
hari Senin adalah hari yang sangat jenuh buat aku pribadi karena harus melawan macetnya jalanan, bahkan kereta pun berdesakan.
"kerjakan hari ini,"tanya suami ku
"iya tapi aku berangkat agak siang aja deh."jawabku
"kenapa? ayo biar bareng saja sama aku berangkatnya."ajak suami ku
"gak tahu lagi males banget dari tadi, apa aku gak masuk saja ya hari ini? gumam ku
"hahahahaa, ya sudah istirahatlah di rumah ya? nanti aku usahakan pulang kantor agak cepat."tutur suami ku
kadang ada rasa tidak enak hati ketika aku di rumah dia selalu mengusahakan pulang cepat dari kantor, sedangkan aku di kantor kadang sampai lupa waktu.
"sayang kamu mau sarapan apa? aku buatkan nasi goreng kornet ya? tawar ku
"boleh sayang, makasih ya."ucap suami ku
aku pun langsung turun dari tempat tidur dan berjalan menuruni tangga menuju dapur.
"gak masuk nya? tanya kak Hanum
"males kak, gak tahu kalau Senin bawaan nya males aja."jawab ku sambil tersenyum
"ya sudah nanti temanin Kakak belanja ya? ajak kak Hanum
"oke, sip."sahutku
"papa juga ikut ya kalau mau ke supermarket."timpal papa mertuaku.
"iya pah, nanti tunggu zulima pulang sekolah dulu ya. baru kita ke supermarket."jawab kak Hanum
suami ku sudah menuruni anak tangga, pas banget nasi goreng kornet sudah siap.
tidak lupa mengambilkan air minum hangat untuknya, dia makan dengan lahap sekali.
suami ku penyuka nasi goreng tanpa kecap tapi semua jenis nasi goreng atau ikan laut dia sangat suka sekali.
"papa sudah makan?tanya suami ku
"papa nanti saja kamu duluan saja."jawab papa mertua ku.
"ya sudah kalau gitu, fajar berangkat dulu ya pah."ucap suami ku sambil mencium tangan papa nya
"ayo sayang,"fajar merangkul pundak ku berjalan ke depan rumah.
aku mencium tangan nya lalu dia mencium keningku dan masuk kedalam mobil.
"Jangan lupa kasih kabar ya."ujar suami ku
__ADS_1
"kebalik kali yang ada kamu kasih kabar ke aku."jawab ku
"hahahaha iya sayang."ucap nya
"hati-hati, jangan ngebut ya? seru ku
"iya, sayang. assalamualaikum."ucap nya
"waalaikum salam."sahutku
lalu mobil suami ku pun keluar dari area garasi rumah mertua, dan langsung jalan tidak lupa memberi klakson.
sepi ketika dia berangkat kerja karena si pengganggu harus kekantor.
"sarapan yu, na? ajak Kakak ipar ku
"makasih kak, aku sudah tadi di suapin kek biasa kak."terang ku
"makan lagi saja, sini temanin kita."sahut kakak iparku
"Nina mau kopi aja kak."ucap ku
"ya sudah mau dibuatin si mbak apa sama aku."tawar kakak ipar ku
"aku buat sendiri saja, apa papa mau kopi."tanya ku
"gak, perut papa lagi gak enak."sahut papa mertuaku
jarang sekali kita meminta tolong art di rumah, selagi masih bisa di kerjakan sebaiknya mengerjakan sendiri.
satu jam kemudian suami ku mengirim pesan kalau sudah sampai di kantornya.
akan pulang cepat karena selesai absen dia hanya meeting sampai makan siang.
aku pun meminta ijin akan pergi ke supermarket kalau bisa ketemuan di sana saja.
dia pun menyetujuinya bahkan mungkin dia yang akan sampai duluan.
"fajar nanti nyusul Kita,na? tanya kakak iparku
"iya kak.memang kenapa? tanya ku balik
"ih gx asik banget sih."ujar nya
"hahahaaha ya kan Ade nya juga, kenapa sih? tanya ku
"bawel banget pasti kita gak nyaman jadinya."gerutu kak Hanum
aku dan papa mertua hanya tertawa saja,bahkan mereka tahu kalau aku di rumah pasti fajar akan terus membuntuti aku kemana pun.
__ADS_1
bahkan hanya belanja kepasar pun akan ikut , atau cuma ke minimarket sebentar saja gak akan bisa.
tadi nya dengan sifat dia seperti itu aku merasa tidak nyaman, tapi lama-kelamaan jadi terbiasa.
kadang ketika dia cuek kita merasa kangen dengan sikap perhatian yang berlebihan.
justru kita juga terbawa dengan sikap posesif nya itu bahkan kita pun akan menjadi posesif seperti dirinya.
fajar : sayang gak usah ikut papa sama Hanum ya?
me : loh kenapa? aku juga ada yang mau dibeli
fajar : dirumah sajalah,bentar lagi aku pulang
me : kerja cepat amat?
fajar : iya kan kamu di rumah jadi aku juga ingin dirumah
me : sayang kamu fokus kerja saja ya? aku ada kak Hanum dan papa juga
fajar : gak suka ya kalau aku temani di rumah
me : bukan gitu, ya sudah kamu pulang saja deh
fajar : 🤗😘
aku langsung mematikan panggilan telpon, terlihat muka kakak iparku merasa kurang senang dan kesal.
"jadi gak ikut dong, na? tanya kakak iparku
"heheeehe dengar kan tadi adik nya bicara apa? jawabku
kakak ipar ku langsung memasang bola mata malasnya.
"sekali-kali sih kita pergi tanpa dia, ini kemana saja pasti ikut.
kan istrinya pergi sama kakak dan papa nya bukan main sama temannya."gerutu Kakak ipar ku
"kita tunggu fajar saja, baru kita berangkat sama-sama."usul papa mertua ku
"nanti coba, nina bujuk ya kak? siapa tahu dia mau refleksi jadi kita belanja. fajar dan papa refleksi saja."sahutku
akhirnya kakak ipar ku pun menyetujuinya dan aku juga berharap suami ku pun setuju juga.
jam satu siang suami ku sudah kembali dari kantor nya, aku ajak makan siang dahulu.
aku bicara pelan-pelan dengan nya, sambil memberitahu kalau sudah banyak yang habis stok sabun dan minuman.
lalu dia mau mengantarkan kami belanja, kami bersiap-siap untuk berangkat belanja.
__ADS_1
Sampai supermarket, aku dan Hanum masuk ke supermarket sedangkan fajar dan papa langsung ke tempat refleksi.
aku sengaja pesan untuk dua jam treatment biar agak lama kami belanja nya.