Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB LXXIII


__ADS_3

hari-hari kami semakin jauh lebih baik,saling mengerti satu sama lain walau aku lihat sering dia menahan emosi nya.


aku berharap akan selalu seperti ini tidak ada ribut atau apa pun.


"apa kau akan berangkat bekerja hari ini? tanya fajar.


"iya aku akan berangkat agak siang dan kalau kau mau membuka kedai pagi,ngga apa-apa aku akan naik ojeg online saja."jawab ku


"baiklah kalau seperti itu,kabari aku kalau sudah mau berangkat ya!!"ucap nya.


"iya nanti aku akan info kan kalau sudah mau jalan kekantor."jawab ku.


entah kenapa hari ini mood ku agak sedikit malas bahkan aku rasanya ngantuk terus.


"apa kau baik-baik saja,dari tadi kau tiduran saja!! kalau kurang sehat sebaiknya istirahat saja dulu dan besok baru kerja itu pun kalau sudah pulih badan mu."pinta nya.


"lihat nanti aja ya!! kalau tambah ngga enak aku akan istirahat saja tapi kalau sudah enak badan ku,aku akan berangkat."jawab ku


"coba deh kamu jaga kesehatan mu jangan paksakan diri untuk bekerja."kesal fajar.


"maaf kalau kata-kata aku membuat kau kesal tapi aku tahu kondisi aku dan semenjak habis ke guguran aku harus ekstra jaga badan ku,jika lelah aku akan coba tidur."jawab ku


yang tadinya mata ngantuk tiba-tiba aku menjadi segar kembali.


dan aku pun mengambilnya handuk lalu masuk kekamar mandi.


fajar terdiam mendengar ucapan ku, ada rasa sakit di hati ku jika mengingat bayi yang kami inginkan harus hilang karena ulah seseorang.


dikamar mandi aku tidak langsung mandi tapi air mata ku menetes lagi sampai aku terisak di kamar mandi.


setalah lega aku langsung mandi dan mengambil air wudhu untuk sholat duha.

__ADS_1


keluar dari kamar mandi aku sudah tidak mendapati suami ku lagi.


aku pun langsung mengambil mukena untuk melakukan sholat duha, ada rasa lega ketika habis sholat.


aku berganti pakaian kerja dan menyiapkan kelengkapan kerja ku.


aku memesan taksi online untuk tujuan stasiun karena lebih hemat naik kereta.


taksi sampai aku baru turun biar tidak banyak pertanyaan dari mertua ku.


aku langsung berpamitan dengan Hanum karena papa mertua masih di kamar.


aku lihat mobil suami ku masih ada di garasi tapi aku enggan bertanya dan langsung naik ke mobil taksi online yang sudah menunggu ku.


rasanya sangat malas aku menoleh kerumah itu jika mengingat semua kejadian enam bulan yang lalu dan baru aku merasa bahagia kalau fajar akan mengerti dan bisa menahan emosi nya tapi pagi ini aku lihat dia mulai kembali ke sifat aslinya lagi.


"kau bisa bentak aku dan aku juga bisa pergi kapan pun aku mau."lirih ku sambil meneteskan air mata di pipiku.


sampai di stasiun aku langsung ke jalur ke arah kantor ku.


ponsel ku berdering aku lihat Rita menelpon ku.


"iya ritaa ada apa? jawab ku


"di mana Lo? tumben beloman sampe kantor? tanya Rita.


"masih di kereta,sorry telat bangun nih!! jawab ku


"oke hati-hati gue tunggu."sahut Rita.


aku pun mematikan sambungan telpon dari Rita dan memasukkan nya kedalam tas ku.

__ADS_1


sempat aku melihat ada panggilan atau ada chat dari suami ku atau tidak tapi ternyata tidak ada sama sekali.


aku pun kembali memejamkan mataku ketika mendapat tempat duduk di kereta.


"lakukanlah semaumu sampai kau lelah menyakiti ku


sebisa ku takkan mengusik mu..KU akan mencoba"


aku mendengar kan lagu sambil tertidur dan tidak terasa sudah mau sampai kantor.


aku pun langsung turun dan sedikit berjalan kaki tidak lupa aku memesan kopi dulu untuk aku di ruangan kerja ku.


aku mengirimkan chat ke grup kantor menawarkan kopi.


mereka pun mau dan aku memesan 5 cup es kopi.


dan minta di bawakan ke ruang kerja ku dan juga cemilan karena aku belum sarapan.


"tumben muka kusut!? ada kerjaan nih nanti tapi sore!! bisa ngga ke area Bekasi?"tanya Yudis.


"bisa aja bang!! jam berapa? jawab ku.


"jam 4 sore? yakin tapi nanti Lo pulang malam loh!? seru Yudis


"kan gue kerja bang bukan lagi main.."jawab ku dan aku tahu yang di maksud Yudis itu siapa.


"Lo ribut lagi? selidik Meti


"ngga cuma bawaan nya ngantuk aja sih!! jadi mood gue lagi berantakan tadi pagi."jawabku


"tapi Lo yakin mau ketemuan di Bekasi? tanya meti

__ADS_1


"iya ngga apa-apa kan demi duit."jawab ku asal.


Meti pun hanya tersenyum dan aku yakin dia tau kalau aku sedang tidak baik-baik saja.


__ADS_2