkas surat kuasa dan surat permohonan. "bukan mett,, gue cuma kurang sajen aja.."sahut intan yang langsung terkekeh geli.
"na nanti dampingin gue ya,, ada klien nih rada bawel kalau gue adu sama Lo kan seru tuh.."ujar intan tanpa dosa "lo pikir gue ikan ****** di adu,," kesal ku "cowo yang lagi deketin Lo gimana? Apa udah istighfar atau masih kesurupan?? Tanya intan "masih gue hipnotis malahan besok gila dia,,"jawabku asal
Yudis,rita,chimet,feby dan mety hanya menyimak saja tanpa berani komen sama sekali, karena dia tahu perjuangan ku soal rumah tangga.
__ADS_1
Aku bisa membuka hati membuat teman-teman ku bahagia, bahkan mendengar aku dekat dengan fajar mereka sangat mendukungku cuma mereka pesan jangan pakai hati dulu,ikuti saja alurnya kalau memang berjodoh. Mereka berharap ini yang terakhir.
"semoga ini bukan untuk just fun saja ya,, semoga dia jodoh Lo yang dikirim TUHAN atau jodoh yang terlambat datang,,,"doa yudis untuk ku "janganlah di bawa serius dulu bisa kan,, coba saling mengenal satu sama lain dulu. buang lah sifat ego Lo.."nasehat mety yang mengusap hijab ku.
Di antara berlima berteman baru aku saja yang memakai hijab itu pun belum lama setelah bercerai dengan suami ku yang kedua. Aku putuskan menutup diri termasuk aurat ku, papihku sebelum meninggal sangat senang akhirnya aku memakai hijab.
Sorenya aku ikut gabung dengan teman-teman kantor untuk nongkrong di kuningan city, waktu nya ngegym cuma aku gak turun karena gak bawa pakaian ganti. Aku ,bos dan baba menunggu yang lain di cafe sambil ngopi kami bertukar pikiran soal kerjaan. Bahkan mereka curhat soal anak-anak mereka, walaupun mereka bukan seutuhnya lelaki normal tapi mereka mengadopsi anak.
Ponsel ku berbunyi ada pesan masuk dari fajar yang berkali-kali menanyakan aku dimana? "sebentar lagi aku pulang dan aku langsung naik gak mampir ke foodcourt lagi,, jawaban chat aku untuk fajar "hati-hati bayi jangan lupa kabarin kalau sudah sampai,,"isi balasan chat fajar
__ADS_1
Aku pun berpamitan dengan teman-teman ku , kalau dengan mereka gak akan ada habisnya waktu. Bahkan kurang jika bersama mereka.