Kamu Jodoh Ku?

Kamu Jodoh Ku?
BAB XL


__ADS_3

ada rasa bersalah setelah membohongi suami ku, terlihat keseriusan di terhadap ku. membuat aku mengikuti aturan nya, kami memutuskan untuk pulang dan tidak lagi tinggal di apartemen.


benar apa kata suami ku di apartemen ini manusia nya mempunyai sifat iri dengki yang sudah tertanam di hatinya bahkan sudah menjadi mendarah daging.


"aku akan pulang duluan kerumah, barang kamu aku packing semua jadi yang di tinggal yang perlu saja.


gak usah banyak yang di tinggal disini, aku cuma ijinkan kamu di sini hanya dua hari saja.


selesai kan semua kantin kamu lalu pulang menyusul ku,.aku akan menunggu mu di rumah."perintah suami ku


walau terasa berat tapi aku coba mengikuti nya karena mungkin ini sudah jalan terbaik ku.


malam itu kami pulang kerumah orang tua suami ku, yang di sambut oleh kakaknya dan papa


mereka sangat senang sekali kami memutuskan untuk tinggal di rumah ini.


bahkan Kakak nya merasa punya teman ketika aku di rumah, besok nya setelah ijin tinggal di rumah di terima dengan baik.


aku memutuskan pulang lagi ke apartemen karena aku harus dengan berat hati menutup kedai mie ku.


"sayang aku jemput anak-anak dulu ya karena anak-anak mau nginap di apartemen hari ini,"aku meminta ijin lewat chat

__ADS_1


"iya hati-hati, berkumpul lah dengan anak-anak dan bawa mereka pergi ketempat yang mereka suka."perintah suami ku


aku pun hanya menjawab dengan terimakasih.


malam nya aku tiba di apartemen dengan anak-anak, karena besok ultah anak ku dan keponakan ku.


anak-anak ku sangat antusias sekali, anehnya aku ajak untuk bergabung dengan keponakan ku atau sepupu nya. anak ku agak sedikit menolak


hari ini aku agak melupakan fajar , bahkan aku hanya mengirimkan pesan tadi pagi saja.


malamnya aku baru mengirimkan pesan yang membuat dia merasa aku melupakan dia.


dia sangat marah sekali bahkan telpon ku pun di abaikan begitu saja.


sampai siang nya aku mengantar kan anak-anak untuk pulang, fajar gak ada menjawab telpon ku sama sekali.


hanya isi chat yang meminta aku untuk saling introspeksi diri dan jangan saling bertemu dulu.


sangat kaget aku membaca pesan tersebut, bahkan ada sakit di hati yang aku rasakan.


aku pun memutuskan untuk pulang kerumah mertua ku dan tidak akan kembali ke apartemen lagi.

__ADS_1


setelah anak-anak ku turun dari mobil, aku langsung bergegas pulang kerumah mertua ku.


sampai di sana sudah agak malam, suami ku sudah menunggu ku. terlihat wajah nya sangat merindukan aku, bahkan aku turun dari mobil langsung di peluk dan di cium nya.


lalu kami langsung naik ke atas untuk membereskan barang-barang yang aku bawa dari apartemen.


"masih ada barang yang ketinggalan gak.? tanya suami ku


"sudah gak ada tersisa di sana."jawabku


"sini peluk, aku kangen banget. jangan lah jauh dari aku lagi, gak sanggup aku."ungkap nya


aku hanya memejamkan mata saja, karna jujur aku ngantuk banget, selama tidak bersama nya membuat aku susah tidur.


begitupun dengan fajar, tidak bersama ku dia juga tidak bisa memejam kan mata nya.


"kamu mau makan dulu atau mau langsung istirahat? tanya suami ku


"aku sangat mengantuk sekali, boleh aku tidur dulu ya? sahut ku yang mata ku susah untuk di buka.


"tidurlah sayang, besok pagi kita cari sarapan ya? ajak nya

__ADS_1


aku sudah pulas karena dia terus mengusap kepala ku, dan ternyata dia juga ikutan tertidur di samping ku.


mungkin karena sudah lama bersama jadi antara kami tidak bisa kalau tidak ada dia atau aku tidur di sampingnya.


__ADS_2