Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB XXIV


__ADS_3

sorenya aku dan fajar memutuskan turun ke foodcourt karena seharian aku dan dia menghabiskan waktu berdua saja.


banyak yang kita ceritakan mulai masalah pribadi utama nya, kita saling bertukar masa lalu. agar kedepan nya jangan ada salah paham atau aku mendengar cerita dari orang lain.


"boleh gak aku minum es kopi.."tanya ku untuk meminta ijin


"boleh sayang.."sahut nya. tapi jangan merokok di sini ya.."ujarnya


"iya ..aku ngerti kok.."jawab ku


aku pun meminta Dimas membuat kan es kopi, sedangkan suami ku dia tidak suka minuman seperti itu hanya air putih hangat saja yang dia minum.


aku meminta Dimas untuk duduk karena mau cek pemasukan 2 hari ini yang tidak aku cek.


ada barang-barang yang di beli karena sudah kosong juga di potong gaji karyawan yang di bayar harian.


"sayang, kamu mau makan di sini atau makan di unit.."tanya ku


"kita makan di sini saja.."jawab nya sambil memainkan ponsel nya.


suami ku terkenal ramah dengan siapa pun tapi tidak dengan perempuan yang menatap nya terus menerus, kalau seperti itu dia merasa jengah dan langsung memeluk ku di depan orang itu.


"kamu kenapa sih,kan malu dilihat orang banyak.."aku menepis tangan nya karena risih


"kamu istri ku jadi ngapain harus malu.."jawab nya penuh penekanan.

__ADS_1


aku pun terdiam, dan menata makanan. kami memakan nya dan saling diam.


"aku paling gak suka kalau perempuan melihat ku seperti orang lapar, aku jijik dengan wanita-wanita seperti itu.."terang nya


aku mengusap lengan nya dengan lembut, coba menenangkan hati nya agar jangan emosi.


tiba-tiba kak pon datang langsung duduk di depan ku


"gue nginep ya di tempat Lo? boleh ya..gue lagi pusing banget nih.."ujar kak pon


aku melirik ke wajah suami ku, yang hanya diam saja karena udah sering seperti ini dan membuat suami ku kurang nyaman kalau mereka pada numpang nginep.


hari itu lah dimana suami ku mulai sering curiga bahkan menjaga ku lebih ekstra lagi, sehingga aku sudah tidak bisa datang ke kantin kak pon.


sampai dirumah nya kak pon meminta aku masuk menemani anak nya ,tapi kak pon sendiri pergi entah kemana. ternyata dia datang ke kedai suami ku dan bilang kalau aku ada dirumah nya tadi nya mau bertemu cowok cuma kak pon larang itu yang dia katakan ke suami ku.


pas jam 12 malam aku baru di antar kak pon balik ke apartemen, aku langsung ke kedai suami ku terlihat masih ramai dan suami ku menatap ku agak aneh.


aku diam saja tertunduk dan meminta kunci akses untuk naik duluan.


fajar menarik ku ke taman lalu kami duduk berdua di taman


"kami dari mana? tanya nya


"gak dari mana-mana tadi kan udah bilang dan ijin.."sahut ku kesal

__ADS_1


kalau kamu mau naik biar aku antar saja ke atas.karena kedai masih ramai yang beli minuman kopi"terang nya


aku tak menjawab hanya berdiam diri saja, dia berdiri dan berkata "yang harus nya marah aku karena kamu sudah bohong"


aku menganga saja apa maksud nya ya?bingung yang aku rasakan waktu itu, akhirnya dia mengalah. satu persatu kesalahan dan kebohongan ku sedang di kumpulkan oleh fajar.


mulai saat itu dia sudah gak percaya dengan ku lagi, kita saling bertengkar dengan masalah yang aku juga gak tahu.


malahan aku tahu Masalah kekasih nya yang ternyata teman nya nur, Yang ada di dalam rutan karena kasus narkoba pun dari nur. mereka menjalin LDR dan belum pernah ketemu bahkan si mantan pacar nya pun minta di lamar lewat telpon.


entah mengapa mereka putus menurut fajar si wanita itu setiap hari marah-marah dan melarang dia untuk nongkrong sampai pagi, fajar belum menanggapi hubungan itu dengan serius karena dia takut dengan keluarga nya.


aneh nya nur menyalahkan kan ku karena hubungan ku mereka jadi putus, padahal aku dengan terang-terangan bilang waktu baru 3 hari dekat dengan fajar,aku sudah memutuskan untuk mundur dari nya. tapi dia yang meyakinkan ku kalau fajar sangat suka dan sudah jatuh cinta dengan ku, bahkan nur melarang nya pun fajar marah meminta nur gak usah ikut campur urusan hubungan aku dan fajar.


saat itu mereka memusuhi ku bahkan semua omongan yang gak ada jadi ada, membuat fajar jengah.


aku di minta tidak kemana-mana hanya turun ke foodcourt atau ke kedai nya saja.


kadang aku di kunci dari luar agar lebih fokus kerja saja, aku pun main dengan Dewi ,Marni,lili ,Evi.


hanya main dengan mereka fajar mengijinkan ku karena fajar sudah dapat pesan dari bang im , larang bini Lo main sama nur". pinta nya.


hari demi hari rutinitas ku hanya kerja, main ke kedai dan hanya main sampai lobby saja.


aku coba ikuti aturan fajar karena rasa sayang nya ke aku membuat ku patuh dengan suami.

__ADS_1


__ADS_2