Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB IX


__ADS_3

sampai di atas aku dan fajar berdebat karena aku minta dia pulang ke unit nya, dia malah nonton tv tanpa dosa duduk manis saja dengan senyum yang meledek aku.


"kamu mandi dulu gih,, nanti balik lagi gak apa-apa. kita nonton bareng.."bujuk ku


"gak.. tunggu kamu tidur baru, aku pulang ke unit. inget ya selama kamu di sini aku yang akan jagain kamu.."sahut nya


aku hanya diam saja karena melawan pun percuma, fajar dengan ego nya akan susah untuk di bujuk.


akhirnya aku mengganti baju ku lalu aku sibuk dengan kerjaan ku sampai selesai, sedangkan fajar sesekali melihat ku lalu kembali lagi menonton tv.


"kamu belum tidur.."tanya nya


"belum sebentar lagi selesai.."sahutku yang fokus dengan laptop ku.


"mau ngemil gak?? biar aku pesankan makanan di dapur delivery.." tanya nya


"aku minum susu saja.."sahutku


dia pun kembali duduk di depan tv, kadang melihat ke arah ku lagi lalu fokus lagi dengan film.


"sini dong kalau sudah selesai,, temanin aku nonton kalau kamu belum mengantuk.."pinta fajar sambil menepuk sofa kosong di sebelahnya.


aku pun akhirnya mendekati fajar dan duduk di sebelahnya.

__ADS_1


dia lalu memeluk pundak ku sambil mengusap rambut ku


"besok kerja gak?? kalau masih kurang sehat wfh saja.." tanya nya


"lihat besok saja, kalau masih agak kurang enak badan aku di unit saja.." ujar ku


"nanti aku temani kalau kedai sepi,," ucap nya


aku hanya diam saja, karena percuma kalau bilang tidak.


malam pun semakin larut aku sudah tertidur pulas di samping nya, sampai suara adzan subuh aku masih pulas.


fajar tidak membangun kan ku ,karena badan ku demam.


akhirnya mata ku terbuka juga karena mau buang air kecil


aku mengucek mata ku,, kamu belum pulang? tanya ku


"belum masih nungguin kamu,, sudah mau pagi. beranikan kalau aku tinggal? terang nya


"iya gak apa-apa, jadi gak enak kamu begadang disini,," ucap ku karena benar-benar gak enak hati.


fajar mengusap lembut rambut ku lalu mencium keningku

__ADS_1


"aku pulang,, assalamualaikum " seru nya


"waalaikum salam,,"jawab ku sambil terpaku di depan pintu kamar.


kenapa dia baik banget,terus kenapa selalu cium kening aku sih udah seperti istri nya saja.


Mana sekarang sudah seperti security apa-apa harus laporan, hubungan aku sama dia apa sih? gerutu ku karena beberapa hari dekat kok sepertinya fajar susah jauh dari ku.


siang nya nur menelpon ku, dia sudah memasak makanan untuk makan siang.


akhirnya selesai zoom aku pun turun ke foodcourt


"sini makan siang dulu, baru lanjut kerja lagi.."perintah nur


"gue sedikit saja, lagi gak enak banget mulut gue.."pinta ku


nur menuangkan lauk beserta nasi nya juga


tidak lama fajar datang dan sudah duduk di sampingku


"gimana sudah enakan apa masih sakit.."tanya fajar sambil meletakan tangan nya di kening ku


"masih rada panas,, mau dibelikan obat apa?? tanya nya

__ADS_1


"gak usah, aku ada Paracetamol. atau habis makan minum tolak angin juga sembuh.." terang ku karena gak mau merepotkan dia.


" ya sudah nanti kalau masih gak enak badan juga kabarin,,ya?? naik gih kalau sudah selesai makan nya.." perintah fajar dan aku pun langsung berjalan meninggalkan fajar dan nur yang masih menyantap makanan.


__ADS_2