Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB VI


__ADS_3

pagi seperti biasa aku turun ke foodcourt untuk mengecek barang apa yang habis sekalian cek pemasukan hari Senin.


aku gak kekantor karena mau mengantar anak-anak pulang kerumah ayah nya, habis memeriksa pembukuan.


aku membuat sarapan untuk anak-anak, lalu aku bawa naik ke atas lagi untuk sarapan di unit saja.


selesai sarapan seperti biasa selalu aku sempatkan untuk sholat duha, lalu mengerjakan kerjaan kantor dari rumah.


tiba-tiba ada pesan masuk dari nur, aku hanya melihat saja karena masih sibuk dengan kerjaan ku.


nur. : na lagi dimana,sudah anter anak-anak Lo?


me :belum nanti sore baru gue anter pulang


nur :lama banget Lo balas chat gue


me :lagi ngerjain kerjaan kantor


nur : di cariin si fajar nih, gue baru sampe foodcourt


me. :gue lagi ada kerjaan gak bisa turun, kalau putri mau naik


gak apa-apa,nanti Ais yang jemput


nur :ya udah si putri nanti naik tunggu di lobby ya


aku gak menjawab lagi, hanya meminta Ais untuk menjemput putri, aku kembali fokus dengan kerjaan ku lagi.


"kak ,nanti sekalian minta makan siang ya sama om Dimas? pinta ku


"iya bun, bunda chat om Dimas saja nanti aku tinggal ambil" sahut Ais sambil keluar dari unit.


ponsel ku berbunyi lagi ,tapi aku abaikan karena mau sholat Dzuhur dan mau lanjut makan siang lalu tidur.


"siapa sih,, bawel banget" gumam ku tanpa melihat ponsel


fajar : hai lagi dimana,sudah bangun?

__ADS_1


me. : unit ,sudah


fajar : sudah makan?


me : udah kok


fajar : jadi antar anak-anak? kalau sudah mau jalan kabarin?


me. : iya


aku simpan kembali ponsel ku di atas meja tv, aku ajak anak-anak untuk tidur siang, tapi putri ijin untuk turun karena mau pulang.


setelah putri pulang aku dan anak-anak langsung masuk kamar tertidur sampai jam 4 sore.


bangun tidur kami bergegas bersih-bersih untuk mengantarkan anak-anak pulang kerumah.


aku berangkat antar anak-anak dengan memesan taxi online, aku tidak memberitahu kan fajar kalau aku sudah berangkat.


sesampai dirumah mantan suami, aku turun dan memberi salam kepada mantan ibu mertua serta nenek nya mantan suami ku. aku masih berhubungan baik, sampai Maghrib aku undur diri untuk pulang tapi aku sengaja mampir kerumah mamih aku dulu. sudah lama gak nginap di rumah waktu aku kecil.


"assalamualaikum"ucap ku sambil masuk kedalam rumah yang nampak sepi


aku masuk lalu mencium tangannya dengan takzim


"sehat mih? sudah makan malam belum,kita makan di luar yuu? ajak ku


"sholat dulu baru kita pergi, panggil adik mu sekalian ya? seru mamih ku yang sudah sangat rapuh karena sering sakit-sakitan.


"Cha abis ini kita makan di luar ya? ajak Arif sama Salwa juga karena mama nya pergi gak tau kemana? ujar ku sambil ke arah kamar mandi untuk mengambil wudhu.


aku langsung menunaikan sholat Maghrib, seusai sholat Maghrib aku dan adikku serta keponakan ku sudah menunggu mamih ku bersiap-siap.


"hayoo berangkat "ujar mamih ku


kami mengikuti dari belakang Sampai masuk kedalam mobil, yang mengendarai mobil abangku.


"mau makan di mana? tanya Yudi Abang ku

__ADS_1


"terserah saja, mamih mau makan apa? sahutku


"gak usah terlalu jauh" ucap mamih


"tempat biasa saja ,dan pilihan menu nya juga banyak" sahut Icha


kami pun berangkat ke restoran yang biasa kita makan, di sepanjang perjalanan aku banyak bercerita dengan abangku dari kecil aku sangat bergantung pada dia.


hanya 20 menit kami sudah tiba di restoran siap saji tersebut, aku langsung order makanan karena agak lama bisa 1 jam nunggu untuk makanan nya.


"kamu gak mau tinggal bareng mamih lagi" tanya mamih ku membuyarkan lamunanku


"gak lah mih, lebih baik mandiri saja. dari pada nanti jadi bahan marah Ifa" jawab ku sambil melihat ke arah keponakan ku


"jaga diri disana, jangan mudah terima laki-laki"pesan mamih ku


ada rasa ngilu mendengar nasehat mamih ku karena aku merasa ada kesalahan antara aku dan fajar.


pesan dari fajar dan telpon aku abaikan saja, karena aku pikir ada yang salah antara aku dan dia.


aku merasa fajar hanya akan singgah dan kalau apa yang sudah dia dapat akan pergi.


makanan datang kami mulai menyantapnya karena sudah lapar sekali, selesai makan kami mampir dulu ke toko roti.


mamih Ku sangat suka sekali dengan roti sisir, kami mengambil beberapa roti untuk sarapan besok.


setelah membayar kami pun memutuskan untuk pulang karena sudah jam 9 malam gak baik untuk kondisi badan mamih ku.


"kamu menginapkan, na? tanya Abang ku yang aku jawab dengan anggukan kepala saja.


"itu kan,," tunjuk ku ke arah seorang laki-laki, Abangku hanya melirik saja.


"udah biarin saja "sahut abangku lalu kembali menjalankan mobilnya.


sampai dirumah kami langsung sholat isya dan beristirahat.


dikamar aku buka ponsel ku banyak sekali pesan dari nur dan fajar.

__ADS_1


aku belum mau menjawabnya.


__ADS_2